• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Minum Kopi Bisa Masuk UGD, Ini Takaran Tepatnya

Minum Kopi Bisa Masuk UGD, Ini Takaran Tepatnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Belakangan ini, dikabarkan seorang mahasiswa harus dibawa ke UGD karena konsumsi kopi. Disebutkan mahasiswa tersebut mengalami jantung yang berdebar-debar dengan kencang pasca mengonsumsi kopi. Diyakini asupan kafein yang menyebabkan hal tersebut.

Meminum kopi bisa menjadi kebiasaan harian untuk mencegah rasa kantuk. Namun, tahukah kamu batas asupan kafein yang harus dikonsumsi agar tetap menjaga tubuh kamu tetap sehat? Maka dari itu, kamu harus tahu takaran minum kopi yang benar. Berikut pembahasan lengkapnya!

Baca juga: Sering Minum Kopi, Awas Ini Dampaknya

Takaran Minum Kopi yang Tepat Agar Tetap Sehat

Di Jakarta sendiri tengah menjamur toko kopi yang menjual dengan berbagai ragam pengolahan. Dengan begitu, makin banyak anak muda yang mempunyai hobi untuk mengonsumsi minuman yang identik dengan rasa pahit ini. Tren minum kopi ini membuat kebiasaan tersebut menjadi suatu keharusan yang dapat memengaruhi konsentrasi saat bekerja.

Ketergantungan akan kafein ini dapat menimbulkan dampak negatif pada tubuh. Kamu mungkin mendapatkan perawatan disebabkan terlalu banyak mengonsumsi minuman ini karena jantung yang terus-menerus berdebar-debar dengan kencang seharian. Dengan begitu, kamu mungkin mengalami panik dan juga dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Terlalu banyak minum kopi membuat asupan kafein yang berlebihan ini dapat menimbulkan efek bukan hanya secara fisik, tetapi juga pada mental. Berikut adalah beberapa dampak buruk lainnya dengan minum kopi melebihi takaran yang ada selain jantung yang berdebar-debar, yaitu:

  • Sakit kepala sebelah dan sakit perut.

  • Kerap merasa gelisah dan mudah gugup, terutama jika belum minum kopi.

  • Menjadi lebih cepat marah.

  • Lebih sering untuk buang air kecil.

  • Tekanan darah yang menjadi lebih tinggi.

  • Kesulitan tidur atau insomnia.

Kamu mungkin masih mempunyai pertanyaan lanjutan mengenai takaran minum kopi yang aman. Dokter dari Halodoc dapat membantu kamu menjawab hal tersebut. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Dengan aplikasi ini, komunikasi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja!

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ini Bahayanya Kebanyakan Minum Kopi

Berapa Banyak Kopi yang Boleh Dikonsumsi untuk Sehari?

Untuk orang dewasa yang sehat, batas konsumsi kafein dalam sehari yang terbilang aman adalah sekitar 400 miligram. Jumlah tersebut diperkirakan setara dengan empat cangkir kopi yang diseduh. Angka itu juga setara dengan 10 kaleng minuman bersoda atau dua kaleng minuman energi. Kamu harus tahu jika kafein juga terkandung pada minuman berenergi.

Memang konsumsi kafein terbilang aman untuk orang yang telah dewasa, tetapi bukan hal yang baik jika dikonsumsi oleh anak-anak. Sedangkan untuk remaja, pembatasan konsumsi kafein juga harus benar-benar dilakukan karena dampaknya juga dapat berbahaya jika berlebihan. Selain itu, sangat tidak disarankan untuk mencampurnya dengan zat lain, contohnya alkohol.

Maka dari itu, kamu harus selalu bijak dalam mengonsumsi minuman yang mengandung kafein agar menjaga tubuh tetap sehat dan menghindari efek samping yang mungkin terjadi. Ketergantungan terhadap kafein juga tidak baik yang mungkin memengaruhi banyak hal pada tubuh kamu ketika tidak mendapatkan asupan zat tersebut.

Baca juga: Ini Dampak Kebanyakan Minum Kopi pada Pencernaan

Beberapa Obat yang Tidak Dapat Dicampur dengan Kopi

Jika kamu diharuskan untuk mengonsumsi obat tertentu setiap hari, ada baiknya untuk membatasi atau menghentikan konsumsi kopi. Hal tersebut karena beberapa obat dan suplemen herbal dapat berinteraksi dengan kafein dan menyebabkan hal yang berbahaya. Berikut beberapa obat yang dapat menimbulkan efek negatif:

  • Efedrin

Kamu sangat tidak disarankan untuk mencampur kafein dengan obat ini. Pasalnya, beberapa dampak negatif dapat terjadi, seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, hingga kejang.

  • Theophilin

Obat jenis ini digunakan untuk membuka saluran udara bronkial dan cenderung memiliki efek seperti kafein. Jadi, jika kamu mengonsumsinya bersamaan dengan kafein, dampak ganda dari kafein akan menyebabkan gangguan yang buruk, seperti mual dan jantung berdebar.

  • Echinacea

Suplemen jenis herbal ini juga dapat meningkatkan konsentrasi kafein di dalam darah jika kamu mengonsumsinya bersamaan dengan kopi. Selain itu, efek tidak menyenangkan juga mungkin akan timbul.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Caffeine: How much is too much?
Health Line. Diakses pada 2019. Coffee and Caffeine — How Much Should You Drink?