Menyerang Saluran Empedu, Ini Gejala dari Cholangitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Menyerang Saluran Empedu, Ini Gejala dari Cholangitis

Halodoc, Jakarta - Cholangitis adalah kemerahan dan pembengkakan yang disebabkan oleh radang pada sistem saluran empedu dan dihasilkan dari infeksi. Sistem saluran empedu membawa empedu dari hati dan kantung empedu ke bagian pertama dari usus kecil atau duodenum. Dalam kebanyakan kasus, cholangitis disebabkan oleh infeksi bakteri.

Infeksi sering terjadi secara tiba-tiba. Namun, dalam beberapa kasus mungkin dapat terjadi dalam jangka panjang. Cholangitis yang terjadi dapat terbagi menjadi beberapa jenis secara spesifik, berikut adalah jenis yang dapat terjadi:

  • Primary biliary cholangitis (PBC).
  • Primary sclerosing cholangitis (PSC).
  • Cholangitis sekunder.
  • Cholangitis imun.

Saluran empedu dapat membawa empedu dari hati dan kantung empedu ke usus kecil. Empedu adalah cairan hijau ke kuning-coklat yang membantu tubuh kamu untuk mencerna dan menyerap lemak. Hal ini juga membantu untuk membersihkan kotoran dari hati. Ketika saluran empedu meradang atau tersumbat, empedu dapat kembali ke hati.

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan hati dan masalah lainnya. Beberapa jenis cholangitis ringan. Jenis lain bisa menjadi serius dan mengancam jiwa. Lalu, terdapat dua jenis utama cholangitis, yaitu:

  • Cholangitis kronis terjadi secara perlahan seiring waktu. Ini dapat menyebabkan gejala lebih dari 5 hingga 20 tahun.
  • Cholangitis akut terjadi secara tiba-tiba. Ini dapat menyebabkan gejala dalam waktu singkat.

Baca Juga: 5 Fakta tentang Penyakit Cholangitis yang Perlu Diketahui

Gejala Cholangitis

Gejala dari cholangitis tergantung pada jenis yang terjadi dan untuk berapa lama hal tersebut terjadi. Setiap orang yang mengidap gangguan ini mungkin memiliki tanda dan gejala yang sedikit berbeda. Lebih dari 50 persen orang yang didiagnosis dengan cholangitis kronis tidak menunjukkan gejala apapun. Beberapa gejala awal cholangitis kronis meliputi:

  • Merasa kelelahan.
  • Kulit yang gatal.
  • Mata kering.
  • Mulut kering.

Jika kamu mengidap cholangitis kronis untuk waktu yang lama, gejala cholangitis yang mungkin terjadi adalah:

  • Mengeluarkan keringat pada malam hari.
  • Kaki dan pergelangan kaki bengkak.
  • Penggelapan kulit atau hiperpigmentasi.
  • Nyeri otot.
  • Nyeri tulang atau sendi.
  • Timbunan lemak pada kulit di sekitar mata dan kelopak mata.
  • Timbunan lemak di siku, lutut, telapak tangan, dan telapak kaki.
  • Diare atau buang air besar yang berminyak.
  • Penurunan berat badan tiba-tiba.

Jika kamu mengidap cholangitis akut, kamu mungkin juga memiliki gejala lain. Gejala cholangitis yang dapat terjadi secara tiba-tiba, seperti:

  • Demam tinggi selama lebih dari 24 jam.
  • Panas dingin.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit punggung.
  • Rasa sakit di bawah tulang belikat.
  • Terasa sakit yang tajam di tengah perut.
  • Tekanan darah rendah.
  • Kulit dan mata menguning.

Baca Juga: 7 Gejala dari Cholangitis

Faktor Risiko Cholangitis

Terdapat beberapa risiko yang dapat menyebabkan seseorang mengidap cholangitis yang dapat tergantung pada sejumlah faktor. Walau begitu, terdapat beberapa kondisi yang dapat menyebabkan infeksi ini lebih mungkin terjadi. Orang yang berisiko lebih besar terkena infeksi pada saluran empedu adalah seseorang yang memiliki:

  • Pernah mengidap batu empedu.
  • Terdiagnosis cholangitis sklerosis.
  • Melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang infeksi parasit atau bakteri dapat terjadi.
  • Melakukan endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) terbaru dengan penempatan stent.

Baca Juga: Cholangitis Bisa Sebabkan 6 Komplikasi Ini

Itulah beberapa gejala cholangitis yang dapat terjadi pada seseorang. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan sistem saluran empedu, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!