• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Olahraga di Malam Hari Bikin Susah Tidur?

Mitos atau Fakta, Olahraga di Malam Hari Bikin Susah Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mitos atau Fakta, Olahraga di Malam Hari Bikin Susah Tidur?

Halodoc, Jakarta - Super sibuk dan dikejar-kejar deadline terkadang menjadi alasan para pekerja kantoran untuk memilih berolahraga di malam hari. Salah? Tentu tidak, sah-sah saja berolahraga di malam hari. Namun, tak sedikit orang-orang yang terjebak mengenai mitos olahraga di malam hari. 

Contohnya, olahraga di malam hari diyakini dapat membuat kita sulit tidur. Hmm, kira-kira benarkah faktanya seperti itu atau hanya mitos belaka? Simak penjelasannya berikut ini!

Baca juga: Olahraga Pagi atau Malam, Mana yang Lebih Baik?

Membuat Susah Tidur, Masa Sih? 

Banyak awam yang mempercayai kalau olahraga malam hari dapat membuat susah tidur. Namun, menurut sebuah penelitian bagi kebanyakan orang, berolahraga menjelang waktu tidur tidak memengaruhi kualitas tidur. Sebuah studi (2011) mengatakan, subjek penelitian dapat tidur dengan nyenyak di malam hari setelah berolahraga selama 35 menit. 

Ada juga fakta lainnya. National Sleep Foundation mempelajari kebiasaan tidur 1.000 peserta penelitian. Hasilnya para ahli menemukan mayoritas (83 persen) orang yang berolahraga setiap saat, termasuk di malam hari, mendapatkan tidur yang lebih baik, daripada mereka yang tidak berolahraga sama sekali.

Ahli di Harvard Medical School mengevaluasi 23 studi mengenai kualitas tidur pada orang dewasa sehat yang berolahraga di malam hari, dan membandingkannya dengan mereka (dewasa sehat) yang tidak berolahraga. Bagaimana hasilnya? Ternyata olahraga di malam hari tidak memengaruhi tidur, tapi justru membantu subjek penelitian menjadi tidur lebih cepat. Bahkan, mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur nyenyak. 

Namun, orang-orang yang melakukan latihan intensitas tinggi seperti latihan interval satu jam sebelum tidur, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tertidur. Tak cuma itu, mereka memiliki kualitas tidur yang lebih buruk. 

Baca juga: 3 Olahraga yang Dapat Meningkatkan Kualitas Tidur

Kesimpulannya, menurut studi di atas berolahraga secara teratur (kapan pun waktunya, termasuk malam hari) setiap saat dapat membantu untuk meningkatkan kualitas tidur. Namun, hindarilah aktivitas fisik berat di malam hari. 

Ada yang Perlu Diperhatikan

Ingat, meski olahraga di malam hari sah-sah saja dan menyehatkan, tapi ada beragam hal yang mesti kita perhatikan. Misalnya menentukan waktu dan jenis olahraga yang tepat. Selain itu, perhatikan pula durasinya agar sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing. 

Tak hanya itu saja, ada baiknya olahraga di malam hari tak dilakukan setelah pukul 23.00. Pasalnya, di waktu tersebut tubuh mengeluarkan hormon yang kita harus tertidur. Terakhir, lakukan olahraga ini secara rutin agar hasilnya maksimal.  

Selain itu, ada beberapa tips sederhana dari ahli di Harvard Medical School agar kita mendapatkan tidur yang berkualitas.:

  • Tetapkan waktu tidur yang teratur, dan terapkan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan.
  • Matikan segala perangkat elektronik yang mengeluarkan cahaya. Misalnya TV, komputer, dan handphone setidaknya 15 hingga 30 menit sebelum waktu tidur.
  • Pastikan tempat tidur nyaman dan kamar tidur berada dalam kondisi gelap, tenang, dan sejuk.
  • Jika dirimu tidak bisa tidur setelah 15 sampai 20 menit, cobalah pergi ke ruangan lain. Bacalah buku atau bacaan lainnya dengan tenang dan cahaya redup sampai merasa mengantuk. 
  • Jangan tidur siang terlalu lama. Jika dirimu memerlukan tidur siang, cobalah batasi 20 hingga 30 menit. 

 Baca juga: Senang Olahraga di Malam Hari? Perhatikan 5 Tips Ini

Hal yang perlu ingat, cobalah diskusikan terlebih dahulu pada dokter mengenai olahraga malam hari. Sebab, mungkin ada beberapa kelompok orang yang tak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik di malam hari.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Can Exercising at Night Hurt Your Sleep?
Harvard Medical School. Diakses pada 2020. Does exercising at night affect sleep?