• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Crystal X Bisa Mengencangkan Miss V

Mitos atau Fakta, Crystal X Bisa Mengencangkan Miss V

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mitos atau Fakta, Crystal X Bisa Mengencangkan Miss V

“Vagina akan kembali pada bentuk dan elastisitas semula setelah berhubungan intim dan melahirkan.  Penggunaan produk seperti Crystal X sangat tidak perlu, terlebih lagi itu hanya mitos. Memasukkan benda asing apa pun ke dalam vagina bisa berisiko infeksi dan masalah kesehatan vagina lainnya.”

Halodoc, Jakarta – Banyak mitos dan kesalahpahaman informasi mengenai kesehatan vagina. Ada yang percaya bahwa vagina bisa kehilangan elastisitasnya dan menjadi tidak kencang selamanya. Padahal itu tidak benar. Apalagi jika sampai menggunakan berbagai produk pengencang vagina, seperti crystal X yang tidak teruji keamanannya. 

Vagina wanita elastis, artinya bisa meregang untuk mengakomodasi kegiatan seksual bersama pasangan ataupun melahirkan bayi secara vaginal. Tidak akan lama bagi vagina untuk kembali ke bentuk semula. Karena secara keseluruhan, otot-otot mengembang dan menarik dirinya seperti karet gelang. Lantas, penggunaan crystal X untuk mengencangkan Miss V patut dipertanyakan.

Baca juga:  Istri Mengidap Vaginismus, Ini yang Dilakukan Suami

Crystal X Bisa Kencangkan Miss V, Hanya Mitos

Bagi yang belum mengetahui apa itu Crystal X, yaitu stik kecil yang berisi tawas dan rempah-rempah lainnya, serta tanaman herbal yang dipadatkan hingga berukuran sepanjang jari kelingking orang dewasa. Supaya vagina bisa kencang, penggunaan Crystal X harus dimasukkan ke dalam lubang vagina dan didiamkan selama 2 menit. Stik tersebut harus dikeluarkan sesaat sebelum berhubungan intim.

Produksi Crystal X menyatakan bahwa campuran rempah di dalamnya bisa menyerap cairan pelumas alami vagina. Perlu diketahui, tawas memang dikenal sebagai bahan penyerap keringat yang efektif. Hal ini akan menyebabkan dinding vagina kering, sehingga muncul sensasi kesat dan kencang. Namun nyatanya, Crystal X justru berbahaya untuk kesehatan loh.

Bagaimana tidak? Memasukkan benda asing apa pun ke dalam vagina merupakan tindakan yang sangat berbahaya. Infeksi vagina adalah risiko yang paling mengintai.

Tidak jelas, apakah produk Crystal X dikemas secara steril. Hal ini sangat memungkinan risiko paparan bakteri dan kuman yang terbawa dari luar. Apalagi, kondisi vagina kering sebenarnya membuat tubuh rentan terkena infeksi. Karena berarti lingkungan vagina tidak terlindungi oleh bakteri baik.

Jika kamu memasukkan Crystal X yang tidak jelas kualitas dan kebersihannya, kuman di permukaannya akan masuk ke dalam vagina. Dengan begitu keseimbangan pH alami vagina terganggu, sehingga menyebabkan infeksi bakteri vagina atau bacterial vaginosis (BV).

Baca juga: 6 Gejala Vaginismus yang Harus Diwaspadai

Vagina Kendur Juga Sebuah Mitos

Perlu dipahami, tidak ada istilah vagina kendur. Vagina mungkin berubah seiring waktu karena usia dan persalinan, tapi tidak akan membuatnya kehilangan elastisitas secara permanen. 

Mitos vagina kendur secara historis digunakan sebagai cara untuk mempermalukan wanita karena kehidupan seksnya. Bagaimanapun, vagina kendur tidak digunakan untuk menggambarkan seorang wanita yang melakukan hubungan seks yang intens dengan pasangannya. 

Namun, tidak ada salahnya untuk menjaga kesehatan otot vagina agar lebih kuat. Latihan panggul adalah cara yang bagus untuk memperkuat otot-otot dasar panggul. Otot-otot ini adalah bagian dari inti tubuh dan membantu mendukung kekuatan kandung kemih, dubur, usus halus, dan rahim

Beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk memperkuat otot dasar panggul yaitu:

  • Senam kegel, lakukan 3 set senam kegel 5 hingga 10 kali sehari
  • Latihan memiringkan panggul, untuk memperkuat otot-otot vagina.
  • Stimulasi listrik neuromuskular (NMES).

Baca juga: 3 Disfungsi Seksual yang Rentan Dialami Wanita

Perlu diingat, usia dan persalinan bisa menyebabkan vagina sedikit kehilangan elastisitasnya secara alami. Namun,  otot-otot vagina tidak akan meregang secara permanen. Pada waktunya, vagina akan kembali ke bentuk aslinya. 

Nah, bagi kamu yang memiliki masalah terkait organ intim, sebaiknya diskusikan dengan dokter ahli dan berpengalaman melalui aplikasi Halodoc

Referensi:
Dr. Jen Gunter. Diakses pada 2021. Don’t use a Japanese vagina stick to “tighten” your vagina, okay?
Healthline. Diakses pada 2021. Is It Possible to Have a Loose Vagina?