• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mulai Program Hamil dengan Period Tracker

Mulai Program Hamil dengan Period Tracker

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Tidak semua wanita bisa mendapatkan kehamilan dengan mudah. Terkadang, dibutuhkan usaha, waktu, dan tenaga yang tidak sedikit. Beberapa pasangan harus menjalani program hamil agar bisa memiliki momongan. Nyatanya, program ini tidak semudah melakukan hubungan intim. Ada sederetan hal yang perlu dilakukan dengan disiplin dan konsisten.

Pasangan suami istri yang berada dalam kondisi sehat secara reproduksi memiliki rata-rata peluang untuk mendapatkan kehamilan antara 15 hingga 25 persen melalui hubungan intim setiap bulannya. Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan dan diketahui sebelum memutuskan untuk menjalani program hamil?

Menjalani Program Hamil yang Tepat

Pertama, kamu sudah pasti harus bertanya terlebih dahulu pada dokter spesialis kandungan. Jika kamu belum sempat melakukan perjanjian, kamu bisa tanya jawab melalui aplikasi Halodoc. Setelahnya, jika ingin memeriksakan kondisi rahim, kamu juga bisa buat janji di rumah sakit terdekat dengan aplikasi ini. 

Baca juga: Hubungan Kalender Masa Subur dengan Program Hamil

Biasanya, dokter akan menyarankan kamu untuk mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang sehat. Kamu dan pasangan harus mulai rutin berolahraga, memperbanyak asupan kaya nutrisi, terutama folat, dan menghindari konsumsi makanan berlemak dan siap saji berlebihan. Tidak lupa, cukup istirahat, penuhi asupan cairan, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi alkohol.

Selanjutnya, kamu bisa mencoba mendapatkan kehamilan dengan cara alami. Jika kamu pernah hamil sebelumnya dan menggunakan alat kontrasepsi, hentikan penggunaannya beberapa bulan sebelum kamu merencanakan program hamil. Perhatikan waktu yang tepat untuk berhubungan intim, biasanya pada pagi hari, dan temukan posisi yang nyaman untuk kamu dan pasangan. Biasanya, posisi yang paling cepat membuat wanita hamil adalah posisi misionaris.

Baca juga: Manfaat Cek Sperma Sebelum Program Kehamilan

Selain menghindari konsumsi makanan dan minuman serta kebiasaan tertentu, masih ada hal lain yang perlu kamu hindari, yaitu menggunakan pelumas ketika berhubungan intim dan celana dalam yang ketat untuk pria. Menggunakan pelumas ketika berhubungan intim bisa mengubah kadar keseimbangan pH dalam vagina, juga mengurangi pergerakan sperma. Sementara itu, celana dalam yang terlalu ketat sangat berpengaruh pada produksi sperma dan menjadi penyebab infertilitas pada pria. 

Mulai Program Hamil dengan Period Tracker

Agar bisa mendapatkan peluang kehamilan yang lebih besar, kamu biasanya akan disarankan untuk melakukan hubungan intim sebelum terjadinya masa ovulasi. Lalu, bagaimana caranya agar bisa mengetahui kapan seorang wanita memasuki fase tersebut? Sudah pasti dengan menghitung siklus menstruasi dan masa subur

Umumnya, ovulasi terjadi sekitar 14 hari sebelum dimulainya periode menstruasi kamu berikutnya. Namun, setiap wanita memiliki siklus yang beragam, sudah pasti waktu ovulasinya pun tidak sama. Nah, peluang kehamilan lebih besar terjadi ketika kamu melakukan hubungan intim setidaknya lima hari sebelum ovulasi, hingga satu hari setelahnya.

Baca juga: Ingin Program Hamil Sukses? Ajak Pasangan Melakukan Ini

Sekarang, kamu tidak perlu lagi mencatat siklus menstruasi secara manual dengan kalender, karena ada fitur Period Tracker dari aplikasi Halodoc. Melalui layanan Period Tracker, kamu bisa mengetahui berapa lama siklus menstruasi, apakah siklus ini termasuk normal atau tidak, hingga mengetahui kapan masa subur lebih mudah. Bahkan, Period Tracker ini juga bisa membantu mendeteksi apakah ada masalah kesehatan pada tubuhmu melalui perhitungan siklus haid, lho! Yuk, download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play.

Jadi, selain terhindar dari masalah kesehatan reproduksi yang serius, kamu juga bisa menjalani program hamil dengan nyaman dan mengetahui kapan kamu memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan kehamilan.

Referensi: 
WebMD. Diakses pada 2020. Getting Started on Getting Pregnant.
Everyday Health. Diakses pada 2020. How to Best Track and Calculate Your Menstrual Cycle.