Metode Pengobatan untuk Atasi Kanker Kandung Kemih

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Metode Pengobatan untuk Atasi Kanker Kandung Kemih

Halodoc, Jakarta - Semua jenis kanker bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya dan mengancam jiwa jika tidak segera dilakukan pengobatan. Seperti halnya kanker kandung kemih, ketika sel-sel abnormal bertumbuh tidak terkendali pada bagian kandung kemih. Pada beberapa kasus, sel kanker bisa menyebar dan menyerang ke bagian otot kandung kemih. Kanker ini lebih sering menyerang pria daripada wanita, meski bisa terjadi pada siapa saja. 

Merokok dan penggunaan tembakau menjadi salah satu penyebab berkembangnya kanker ini. Paparan bahan kimia, paparan radiasi, iritasi kronis yang terjadi pada lapisan kandung kemih, dan infeksi parasit menjadi penyebab seseorang bisa terserang kanker kandung kemih. Meski begitu, tidak selalu jelas penyebab terjadinya kanker ini, karena beberapa orang tidak memiliki faktor risiko yang jelas. 

Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Tidak sedikit kanker yang terjadi tanpa diawali dengan gejala. Jadi, penting untuk melakukan pemeriksaan atau deteksi dini, supaya bisa segera dilakukan pengobatan dan mencegah dampak negatif dan komplikasi yang terjadi jika terlambat penanganan. Pemeriksaan dini lebih mudah dilakukan karena kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat di mana saja. 

Sebelum memutuskan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kanker kandung kemih, dokter terlebih dulu melakukan diagnosis dengan melibatkan beberapa jenis pemeriksaan, termasuk urinalisis, rontgen, CT scan, biopsi, dan sistoskopi. Kemudian, dokter memutuskan tingkatan kanker kandung kemih yang terjadi dari tahap 0 hingga 4 untuk mengidentifikasi seberapa jauh kanker telah menyebar. 

Baca juga: Wanita Harus Tahu, Ini 4 Gejala Kanker Kandung Kemih

Perawatan didasarkan pada jenis dan stadium kanker kandung kemih, gejala yang muncul, dan kondisi medis secara keseluruhan. Pilihan pengobatan berdasarkan stadiumnya adalah:

  • Pengobatan untuk Stadium 0 dan 1

Perawatan untuk kanker kandung kemih stadium 0 dan 1 dapat meliputi pembedahan untuk mengangkat kanker dari kandung kemih, kemoterapi atau imunoterapi yang melibatkan minum obat. Obat ini bekerja dengan membuat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel kanker di kandung kemih. 

Baca juga: Jalani Kemoterapi, Begini Cara Atur Pola Makan yang Tepat

  • Pengobatan untuk Stadium 2 dan 3

Perawatan untuk kanker kandung kemih stadium 2 dan 3 meliputi pengangkatan sebagian kandung kemih selain kemoterapi, pengangkatan seluruh kandung kemih atau kistektomi radikal yang diikuti dengan pembedahan untuk menciptakan cara baru agar urin bisa keluar dari tubuh. Kemoterapi, radiasi atau imunoterapi dilakukan untuk mengecilkan tumor sebelum operasi, untuk mengobati kanker ketika operasi bukan menjadi pilihan terbaik, dan membunuh sel kanker setelah operasi, serta mencegah pertumbuhan kembali. 

  • Pengobatan untuk Stadium 4

Untuk kanker kandung kemih stadium 4, pengobatannya berupa kemoterapi tanpa operasi untuk menghilangkan gejala dan memperpanjang masa hidup. Lalu, kistektomi radikal dan pengangkatan kelenjar getah bening di sekitarnya, diikuti dengan pembedahan untuk menciptakan cara baru agar urine bisa keluar dari tubuh. Kemoterapi, radiasi, dan imunoterapi setelah operasi untuk membunuh sisa sel kanker atau meringankan gejalanya. 

Baca juga: Kondisi Kesehatan Ini Bisa Diketahui lewat CT Scan

Oleh karena dokter belum tahu apa yang menyebabkan seseorang terserang kanker kandung kemih, pencegahan pasti belum dapat ditemukan. Namun, tetap ada hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi faktor risikonya, seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, perbanyak konsumsi air putih, menghindari paparan asap rokok dan bahan kimia lainnya yang berbahaya.

Referensi:
Mayo Clinic. (Diakses pada 2019). Bladder Cancer.
Healthline. (Diakses pada 2019). Bladder Cancer.
NHS. (Diakses pada 2019). Bladder Cancer.