• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Minyak Kelapa Bisa Mengobati Infeksi Kulit Jamur, Benarkah?

Minyak Kelapa Bisa Mengobati Infeksi Kulit Jamur, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Minyak Kelapa Bisa Mengobati Infeksi Kulit Jamur, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Minyak kelapa menjadi salah satu bahan alami yang memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah mengatasi infeksi kulit akibat jamur. Bukan itu saja, minyak ini ampuh dalam mencegah kebusukan gigi dan gusi berdarah. Apakah kandungan minyak kelapa sedahsyat itu? Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai manfaat minyak kelapa dalam mengatasi infeksi kulit akibat jamur.

Baca juga: Ingin Wajah Cerah? Coba Masker Alami Ini

Bagaimana Bisa Minyak Kelapa Mengatasi Infeksi Kulit Akibat Jamur?

Infeksi jamur pada kulit bukan hanya memicu rasa tidak nyaman karena rasa gatalnya. Jamur pada kulit juga akan memicu sensasi panas di area yang terkena. Masalah kesehatan yang satu ini sebenarnya dapat dengan mudah diatasi dengan memakai krim antijamur yang dijual bebas di pasaran. Namun, jika kamu memiliki untuk mengatasi infeksi kulit akibat jamur dengan bahan alami, minyak kelapa bisa menjadi pilihan.

Banyak orang yang cenderung memilih bahan alami untuk menghindari risiko efek samping pemakaian obat-obatan. Minyak ini mengandung asam lemak rantai sedang (MCT) yang mudah diserap oleh metabolisme, juga hati. Selain itu, minyak kelapa mengandung antijamur dan antibakteri yang dapat membantu meredakan berbagai infeksi kulit.

Dari sebuah studi yang dilakukan, kandungan MCT dalam minyak kelapa efektif dalam melawan infeksi jamur Candida albicans. Bahkan, hasil studi tersebut menunjukkan jika pengobatan menggunakan minyak kelapa lebih efektif ketimbang obat krim antijamur fluconazole. Sampai di sini, apakah kamu berniat untuk menggunakan minyak kelapa sebagai alternatif pengobatan infeksi pada kulit?

Baca juga: 3 Bahan Alami untuk Membantu Mengurangi Kerutan

Memakai Minyak Kelapa untuk Mengatasi Infeksi Kulit Akibat Jamur 

Semua bahan yang alami tidak harus dikonsumsi atau ditelan untuk merasakan manfaatnya. Sama halnya dengan minyak kelapa untuk mengatasi infeksi kulit akibat jamur. Jika infeksi terjadi di permukaan kulit, minyak bisa langsung dioleskan pada area yang terkena. Untuk mendapatkan manfaatnya, pakai secara rutin, sesering mungkin hingga gegala mereda dengan sendirinya. Berbeda pemakaian jika infeksi jamur terjadi di dalam mulut. Begini langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Panaskan minyak kelapa.
  • Diamkan hingga suhu hangat.
  • Masukkan ke dalam mulut, diamkan selama 30 detik.
  • Buang minyak kelapa, dan jangan konsumsi apapun dalam waktu setengah jam setelah penggunaan.

Jika kamu mengalami infeksi jamur pada vagina, oleskan langsung minyak kelapa di area kulit vagina secara rutin selama 4–5 hari. Cara selanjutnya, kamu bisa mengoleskan minyak kelapa pada tampon, dan masukkan ke dalam vagina hingga mencapai mulut rahim. Sebelum melakukan langkah kedua, kamu bisa mendiskusikannya terlebih dulu dengan dokter di aplikasi Halodoc. Pastikan minyak yang digunakan adalah minyak kelapa extra virgin (VCO).

Baca juga: Tips Mencerahkan Kulit Kusam Secara Alami

Jangan Gunakan Minyak Kelapa Dalam Waktu yang Lama

Meski efektif dalam mengatasi infeksi kulit, tetapi hingga kini belum ada penelitian medis mengenai risiko efek samping penggunaan minyak kelapa jika dilakukan dalam jangka panjang. Kemungkinan itu tetap ada. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan minyak kelapa. Jika terjadi masalah kesehatan setelah menggunakan, silahkan periksakan diri di rumah sakit terdekat, ya!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Can You Use Coconut Oil to Treat a Yeast Infection?
Medical News Today. Diakses pada 2020. Is coconut oil a good remedy for yeast infection?
Our Everyday Life. Diakses pada 2020. Benefits of Coconut Oil for Fungus & Yeast Infections.