Muncul Ruam atau Bengkak, Kenali Ciri-Ciri Alergi Kosmetik

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 September 2018
Muncul Ruam atau Bengkak, Kenali Ciri-Ciri Alergi KosmetikMuncul Ruam atau Bengkak, Kenali Ciri-Ciri Alergi Kosmetik

Halodoc, Jakarta – Banyak perempuan yang setuju bahwa kosmetik mampu membuat siapa pun menjadi lebih cantik. Sayangnya, tidak semua produk kecantikan yang aman untuk kulit kamu. Beberapa di antaranya mungkin mengandung bahan kimia yang bereaksi buruk pada kulit kamu. Apalagi jika kamu sedang mencoba produk baru, alergi bisa saja terjadi. Sebelum alergi bertambah parah, kamu perlu mengetahui beberapa ciri-ciri alergi kosmetik pada wajah berikut ini:

Area Kulit Wajah

Kulit wajah adalah bagian yang rentan terhadap alergi. Ini disebabkan karena kandungan produk bisa memengaruhi struktur dan fungsi kulit, sehingga menyebabkan peradangan. Jika alergi ringan terjadi pada awal pemakaian, kamu masih bisa mengobatinya sendiri. Namun, jika kamu tidak menyadari gejala alergi yang terjadi dan terus menggunakan produk tersebut, kemungkinan alergi akan bertambah parah dan harus mengobatinya dengan perawatan dokter.

Alergi pada kosmetik dapat mengakibatkan berbagai reaksi, seperti:

1. Biduran

Kondisi biduran akan terjadi ketika kulit wajah bereaksi pada suatu zat yang sifatnya alergen. Di antaranya kulit terasa panas atau perih, muncul sensasi kesemutan, kulit gatal, ruam, dan bengkak.

Ciri-ciri alergi kosmetik pada kulit wajah tersebut bisa muncul beberapa menit sampai satu jam setelah kamu menggunakan kosmetik. Pada beberapa kasus, gejala-gejala ini akan mereda dengan sendirinya dalam waktu sekitar 24 jam. Jika gejala tidak kunjung sembuh, segeralah diskusikan kondisimu dengan dokter.

2. Dermatitis Kontak Alergi

Dermatitis kontak hampir terjadi 80 persen dalam kasus alergi kosmetik. Reaksi ini bisa berkembang lebih dari 12-48 jam setelah terjadinya kontak antara kulit dengan alergi. Biasanya, gejala meliputi kulit kemerahan, bengkak, kulit gatal, dan muncul jerawat yang tidak normal.

Dalam beberapa kasus, reaksi alergi ini juga bisa memunculkan komedo dan kulit menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi). Penyakit kulit seperti dermatitis atopic dan dermatitis seboroik juga bisa terjadi karena alergi kosmetik.

Area Sekitar Mata

Kamu tentu pernah menggunakan eyeliner, maskara, eye shadow, concealer, atau alas bedak untuk merias area sekitar mata. Jika kamu mengalami alergi pada suatu jenis produk riasan mata tersebut karena kandungan kimianya bersentuhan dengan kulit di sekitar mata, mungkin kamu akan mengalami:

1. Ruam

Ruam pada seseorang bisa bervariasi. Umumnya, kondisi kulit akan berwarna kemerahan pada awalnya, terasa gatal, dan bisa mengelupas di daerah kulit sekitar mata. Ini adalah pertanda awal alergi kosmetik muncul.

2. Bengkak pada Mata

Selain ruam, kelopak mata bisa menjadi bengkak dan berair karena reaksi peradangan. Kondisi ini bisa ringan dan bisa juga parah, bahkan menyebar ke daerah pipi atas. Ini bisa terjadi diikuti dengan munculnya ruam.

3. Mata Iritasi

Biasanya, riasan mata seperti eyeliner atau maskara yang bersentuhan dengan permukaan mata akan mengakibatkan konjungtivitis. Ini merupakan infeksi selaput transparan mata yang membuat pembuluh darah menjadi terlihat dan daerah putih pada bola mata menjadi merah. Ketika gejala ini muncul, mungkin kamu akan merasa sakit atau peka terhadap cahaya silau.

Area Bibir

Penggunaan produk kosmetik pada bibir juga bisa menyebabkan reaksi alergi. Alergi lipstik, lip balm, atau produk lainnya bisa menyebabkan peradangan pada bibir yang disebut juga dengan cheilitis. Biasanya bibir akan terasa gatal, menjadi kering, dan kemerahan, serta membengkak.

Dari beberapa ciri-ciri alergi kosmetik di atas, gejala ringan yang paling umum terjadi adalah rasa gatal. Jika kamu merasa gatal pada area yang terkena kontak dengan produk kosmetik, sebaiknya segera hentikan pemakaian. Jika reaksi alerginya benar-benar membuat kamu tidak nyaman, sebaiknya kamu segera berdiskusi pada dokter ahli di Halodoc.

Cukup melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa berkomunikasi dengan cara Chat atau Voice/Video Call. Dengan begitu, kamu pun akan segera mendapatkan saran yang tepat dari dokter. Yuk, segera download aplikasinya sekarang!

Baca juga:

 

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan