• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mimisan Disertai Sakit Kepala, Ketahui Penyebabnya

Mimisan Disertai Sakit Kepala, Ketahui Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Mimisan alias epistaksis terjadi ketika keluar darah dari hidung. Ada banyak kondisi yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami perdarahan pada hidung. Umumnya, kondisi ini juga disertai dengan nyeri atau sakit kepala. Mimisan yang disertai sakit kepala adalah hal yang umum terjadi, tetapi sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. 

Keluar darah dari hidung yang disertai dengan sakit kepala bisa menjadi tanda dari penyakit tertentu, seperti demam, anemia, hingga kadar darah merah yang rendah. Mimisan bisa menyerang siapa saja, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak. Kondisi ini identik dengan kelelahan, udara yang terlalu kering, atau stres. Namun pada beberapa kasus, mimisan juga bisa menjadi tanda penyakit tertentu. 

Baca juga: Mengapa Mimisan Dapat Terjadi Saat Tubuh Kelelahan?

Gejala Mimisan yang Harus Diwaspadai

Mimisan adalah hal yang wajar terjadi dan jarang membahayakan. Seseorang bisa dengan mudah mengalami kondisi ini saat sedang kelelahan, stres, atau berada di udara yang terlalu kering. Namun sebaiknya waspadai mimisan yang disertai dengan gejala tertentu, seperti sakit kepala, nyeri dan rasa kaku pada wajah, serta gangguan pernapasan saat tidur. 

Ada kondisi yang bisa menyebabkan seseorang mengalami mimisan yang disertai dengan sakit kepala, di antaranya demam, rhinitis alergi, flu, infeksi sinus, rongga hidung yang kering. Selain itu, mimisan yang disertai dengan sakit kepala juga bisa menjadi tanda penyakit yang lebih serius, seperti leukimia hingga tumor otak. 

Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami gejala mimisan yang disertai sakit kepala hebat. Penanganan medis perlu segera dilakukan jika mimisan disertai dengan kesulitan bernapas, tubuh terasa lemas, mudah lelah, serta mual dan muntah. Jika ragu, kamu bisa menyampaikan gejala awal yang muncul pada dokter melalui aplikasi Halodoc

Perdarahan pada hidung yang disertai sakit kepala juga disebut bisa terjadi karena keracunan zat karbon monoksida, tekanan darah yang terlalu tinggi, anemia, infeksi pada hidung, kecelakaan, hingga efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu. Mimisan juga bisa muncul bersamaan dengan gejala sakit kepala sebelah atau migrain. 

Baca juga: 6 Gejala Mimisan yang Dialami Berbahaya

Mimisan yang disertai dengan sakit kepala juga bisa terjadi pada wanita yang tengah hamil. Kondisi ini bahkan disebut biasa terjadi selama kehamilan, sebab hidung dan saluran pernapasan mungkin mendapat lebih banyak aliran darah. Hal itu juga yang akhirnya menyebabkan ibu hamil sering kesulitan bernapas. Pada kondisi tertentu, aliran darah yang banyak ini juga bisa memicu mimisan. 

Perubahan hormon yang terjadi pada wanita hamil juga bisa menjadi pemicu munculnya sakit kepala dan tak jarang disertai dengan keluar darah dari hidung. Selain ibu hamil, mimisan juga rentan menyerang anak-anak. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko mimisan terjadi pada anak. Kondisi ini mungkin terjadi karena kebiasaan membuang ingus terlalu kencang, alergi, cedera pada hidung, hingga sinusitis kronis. 

Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami mimisan parah dan tidak kunjung reda lebih dari 20 menit. Perdarahan yang tidak ditangani segera bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi dan hal-hal yang tidak diinginkan. 

Baca juga: Ingus Berdarah, Segera Datangi Dokter THT

Kamu juga bisa mencari tahu lebih lanjut seputar penyebab mimisan yang disertai sakit kepala dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What’s Causing Your Headache and Nosebleed?
Verywell Health. Diakses pada 2020. Headaches and Nosebleeds in Children.