• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Narkoba Berbahaya, Ketahui Efeknya di Sini!

Narkoba Berbahaya, Ketahui Efeknya di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Narkoba Berbahaya, Ketahui Efeknya di Sini!

Narkoba ada banyak jenisnya, mulai dari morfin, LSD, heroin, ganja, kokain, dan opium. Masing-masing jenis Narkoba ini memiliki efek yang berbeda. Ada yang menyebabkan pusing, sensasi mual, merusak saraf, halusinasi, dan sebagainya.”


Halodoc, Jakarta – Narkoba adalah zat yang jika dikonsumsi dapat memengaruhi kondisi kejiwaan, pikiran, perasaan, dan perilaku. Tak hanya itu, narkoba juga bisa membuat pemakainya ketergantungan atau kecanduan. 

Narkoba ada banyak jenisnya dan walaupun sama-sama berbahaya, efek yang diberikan bisa berbeda. Dalam pembahasan kali ini, akan dibahas jenis-jenis narkoba supaya kamu tahu efeknya seperti apa. Informasi selengkapnya baca di sini!

Mengenal Jenis Narkoba

Sebenarnya, Narkoba merupakan sejenis obat yang biasa dipakai dokter untuk membius pasiennya ketika akan melakukan operasi, atau untuk proses penyembuhan penyakit tertentu. Namun, beberapa kalangan kerap menggunakan zat ini dengan tujuan lain, sehingga menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Berikut ini jenis-jenis Narkoba dan efeknya buat tubuh, yaitu: 

1. Morfin

Berasal dari kata “morpheus” yang berarti “dewa mimpi”, morfin adalah alkaloid analgesik kuat yang ditemukan pada tanaman opium. Jenis Narkoba ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat, sebagai penghilang rasa sakit. Beberapa efek buruk yang timbul dari pemakaian narkoba jenis morfin adalah:

  • Menurunkan kesadaran
  • Menimbulkan euforia atau rasa bahagia luar biasa
  • Kebingungan
  • Berkeringat
  • Pingsan
  • Jantung berdebar-debar
  • Gelisah
  • Perubahan suasana hati
  • Mulut kering
  • Kejang lambung
  • Produksi air seni berkurang
  • Gangguan menstruasi dan impotensi.

Baca juga: Ketergantungan Narkoba adalah Penyakit, Masa Sih?

2. Heroin (Putaw)

Narkoba jenis ini dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Namun, reaksi yang ditimbulkan heroin bisa lebih kuat dari morfin, sehingga zat ini sangat mudah menembus ke otak. Efek buruk yang ditimbulkannya adalah:

  • Melambatnya denyut nadi.
  • Tekanan darah menurun.
  • Kelemahan otot.
  • Pupil mengecil.
  • Hilang kepercayaan diri.
  • Suka menyendiri.
  • Sering berperilaku buruk, seperti berbohong dan menipu.
  • Kesulitan buang air besar.
  • Sering tidur.
  • Kemerahan dan rasa gatal pada hidung.
  • Gangguan bicara (cadel).

3. Ganja (Kanabis/Marijuana)

Ganja, yang bernama lain Cannabis sativa synCannabis Indica, adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat dan kandungan zat narkotika pada bijinya. Narkoba jenis ini dapat membuat pemakainya mengalami euforia, yaitu rasa senang berkepanjangan tanpa sebab. 

Sebenarnya, tanaman ganja telah dikenal manusia sejak lama. Seratnya biasa digunakan sebagai bahan pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak. Namun belakangan, negara-negara beriklim dingin pun mulai banyak membudidayakan tanaman dini dengan cara mengembangkannya di rumah kaca. Adapun bahaya Narkoba jenis ganja bagi tubuh adalah:

  • Denyut nadi dan jantung lebih cepat.
  • Mulut dan tenggorokan terasa kering.
  • Sulit dalam mengingat.
  • Sulit diajak berkomunikasi.
  • Kadang-kadang terlihat agresif.
  • Mengalami gangguan tidur.
  • Sering merasa gelisah.
  • Berkeringat.
  • Nafsu makan bertambah.
  • Sering berfantasi.
  • Euforia.

Baca juga: Alasan Pengguna Narkoba Bisa Diketahui dari Cek Urine

4. Kokain

Kokain adalah jenis narkoba yang berasal dari tanaman Erythroxylon coca, dari Amerika Selatan. Daun tanaman ini biasanya dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Sementara efek buruk lainnya bagi tubuh adalah:

  • Dapat memberikan efek kegembiraan yang berlebihan bagi si pengguna.
  • Sering merasa gelisah.
  • Menurunnya berat badan.
  • Timbul masalah pada kulit.
  • Mengalami gangguan pernapasan.
  • Sering kejang-kejang.
  • Sering mengeluarkan dahak.
  • Mengalami emfisema (kerusakan pada paru-paru).
  • Menurunnya selera makan.
  • Paranoid
  • Gangguan penglihatan.
  • Sering mengalami kebingungan.

5. LSD (Lysergic Acid)

LSD adalah jenis narkoba yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil. Efek buruknya bagi kesehatan adalah:

  • Sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu.
  • Sering terobsesi dengan apa yang ada dalam halusinasinya.
  • Sering juga mengalami paranoid akibat hal-hal yang dihalusinasikannya.
  • Denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat.
  • Pupil mata melebar.
  • Mengalami demam.
  • Depresi dan merasa pusing.
  • Serangan panik dan takut yang berlebihan.
  • Mengalami gangguan persepsi.

6. Opium (Opiat)

Opium adalah jenis narkoba yang berbentuk bubuk. Narkoba jenis ini dihasilkan dari tanaman bernama papaver somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Efek buruk opium bagi kesehatan adalah:

  • Hiperaktif.
  • Merasa sensasi waktu berjalan begitu lambat.
  • Merasa pusing (mabuk).
  • Birahi meningkat.
  • Timbul masalah kulit di bagian mulut dan leher.
  • Sering merasa sibuk sendiri.

Baca juga: Bukan Cuma untuk Narkoba, Ini Gunanya Cek Ketergantungan Obat

Itulah sedikit penjelasan tentang jenis-jenis narkoba yang perlu diketahui. Jika kamu mengalami ketergantungan obat atau masalah kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke dokter lewat aplikasi Halodoc. Kamu tinggal buat janji saja di rumah sakit pilihanmu melalui aplikasi dan bisa bertemu dokter tanpa perlu antre. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:
The Recovery Village. Diakses pada 2021. The 7 Types of Drugs
Australian Government Department of Health. Diakses pada 2021. Types of Drugs