26 January 2018

Mitos Soal Bentuk Perut Ibu Saat Hamil

Mitos Soal Bentuk Perut Ibu Saat Hamil

Halodoc, Jakarta – Ada yang menganggap bahwa bentuk perut ibu hamil adalah penanda jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan. Katanya, jika bentuk perut maju atau menonjol menandakan bayi berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan, jika bentuk perut rendah atau melebar menandakan bayi berjenis kelamin perempuan. Tapi, apakah anggapan ini benar?

Kenyataannya, anggapan tersebut tidak benar. Karena sebenarnya, bentuk perut ibu saat hamil dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti tinggi badan, elastisitas otot perut, volume air ketuban, posisi janin, usia kehamilan, hingga faktor genetika. Jadi, anggapan bahwa bentuk perut ibu saat hamil menandakan jenis kelamin bayi adalah mitos. Berikut adalah beberapa faktor yang memengaruhi bentuk perut ibu saat hamil. Simak, yuk!

1. Tinggi Badan

Tinggi badan ternyata jug bisa memengaruhi bentuk perut ibu saat hamil. Ibu dengan tubuh tinggi dan pinggang luas cenderung akan memiliki perut yang melebar dan terlihat kecil, karena janin memiliki ruang lebih untuk bergerak bebas ke samping. Sedangkan ibu yang memiliki ruang pinggang terbatas akan memiliki perut lebih besar ke luar.

2. Elastisitas Otot Perut

Hal ini merupakan salah satu faktor yang memengaruhi bentuk perut saat hamil. Elastisitas otot perut ibu biasanya dipengaruhi oleh sudah berapa kali ibu hamil. Jika ini adalah momen kehamilan pertama, umumnya bentuk perut akan terlihat membulat karena otot perut masih kencang. Tapi jika ini kehamilan kedua, ketiga, dan seterusnya, elastisitas otot perut mulai berkurang sehingga bentuk perut akan turun dibandingkan kehamilan sebelumnya.

3. Volume Air Ketuban

Hal ini juga memengaruhi bentuk perut ibu. Semakin banyak volume air ketuban, maka bentuk perut ibu akan terlihat bulat dan besar. Sedangkan, semakin kecil volume air ketuban, maka bentuk perut ibu akan terlihat lebih kecil.

4. Usia Kehamilan

Usia kehamilan juga dapat memengaruhi bentuk perut ibu. Karena, semakin bertambah usai kehamilan, maka kepala janin akan cenderung mengarah ke jalan lahir sehingga membuat perut ibu terlihat lebih turun.

5. Posisi Janin

Posisi janin di dalam rahim juga memengaruhi bentuk perut ibu saat hamil. Jika punggung janin di depan, maka lengan dan kaki bayi kurang terlihat sehingga bentuk perut akan terlihat bulat. Sedangkan, jika janin membelakangi ibu, maka bentuk perut cenderung akan bergelombang.

Lalu, Bagaimana Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi di dalam Kandungan?

Untuk mengetahui jenis kelamin bayi, ibu disarankan untuk melakukan USG. Dengan melakukan USG, ibu bisa memprediksi jenis kelamin bayi dan mengetahui kondisi fisik bayi dalam kandungan dengan lebih akurat.

Jika ibu memiliki keluhan kehamilan, ibu bisa lho bicara ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk bertanya kapan saja dan dimana saja.

Atau, jika ibu penasaran dengan kadar kolestrol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain, ibu bisa cek melalui aplikasi Halodoc. Caranya mudah! Ibu tinggal pilih Lab Service yang terdapat pada aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui ibu pada waktu yang sudah ditentukan. Ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Ibu hanya tinggal order lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan ibu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.