• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos Makan Telur Bikin Bisulan, Benarkah?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos Makan Telur Bikin Bisulan, Benarkah?

Mitos Makan Telur Bikin Bisulan, Benarkah?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 25 Maret 2022

“Faktanya, bisulan disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk ke dalam kulit melalui luka terbuka. Bisulan juga terjadi akibat faktor kekurangan nutrisi, sedangkan dengan mengonsumsi telur kamu bisa memenuhi kebutuhan beberapa nutrisi yang terkandung dalam telur. Jadi, faktanya telur dan bisul tidak berkaitan.”

Mitos Makan Telur Bikin Bisulan, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Selain mudah didapat, telur menjadi salah satu jenis makanan yang kaya akan kandungan nutrisi dan gizi. Telur juga bisa diolah dengan berbagai proses pengolahan, mulai direbus, didadar, hingga scrambled egg. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi, mengonsumsi telur juga bisa menjadi salah satu menu yang dikonsumsi saat kamu sedang diet.

Namun, dari berbagai manfaat yang bisa kamu rasakan dengan mengonsumsi telur, terdapat mitos bahwa sering makan telur bisa menyebabkan kamu mengalami bisulan. Sebaiknya simak beberapa ulasan mengenai mitos dan manfaat mengonsumsi telur untuk kesehatan dalam artikel ini!

Mitos Telur Bikin Bisulan

Telur menjadi salah satu makanan sehat yang bisa dikonsumsi karena kandungan vitamin, mineral, dan asam amino. Dalam satu telur yang dikonsumsi kamu bisa mendapatkan protein berkualitas tinggi, selenium, fosfor, kolin, vitamin B12, dan antioksidan.

Meskipun begitu, masih banyak mitos yang beredar mengenai telur, salah satunya memicu bisulan. Padahal, bisul dan telur tidak berkaitan sama sekali. Bisul adalah kondisi infeksi kulit yang menyebabkan benjolan merah yang berisi nanah dan memicu rasa nyeri. Bisul sendiri umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus

Bakteri ini merupakan bakteri yang kerap ditemukan pada permukaan kulit dan bagian hidung. Bakteri dapat menginfeksi kulit melalui luka terbuka yang ada pada kulit. Ada beberapa orang yang rentan mengalami bisul, seperti pengidap diabetes dan autoimun, kurang menjaga kebersihan, kurang nutrisi, hingga terpapar oleh bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit.

Melansir dari The American Journal of Clinical Nutrition, mengonsumsi 1 telur per hari belum berkaitan dengan adanya gangguan jantung yang disebabkan oleh kolesterol. Namun, pastikan kamu tidak mengonsumsi telur secara berlebihan untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Jadi, sebaiknya hentikan mitos mengenai telur bikin bisulan. Dengan mengonsumsi telur kamu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi, sehingga kamu terhindar dari risiko bisulan. Jangan lupa untuk selalu membersihkan kebersihan kulit agar paparan bakteri penyebab bisulan dapat kamu cegah.

Manfaat Telur bagi Tubuh

Hindari untuk percaya terhadap mitos tentang telur. Sebaiknya, cari tahu berbagai manfaat yang bisa kamu rasakan ketika mengonsumsi telur agar kondisi kesehatan dapat terjaga dengan baik.

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kolesterol baik yang terkandung dalam telur membuat kamu terhindar dari berbagai gangguan jantung. Telur dinilai mampu meningkatkan kesehatan jantung.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan antioksidan, seperti lutein dan zeaxanthin mampu menjaga kesehatan mata untuk menghindari penyakit katarak dan degenerasi makula. Bagian telur yang paling banyak mengandung antioksidan ini adalah kuning telur.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Telur merupakan makanan yang kaya nutrisi dan rendah kalori. Dengan begitu, telur menjadi makanan yang sangat ideal untuk dikonsumsi ketika kamu ingin menurunkan atau mengontrol berat badan.

  1. Meningkatkan Fungsi Otak

Telur juga memiliki kandungan kolin yang bisa membantu kamu untuk meningkatkan fungsi otak. Bagi ibu hamil dan menyusui, memenuhi kebutuhan kolin bisa membantu perkembangan otak dari janin maupun bayi.

Itulah mitos dan manfaat telur. Jika kamu memiliki riwayat alergi terhadap telur sebaiknya hindari mengonsumsi telur dan tanyakan langsung pada dokter mengenai jenis makanan lainnya yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:

Web MD. Diakses pada 2022. Boils.

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Boils and Carbuncles.

The American Journal of Clinical Nutrition. Diakses pada 2022. Associations of Egg and Cholesterol Intakes with Carotid Intima-Media Thickness and Risk of Incident Coronary Artery Disease According to Apolipoprotein E phenotype in Men: The Kuopio Ischaemic Heart Disease Risk Factor Study.

Healthline. Diakses pada 2022. Top 10 Health Benefits of Eating Eggs.

Nourish by Web MD. Diakses pada 2022. Health Benefits of Egg.

Diperbarui pada 24 Maret 2022.