• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Minum Susu saat Hamil, Perlu Enggak sih?

Minum Susu saat Hamil, Perlu Enggak sih?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Saat hamil, memenuhi kebutuhan nutrisi adalah hal yang penting untuk dilakukan. Berat badan memang terus bertambah, namun terpenting adalah kesehatan ibu dan janin. Jika ingin anak lahir sehat, selama sembilan bulan kehamilan nutrisi ekstra harus diberikan.

Salah satu cara yang disarankan adalah minum susu saat hamil. Pertanyaannya, apakah ini hal yang wajib dilakukan? Ini ulasan selengkapnya.

Baca juga: 4 Tanda Kurang Gizi selama Kehamilan

Minum Susu Selama Kehamilan

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, wanita hamil harus mengonsumsi tiga cangkir susu setiap hari untuk mendapatkan asupan kalsium, protein, dan vitamin D. Tiga nutrisi tersebut penting untuk memastikan kehamilan aman dan sehat.

Susu skim atau 1 persen direkomendasikan untuk ibu hamil karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah. Sementara susu murni kurang direkomendasikan karena dikenal memiliki lemak jenuh yang tinggi sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker. 

Selama kehamilan, pastikan kamu hanya minum susu yang sudah dipasteurisasi atau susu ultra-panas. Susu ini telah dipanaskan guna membunuh bakteri dan mencegah keracunan makanan. Konsumsi susu selama kehamilan juga dikaitkan dengan memberi manfaat pada bayi baru lahir selama tahap awal kehidupannya.

Namun, manfaatnya tidak berhenti sampai di situ saja. Wanita yang minum susu saat hamil lebih mungkin memiliki anak yang lebih tinggi dan mengurangi risiko diabetes pada anak-anak mereka. 

Baca juga: Cara Agar Bumil Dapat Tingkatkan Berat Badan

Perlukah Minum Susu saat Hamil?

Jawabannya tergantung pada kebutuhan ibu hamil. Apabila pola makan ibu sudah mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil dan janin, ibu tidak diwajibkan untuk minum susu. Karena tanpa harus minum susu, sebenarnya ibu bisa memenuhi asupan gizi saat hamil dengan mengonsumsi makanan sehari-hari.

Misalkan nasi dan roti untuk kebutuhan karbohidrat, yogurt dan keju untuk kebutuhan kalsium, kacang-kacangan untuk kebutuhan asam folat, telur dan daging untuk kebutuhan protein, sayur dan buah untuk kebutuhan vitamin serta mineral, dan makanan lainnya. 

Terpenting adalah pemenuhan kebutuhan gizi untuk ibu dan janin. Tapi jika ibu merasa belum mencukupi kebutuhan gizi saat hamil, ibu bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan minum susu. Ibu bisa bertanya dokter melalui chat di aplikasi Halodoc untuk mendapat saran seputar kehamilan. Dokter di Halodoc akan selalu siaga kapan saja dan di mana saja.

Baca juga:  5 Penyakit yang Biasa Diidap Ibu Hamil

Manfaat Minum Susu Selama Kehamilan

Ada berbagai pendapat mengenai manfaat susu dan produk susu lainnya saat kehamilan. Hal ini memberikan ibu hamil sejumlah nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi yang sehat, seperti:

  • Susu adalah sumber penting kalsium dan vitamin D untuk wanita selama kehamilan. Tahukah kamu mengapa kamu membutuhkan vitamin D selama kehamilan? Mendapatkan cukup vitamin D selama kehamilan dapat menurunkan risiko bayi terkena alergi di masa depan. Wanita hamil juga membutuhkan antara 1.000 dan 1.300 mg kalsium setiap hari untuk memberi makan tubuh mereka dan tubuh bayi mereka yang sedang berkembang. Minum susu selama kehamilan dapat memenuhi sebagian kebutuhan kalsium.

  • Minum susu selama kehamilan juga memiliki efek baik untuk pertumbuhan janin dan membantu bayi tumbuh tinggi. Bayi juga memiliki kadar insulin yang lebih tinggi dalam darahnya selama remaja akhir untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2.

  • Susu kaya protein, asam amino, dan asam lemak. Semua nutrisi ini penting untuk perkembangan sistem saraf bayi. Susu kaya kalsium dan zat besi, sehingga membantu dalam pembentukan dan perkembangan tulang bayi. Susu memiliki semua vitamin A, B, dan D yang diperlukan untuk perkembangan janin intrauterin.

  • Susu bertindak sebagai antasida efektif yang meringankan mulas dan penyakit lambung lainnya, yang merupakan masalah umum selama kehamilan.

  • Kandungan yodium dalam susu telah terbukti meningkatkan perkembangan otak janin dan meningkatkan IQ anak-anak.

  • Konsumsi susu pada kehamilan juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit seperti multiple sclerosis, ricket neonatal, dan osteoporosis.

Itulah manfaat susu yang bisa didapatkan selama kehamilan. Tidak lupa juga, seimbangkan nutrisi lainnya selama hamil agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga dengan baik.

 

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2020. Should I Drink Whole Milk During Pregnancy?
Parenting FirstCry. Diakses pada 2020. Drinking Milk During Pregnancy – Is It Good?
NHS UK. Diakses pada 2020. Dairy and Alternatives in Your Diet.