• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menyiapkan Si Kecil Agar Semangat Pagi Hari

Menyiapkan Si Kecil Agar Semangat Pagi Hari

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta – Salah satu kunci anak bangun pagi dengan bersemangat adalah melalui tidur malam yang cukup. Menurut National Sleep Foundation, rentang usia tertentu memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Khusus untuk anak usia 6-13 tahun membutuhkan tidur 9-11 jam sehari untuk mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas.

Mengajari anak semangat pagi tidak hanya dari tidur yang berkualitas saja, tetapi juga dari hal-hal lainnya. Supaya ibu dapat menyiapkan Si Kecil semangat pagi, berikut adalah tips sederhana yang bisa diaplikasikan oleh ibu.

  1. Jangan Biarkan Anak Tidur Larut Malam

Anak kurang bergairah bangun pagi bisa jadi dikarenakan anak tidak memiliki tidur yang cukup. Untuk memenuhi kebutuhan tidur anak, jangan biarkan anak tidur sampai larut malam. Terkadang memang susah memberikan pengertian kepada anak kalau tidur larut malam akan membuatnya susah bangun pagi. Apalagi kalau anak sedang asyik-asyiknya dengan aktivitasnya. Untuk itu, ibu harus tegas dan punya aturan yang jelas di rumah, kapan waktu bermain, kapan waktunya tidur, dan jangan sampai memberikan kelonggaran serta kesempatan untuk  anak melanggarnya. (Baca juga: Mari Mengenali Bakat Anak Sejak Dini)

  1. Ciptakan Atmosfer Menyenangkan di Kamar Anak

Bisa jadi anak tidak nyaman tidur karena kamarnya memang kurang menyenangkan. Nah, di sinilah peranan orangtua untuk memberi kesempatan anak mengkreasikan kamar tidurnya, supaya anak bisa betah di kamarnya. Kalau anak betah, pastinya kalau lelah anak ingin segera melelapkan diri di kamarnya. Selain menciptakan atmosfer menyenangkan, jangan lupa menjaga kebersihan kamar dan tentunya berikan tanggung jawab kepada anak untuk menata kebersihan kamarnya.

  1. Mempersiapkan Kebutuhan Sekolah Sebelum Tidur

Bagaimana anak mau semangat pagi kalau bangun paginya diburu-buru dan kebutuhan sekolahnya seperti tas atau bahkan sikat gigi dan pasta giginya yang habis dan belum dibeli? Supaya tidak terjadi “kekacauan” di pagi hari yang bikin semangat anak drop, ada baiknya sebelumnya ibu mempersiapkan kebutuhan anak. Mood yang baik di pagi hari dapat menjadi pemicu semangat buat anak beraktivitas di pagi hari.

  1. Sarapan dan Bekal Lezat

Mengajari anak semangat pagi bisa dilakukan dengan cara membuatkan sarapan yang unik dengan kreasi bentuk yang lucu. Misalnya telur dadar yang dioleskan saus dengan bentuk senyuman, lalu ada potongan wortel diiris panjang yang dijadikan menyerupai rambut, serta kreasi-kreasi unik lainnya. (Baca juga: Makanan Sehat untuk Anak yang Belajar Puasa)

  1. Berikan Senyuman dan Sapaan Bersemangat pada Anak

Sejatinya anak bisa merasakan semangat yang diberikan ibu. Kalau dari ibunya membangunkan anak dengan lemas tanpa semangat, pastinya anak juga tidak bersemangat. Sebelum akhirnya menjadi kebiasaan dan anak bisa bangun sendiri, bangunkan anak dengan lembut sembari memberikan senyuman semangat dan sapaan bersemangat. Anak yang tadinya masih ngantuk anak ikut tertulari semangat dari ibu.

Selain hal-hal ini, membiasakan ritual sarapan pagi dapat menjadi momen yang menyenangkan sekaligus ditunggu-tunggu oleh anak. Pada saat sarapan bersama inilah, baik orangtua dan anak berbagi rencana sehariannya dan bisa jadi menemukan solusi untuk masalah yang sedang didiskusikan di meja makan.

Kalau orangtua ingin tahu lebih banyak mengenai cara mengajari anak semangat memulai pagi serta tips seputar perkembangan anak termasuk nutrisi yang tepat untuk tumbuh-kembang anak, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.