Mitos dan Fakta seputar Sembelit yang Perlu Dipahami

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   01 September 2022

“Tinja yang yang sulit dikeluarkan adalah tanda-tanda sembelit. Ketahui penyebab dan cara penangan yang tepat untuk mencegah kondisi tersebut.”

Mitos dan Fakta seputar Sembelit yang Perlu DipahamiMitos dan Fakta seputar Sembelit yang Perlu Dipahami

Halodoc, Jakarta – Sembelit atau konstipasi ditandai dengan frekuensi buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Tinja keras yang sulit dikeluarkan merupakan gejala khas kondisi ini. Penyebabnya bervariasi, mulai dari minimnya asupan serat, kurang cairan, jarang olahraga, hingga kebiasaan menunda BAB. 

Sembelit diklaim sebagai masalah kesehatan yang umum dialami oleh para lansia. Kenyataannya, persoalan tersebut bisa menimpa siapa pun, bahkan pada seorang bayi. Artinya, peningkatan risiko sembelit seiring bertambahnya usia hanyalah mitos. Sembelit bisa diminimalisir dengan penerapan gaya hidup sehat.

Mitos dan Fakta Seputar Sembelit

1. BAB setiap hari tanda pencernaan sehat – MITOS

Tak sedikit orang yang beranggapan kalau BAB setiap hari adalah tanda pencernaan yang sehat. Jika tidak demikian, artinya seseorang mengalami sembelit. Padahal tidak masalah bila kamu tidak mengeluarkan tinja setiap hari. Seseorang dikatakan konstipasi  ketika frekuensi BAB-nya kurang dari tiga kali seminggu. 

2. Sembelit memicu keluarnya racun – MITOS

Kondisi ini memicu keluarnya racun lantaran tubuh menyerap zat berbahaya dalam tinja. Akibatnya, timbul penyakit seperti radang sendi, asma sampai kanker usus besar. Namun, anggapan di atas ternyata mitos alias tidak terbukti kebenarannya.

3. Menelan permen karet picu konstipasi – FAKTA

Pernah dengar soal hal ini? Kasus di atas adalah sebuah fakta meski terbilang jarang. Menelan permen karet dalam jumlah banyak bisa menyumbat saluran pencernaan. Terutama jika kamu mengonsumsinya bersama makanan yang sulit dicerna, seperti biji-bijian. 

4. Stres mengganggu fungsi pencernaan – FAKTA

Faktanya, stres hingga depresi bisa menyebabkan atau memperburuk konstipasi. Kamu bisa mengelola stres dengan melakukan hobi, meditasi, olahraga, yoga sampai belajar teknik relaksasi. 

5. Obat bisa menjadi penyebabnya – FAKTA

Obat-obatan untuk mengatasi nyeri, depresi, tekanan darah tinggi, dan penyakit Parkinson kenyataannya bisa menyebabkan konstipasi. Suplemen kalsium dan zat besi ditengarai juga termasuk ke dalamnya. Jika ada indikasi tersebut, tanyakan dokter untuk mengurangi dosis atau mencari alternatif pengobatan lain. 

Mau tahu obat yang ampuh untuk melancarkan BAB? Baca selengkapnya di artikel ini: “Ini 7 Rekomendasi Obat Pelancar BAB yang Ampuh

6. Yogurt bisa menyembuhkan konstipasi – FAKTA

Olahan susu yang satu ini kerap dijadikan jalan keluar mengatasi sembelit. Kandungan probiotiknya meningkatkan bakteri sehat di usus sehingga membantu pergerakan tinja. Hal ini memang benar.

Namun, cara tersebut tidak selalu mujarab. Daripada menggandakan konsumsi yogurt saat sembelit, kamu disarankan mengonsumsi makanan probiotik secara rutin sebagai langkah awal mencegah konstipasi.

7. Kopi mampu mengatasi sembelit – FAKTA

Memang benar bahwa kafein dapat merangsang otot-otot di sistem pencernaan agar berkontraksi. Tetapi, zat tersebut rentan menyebabkan dehidrasi sehingga kurang dianjurkan untuk diminum saat-saat sembelit. 

8. Perubahan gaya hidup menjadi solusi – FAKTA

Di luar perubahan pola makan dan gaya hidup, sembelit mudah diatasi dengan obat laksatif alias pencahar lho! Dulcolax bisa menjadi solusi jitu untuk mengatasi persoalan ini. 

Kandungan Bisacodyl di dalamnya membantu pergerakan usus secara efektif, cepat dan terprediksi. Dulcolax tablet tersedia dalam ukuran 5 miligram yang dapat bekerja dalam semalam. Ada juga Dulcolax suppositoria yang tersedia dalam ukuran 5 dan 10 miligram akan terasa efeknya dalam 10-30 menit.

Tak perlu repot ke luar rumah, kamu bisa mendapatkan produk ini di toko kesehatan Halodoc lewat smartphone kamu. Jangan tunggu sampai keadaannya memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. 19 Constipation Myths and Facts.
U.S News. Diakses pada 2022. 8 Myths About Constipation.
The American Journal of Gastroenterology. Diakses pada 2022. Myths and Misconceptions About Chronic Constipation.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2022. Constipation.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Constipation.

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan