• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Berhijab Lebih Mudah Berketombe

Mitos atau Fakta, Berhijab Lebih Mudah Berketombe

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Ketombe di kepala tentu sangat tidak nyaman. Apalagi kemunculan ketombe disertai rasa gatal di kulit kepala. Pada wanita yang memakai hijab, ketombe menjadi lebih rentan muncul jika tidak dirawat dengan tepat. Kemungkinan muncul ketombe terjadi karena kondisi kepala yang tertutup kain hijab sepanjang hari. 

Bagi wanita berhijab, penting sekali untuk melakukan perawatan ekstra pada rambut. Tanda adanya ketombe di kepala yaitu kulit kepala berminyak, bintik putih di area rambut, dan kepala terasa gatal. Selain karena tertutup hijab, faktor lain yang bisa menjadi penyebab munculnya ketombe, yaitu kulit kepala kering, ada iritasi, jarang keramas, dan salah memilih produk sampo.

Baca juga: Benarkah Ketombe Menjadi Pertanda Alami Stres?

Cara Mengatasi dan Mencegah Ketombe pada Rambut Berhijab

Untuk menghindari dan mengatasi ketombe pada rambut berhijab, kamu harus memulainya dengan kebiasaan sehat dan memilih produk perawatan rambut yang tepat. Produk sampo dan jenis kain hijab juga menjadi faktor penentu dari kesehatan rambut. 

  • Pilih Jenis Kain Hijab yang Tepat

Ini adalah hal penting untuk mencegah dan mengatasi ketombe pada rambut berhijab. Memilih bahan kain hijab sering luput dari perhatian wanita berhijab, hanya karena sedang trend pemilihan bahan hijab jadi tidak tepat dan masalah ketombe jadi taruhannya. 

Hijab berbahan katun atau sutra bisa kamu pilih, karena bahan ini tetap dapat membantu menjaga sirkulasi udara yang baik ke area kepala. Dengan begitu kamu tidak mudah berkeringat, dan membantu mencegah kulit kepala menjadi gatal dan muncul ketombe. 

Selain itu, kamu perlu cermat dalam merawat hijab agar tidak menjadi pemicu ketombe:

  • Ganti hijab dan dalaman hijab secara teratur. Karena ini bersentuhan langsung dengan rambut dan kulit kepala sehingga mudah kotor. Ketombe, debu, atau rambut bisa 
  • Jangan kenakan hijab terlalu ketat. Karena ini akan menghalangi sirkulasi udara. 

Baca juga: Ketombe Bandel, Jangan-Jangan Dermatitis Seboroik

  • Keramas Secara Rutin

Jika sudah memutuskan mengenakan hijab, maka kamu harus rutin keramas. Keramas menjadi cara efektif mencegah ketombe pada wanita berhijab. Produksi minyak kulit kepala adalah hal yang normal. Namun, apabila tidak rutin dibersihkan, minyak kepala akan menumpuk di kulit dan terperangkap bersama kotoran dan kuman. Inilah yang akan menyebabkan munculnya ketombe. Jadi, jangan sepelekan keramas, ya!

  • Pilih Sampo yang Tepat

Hal ini juga harus jadi perhatian khusus, terutama jika kamu memiliki kulit kepala berminyak. Sebisa mungkin keramaslah tiap hari supaya minyak di kepala tidak menumpuk. Kamu juga perlu memilih dan menggunakan produk sampo yang sesuai dengan jenis kulit kepala. 

Pastikan jenis sampo yang kamu pilih memiliki kandungan zinc pyrithione. Ini adalah kandungan zat antibakteri dan antijamur yang bermanfaat untuk mengurangi jamur di kulit kepala yang menyebabkan ketombe. 

  • Keringkan Rambut Sebelum Mengenakan Hijab

Kelalaian ini sering dilakukan wanita berhijab, yaitu langsung mengenakan hijab saat rambut belum sepenuhnya kering. Sebaiknya, sebelum mengenakan hijab, pastikan rambut sudah benar-benar kering. Rambut basah atau lembap dapat menyebabkan kulit kepala lembap dan menjadi salah satu faktor rambut berketombe. 

Baca juga: Jangan Salah, Ini 6 Fakta Ketombe yang Harus Diketahui

  • Pastika Kepala Sempat Terpapar Sinar Matahari

Meskipun berhijab, kamu perlu menyempatkan kepala untuk terpapar sinar matahari di pagi hari. Lakukan kebiasaan ini setiap setelah keramas, sebelum mengenakan hijab untuk beraktivitas sepanjang hari. Ingatlah untuk benar-benar mengeringkan rambut secara seksama. 

Nah, itulah yang perlu diketahui mengenai kemungkinan ketombe pada rambut berhijab. Pastikan kamu selalu menjalankan langkah pencegahan agar rambut tetap terawat dengan baik. Jika terjadi masalah rambut yang tidak dapat kamu tangani, sebaiknya tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk saran penanganan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. 9 Home Remedies to Get Rid of Dandruff Naturally
Medical News Today. Diakses pada 2020. How to treat dandruff