• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta Pola Makan yang Tidak Sehat Picu Selulit

Mitos atau Fakta Pola Makan yang Tidak Sehat Picu Selulit

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Semua orang wajib memperhatikan pola makan harian yang dikonsumsinya agar tetap sehat. Dengan begitu, kesehatan tubuh secara keseluruhan dapat terjaga dengan kebiasaan baik tersebut. Hal tersebut karena memang banyak dampak buruk jika seseorang kerap mengonsumsi makanan tanpa adanya aturan.

Salah satu dampak buruk yang dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat adalah selulit. Gangguan ini dapat menyebabkan permukaan kulit terlihat tidak rata. Walaupun biasanya timbul pada bagian yang tertutup baju, tetapi terkadang beberapa wanita merasa malu saat kelainan kulit tersebut diketahui orang lain. Ketahui mitos dan fakta terkait hal ini!

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Selulit

Selulit Disebabkan oleh Pola Makan Tidak Sehat

Selulit adalah kondisi yang terjadi pada permukaan kulit ketika menjadi bergelombang dan tidak rata. Beberapa bagian tubuh memiliki risiko yang lebih tinggi terkait gangguan kulit ini,, seperti paha, pinggul, perut, hingga pantat. Gangguan ini dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan kepercayaan diri, terutama saat selulit terjadi di paha ketika ingin menggunakan celana pendek.

Namun, benarkah jika selulit dapat terjadi karena kebiasaan konsumsi makanan yang tidak diatur?

Faktanya, pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup tanpa aturan memang dapat menyebabkan seseorang mengalami selulit. Memang, kenaikan berat badan dapat memicu timbulnya selulit pada tubuh. Maka dari itu, pengaturan pola makan penting untuk dilakukan. Kamu juga dapat rutin berolahraga dan menerapkan pola diet agar berat badan menurun yang dapat ampuh untuk hilangkan selulit yang ada.

Setelah mengetahui jika pola makan yang tidak teratur benar dapat meningkatkan risiko terbentuknya selulit, kamu juga harus mengetahui mitos atau fakta lainnya dari gangguan kulit ini. Dengan begitu, kamu tidak tertipu oleh segala berita yang menyebar tanpa sumber yang jelas. Berikut pembahasan mengenai gangguan selulit yang harus diketahui:

1. Wanita Berisiko Lebih Tinggi Alami Selulit

Salah satu fakta yang harus kamu ketahui adalah wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk alami selulit. Tubuh wanita lebih mudah untuk menimbun lemak dibandingkan pria yang metabolismenya lebih cepat. Selain itu, memang wanita menyimpan cadangan lemak pada area kehamilan, seperti pinggang, paha, dan bokong, yang terjadi secara alami.

Baca juga: Selulit Bisa Disebabkan dari Genetik, Ini Fakta Medisnya

2. Faktor Genetik Berperan pada Gangguan Ini

Seseorang yang memiliki orangtua dengan gangguan selulit akan lebih rentan untuk mengidap kondisi tersebut karena dapat diturunkan. Maka dari itu, jangan heran jika melihat ibu juga memiliki masalah kulit yang sama dengan kamu. Meski begitu, kamu dapat menurunkan risiko tersebut dengan rutin berolahraga, melakukan diet, hingga menjaga berat badan tetap ideal.

3. Olahraga dapat Mengurangi Selulit

Kamu juga dapat rutin berolahraga agar dapat mengurangi tampilan dari selulit sehingga kulit tetap indah. Biasanya, selulit dapat terjadi akibat kehilangan elastisitas. Dengan berolahraga, kamu dapat memperkuat area tersebut sehingga lebih kencang dan halus. Cobalah untuk fokus pada latihan kekuatan yang dapat berguna untuk meningkatkan sirkulasi dan membangun otot.

Itulah Berikut adalah pembahasan mengenai pola makan tidak sehat yang dapat meningkatkan risiko terjadinya pembentukan selulit. Maka dari itu, jika kamu ingin memiliki kulit yang mulus, ada baiknya untuk selalu memperhatikan semua makanan yang masuk ke tubuh. Dengan begitu, pembentukan selulit dapat dihindari atau menjadi lebih baik.

Baca juga: Gerakan Squat Bisa Hilangkan Selulit di Paha

Selain itu, kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait hubungan antara pola makan tidak teratur dengan selulitis. Kamu dapat memanfaatkan fitur Chat atau Voice/Video Call, untuk memudahkan interaksi dengan dokter terpercaya kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu untuk mendapatkan kemudahan tersebut!

Referensi:
Verju. Diakses pada 2020. Cellulite Myths: The Facts and the Fiction.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything you need to know about cellulite.