• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mood Tidak Stabil Menandakan Gangguan Kepribadian Ambang

Mood Tidak Stabil Menandakan Gangguan Kepribadian Ambang

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Suasana hati adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi produktivitas seseorang. Walau begitu, sudah hal yang lumrah terkadang seseorang dapat mengalami suasana hati atau mood yang buruk. Namun, jika seseorang kerap mengalami perubahan yang drastis pada suasana hati, mungkin saja dirinya mengidap gangguan mental.

Seseorang yang mengalami mood tidak stabil mungkin saja mengidap gangguan kepribadian ambang. Pengidap gangguan ini dapat merasa senang, tetapi tidak lama setelah itu secara tiba-tiba marah-marah atau sedih. Untuk mengetahui hubungan antara mood yang tidak stabil dengan gangguan kepribadian ambang, simak ulasan berikut ini!

Baca juga: Ini Komplikasi Kesehatan Akibat Gangguan Kepribadian Ambang

Gangguan Kepribadian Ambang dapat Timbulkan Gejala Suasana Hati Tidak Stabil

Borderline personality disorder, atau gangguan kepribadian ambang, adalah gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi cara seseorang untuk berpikir dan perasaan tentang diri sendiri serta orang lain. Seseorang yang mengalami gangguan mental ini dapat menyebabkan banyak masalah pada kehidupan sehari-hari. Pengidapnya dapat mengalami masalah citra diri, sulit mengatur emosi dan perilaku, hingga masalah hubungan dengan orang lain.

Meski begitu, penyebab dari gangguan kepribadian ambang belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Disebutkan jika terdapat hubungan antara faktor genetik, psikologis, dan sosial yang pernah terjadi di masa lampau. Hal ini juga dapat menimbulkan dampak yang lebih berbahaya saat terjadi bersamaan dengan beberapa gangguan, seperti rasa cemas berlebih, depresi, hingga penggunaan obat-obatan terlarang.

Lalu, apa hubungan antara gangguan kepribadian ambang dengan mood tidak stabil?

Suasana hati tidak stabil atau mood swing adalah terjadinya perubahan suasana hati yang terjadi dengan cepat. Namun, jika perubahan suasana hati tersebut terjadi cukup sering dan telah mengganggu kehidupan sehari-hari, kemungkinan kamu mengidap borderline personality disorder. Memang, seseorang yang mengidap gangguan tersebut kerap menimbulkan perubahan suasana hati yang ekstrem.

Seseorang dengan gangguan kepribadian ambang kesulitan untuk mengontrol perasaannya, yang dapat terjadi bersamaan dengan kondisi impulsif, lebih mudah tersinggung, dan merusak hubungan di lingkungan sosialnya. Meski begitu, gangguan mental ini lebih umum terjadi pada wanita walaupun juga dapat terjadi pada pria. Maka dari itu, jika kamu mengalami masalah pada suasana hati, ada baiknya untuk mendapatkan pemeriksaan dari ahli medis.

Kamu bisa mendapatkan diagnosis awal dengan bertanya langsung pada psikolog atau psikiater yang berasal dari Halodoc. Caranya mudah, cukup dengan gunakan fitur Chat atau Voice/Video Call, interaksi dengan dokter dapat dilakukan tanpa perlu tatap muka. Maka dari itu, download aplikasinya sekarang juga untuk mendapatkan akses kesehatan dari rumah!

Baca juga: Gangguan Kepribadian Ambang Bisa Ditandai dengan Depresi

Cara Penanganan Gangguan Kepribadian Ambang

Seseorang yang mengidap gangguan mental ini harus mendapatkan penanganan dari ahli kesehatan mental secara konsisten agar kualitas hidupnya menjadi lebih baik. Hal tersebut karena seseorang dengan masalah ini dapat memiliki perilaku berisiko, menyakiti diri sendiri, hingga bunuh diri. Maka dari itu, temui ahli medis yang memang khusus menangani gangguan kepribadian ambang agar cara pengobatannya tepat sasaran. Selain itu, terdapat beberapa perawatan yang juga dilakukan, yaitu:

  • Psikoterapi: Metode ini merupakan penanganan standar untuk BPD. Pengidapnya mungkin mendapatkan terapi perilaku dialektik dan pengobatan berbasis mentalisasi.
  • Obat: Psikolog atau psikiater tersebut juga dapat merekomendasikan obat untuk membantu tubuh mengatasi gejala tertentu, seperti depresi atau mood yang tidak stabil.

Baca juga: Waspada 5 Komplikasi dari Gangguan Kepribadian Ambang

Maka dari itu, jika kamu atau orang terdekatmu kerap mengalami mood yang tidak stabil, ada baiknya untuk langsung mendapatkan pemeriksaan dari ahli kesehatan mental. Dengan mendapatkan penanganan dini, diharapkan gangguan tersebut dapat ditangani lebih cepat sehingga masalah yang mungkin timbul bisa dicegah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Borderline personality disorder.
Very Well Mind. Diakses pada 2020. What Is Borderline Personality Disorder (BPD)?