28 January 2019

Mimisan, Saatnya Berkunjung ke Dokter Spesialis THT?

mimisan

Halodoc, Jakarta - Saat kamu mengalami mimisan, tentu kamu panik dan bingung penanganan apa yang harus dilakukan pertama kali. Masih banyak orang yang masih keliru ketika mengatasi mimisan. Misalnya mendongak atau berbaring supaya darah tidak mengalir keluar dari hidung. Padahal, tindakan ini adalah sebuah kesalahan, malah justru berbahaya bagi yang mengalaminya.

Mimisan atau dalam istilah medis dinamakan epistaksis merupakan salah satu istilah yang umum didengar kebanyakan orang. Mimisan merupakan suatu kondisi ketika terjadi keluarnya darah dari hidung. Hal ini mungkin terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.

Baca juga: Beberapa Penyebab Anak Mimisan

Mimisan dapat diakibatkan oleh berbagai macam penyebab, mulai dari penyebab yang ringan atau tidak berbahaya, hingga yang patut diwaspadai. Beberapa penyebab dari mimisan di antaranya akibat adanya luka di daerah hidung, iritasi mukosa hidung, kelainan darah, bahkan tumor.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika kamu mengalami mimisan? Biasanya, mimisan merupakan kondisi yang bisa ditangani sendiri di rumah. Berikut panduan pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan yang bisa jadi referensi kamu.

  1. Duduk Tegak dengan Tubuh Mengarah ke Depan

Kebanyakan orang ketika mengalami mimisan, mereka akan berbaring atau menengadahkan kepalanya ke belakang. Hal ini merupakan posisi yang tidak tepat dan tidak dianjurkan. Cara yang tepat adalah pastikan posisi kamu tetap tegak dan arahkan tubuh kamu sedikit ke depan. Hal ini dapat mencegah darah kembali masuk ke hidung atau saluran napas. Jika kamu berbaring, darah malah akan masuk kembali dan dapat menyumbat jalan napas kamu.

  1. Memencet Cuping Hidung Selama 10 Menit

Untuk mengatasi mimisan, cobalah memencet cuping hidup kamu dengan menggunakan jari kamu (ibu jari dan jari telunjuk) selama 10 menit. Tindakan ini bertujuan untuk memberikan penekanan pada titik perdarahan, supaya darah berhenti mengalir. Ketika kamu melakukan hal tersebut, kamu dapat mencoba untuk bernapas melalui mulut terlebih dahulu.

Baca juga: Jika Mimisan Jadi Tanda Penyakit Serius

  1. Jangan Bersin

Saat darah masih mengalir, janganlah sengaja mencoba untuk bersin atau mengeluarkan darah dari hidung. Hal ini malah dapat membuat mimisan sulit berhenti dan merangsang darah yang mulai mengering untuk mengalir lagi.

  1. Gunakan Kompres Dingin

Kamu juga dapat meletakkan kompres dingin pada hidung kamu supaya darah lebih cepat berhenti. Namun, jangan pernah menempelkan es batu ke hidung. Bungkus es batu dengan kain lembut atau handuk. Setelah itu, tempelkan ke hidung untuk mengatasi mimisan.

Baca juga: Alasan Anak-Anak Sering Mimisan

  1. Segera Hubungi Dokter Jika Mimisan Tak Kunjung Berhenti

Apabila darah terus mengalir lebih dari 20 menit dan tindakan yang telah kamu lakukan belum memberikan hasil maksimal, sebaiknya kamu segera hubungi dokter untuk mendapatkan dpenanganan medis yang tepat. Selain itu, jika kamu kesulitan bernapas, kehilangan banyak darah, akibat mimisan, menelan banyak darah hingga muntah, dan mimisan terjadi akibat kecelakaan serius, sebaiknya kamu juga berobat ke dokter untuk diperiksa dan ditangani lebih lanjut.

Kamu bisa menghubungi dokter dengan praktis tanpa harus ke rumah sakit atau klinik melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!