• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Muncul Lipoma di Tubuh, Apa yang Harus Dilakukan?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Muncul Lipoma di Tubuh, Apa yang Harus Dilakukan?

Muncul Lipoma di Tubuh, Apa yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 26 Januari 2021
Muncul Lipoma di Tubuh, Apa yang Harus Dilakukan?

Halodoc, Jakarta - Munculnya benjolan pada salah satu bagian tubuh terkadang membuat beberapa orang merasa cemas hingga khawatir. Padahal, benjolan yang muncul pada tubuh belum tentu menandakan kondisi kesehatan yang membahayakan. Bisa saja, kondisi tersebut merupakan salah satu tanda lipoma pada tubuh.

Baca juga: Lipoma, Dari Tumor Jika Bisa Jadi Ganas

Lipoma merupakan benjolan lemak yang dapat muncul pada beberapa bagian tubuh. Lipoma memiliki perkembangan yang sangat lambat diantara lapisan kulit dan otot. Seseorang bisa memiliki lipoma lebih dari satu. Meskipun tidak membahayakan, tetapi beberapa pengidap lipoma merasakan kondisi tidak nyaman. Nah, simak ulasan lengkapnya untuk penanganan lipoma pada tubuh.

Kenali Gejala Lipoma

Mendapati sebuah benjolan pada salah satu bagian tubuh tentunya membuat banyak orang merasa khawatir akan kesehatannya. Padahal, tidak semua benjolan yang muncul ditubuh menandakan kondisi yang berbahaya. Lipoma menjadi salah satu kondisi yang menyebabkan munculnya benjolan pada tubuh. 

Lipoma merupakan kondisi yang sangat umum terjadi. Lipoma sendiri dapat muncul di beberapa bagian tubuh, seperti leher, punggung, paha, perut, bahu, bahkan belakang kepala. Berikut ini gejala benjolan yang disebabkan oleh lipoma:

  1. Benjolan limpoma berada tepat di bawah kulit.
  2. Benjolan ini memiliki tekstur yang terasa lunak jika diraba.
  3. Benjolan lipoma akan mudah digerakkan dengan jari.
  4. Lipoma biasanya memiliki ukuran diameter yang kecil sekitar 5 sentimeter. Namun, limpoma dapat berkembang, tetapi dalam waktu yang cukup lambat.
  5. Terkadang lipoma yang membesar akan menyebabkan rasa nyeri. Hal ini disebabkan lipoma menekan saraf disekitarnya.

Itulah beberapa gejala lipoma. Jika kamu merasa tidak nyaman dengan kondisi lipoma, tidak ada salahnya untuk mengunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan terhadap benjolan yang muncul di tubuh. Apalagi jika benjolan mengalami perubahan. Mulai dari benjolan yang mengeras, tidak dapat digerakkan, hingga menimbulkan rasa sakit serta nyeri dalam waktu yang cukup panjang.

Baca juga: Dianggap Sepele, Lipoma Bisa Berakibat Fatal

Penanganan Lipoma pada Tubuh

Meskipun hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab lipoma, tetapi ada beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini. Mulai dari kondisi genetik atau riwayat keluarga dengan kondisi serupa, hingga seseorang yang memasuki usia 40–60 tahun.

Untuk itu, sangat penting untuk memeriksakan kondisi kesehatan jika mengalami beberapa gejala lipoma. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui USG, MRI, hingga biopsi. Lalu, bagaimana cara tepat untuk menangani lipoma? Nyatanya, lipoma bukanlah suatu kondisi yang berbahaya. Karena itu, saat ini belum ada penanganan khusus untuk mengatasi lipoma.

Namun, jika kamu merasa kurang nyaman dengan kondisi lipoma, kamu bisa melakukan beberapa penanganan, seperti:

1.Operasi Pengangkatan Lipoma

Kebanyakan lipoma akan diangkat melalui pembedahan untuk menghilangkan lipoma. Meskipun sangat jarang terjadi, tetapi lipoma dapat menjadi salah satu kondisi yang kambuhan.

2.Liposuction

Proses liposuction akan dilakukan menggunakan jarum suntik dan spuit besar untuk menghilangkan benjolan lemak. 

Itulah beberapa penanganan lipoma yang bisa kamu lakukan. Setelah tindakan pengangkatan, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan luka untuk menghindari infeksi. Kamu bisa membeli berbagai keperluan untuk menjaga kebersihan luka operasi di apotek terdekat melalui aplikasi Halodoc dari rumah.

Baca juga: Lipoma Muncul Harus Segera Operasi?

Gampangkan? Kamu tinggal download Halodoc dan pesan keperluan medis yang dibutuhkan. Dengan banyak melakukan istirahat di rumah, kesehatan kamu juga akan lebih cepat pulih. Dengan begitu, kamu bisa kembali beraktivitas dengan normal. Jangan lupa lakukan pemeriksaan rutin agar kondisi lipoma tidak kambuh.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. What Is a Lipoma?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Lipomas.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Lipoma.