• Home
  • /
  • Newborn, Perlukah Rambutnya Dicukur Habis?

Newborn, Perlukah Rambutnya Dicukur Habis?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Newborn, Perlukah Rambutnya Dicukur Habis?

Halodoc, Jakarta - Di Indonesia, ada sebuah tradisi turun-temurun untuk menggunduli kepala bayi yang baru berusia sekitar 40 hari. Tradisi ini bahkan menjadi salah satu peristiwa yang penting bagi orangtua dan keluarga besar si bayi. Selain memenuhi tradisi, banyak orang yang juga percaya bahwa mencukur habis rambut bayi dapat memperkuat akar rambutnya, sehingga nantinya rambut bayi akan tumbuh lebih kuat dan lebat.

Namun, dari segi medis, sebenarnya perlukah rambut bayi baru lahir dicukur habis? Sebenarnya tidak perlu. Apalagi jika rambut bayi dicukur habis, dengan menggunakan pisau cukur. Hal ini dapat berisiko melukai kulit kepala bayi yang masih tipis. Jika tetap ingin mencukur rambut bayi, sebaiknya jangan sampai habis. Cukurlah seperlunya untuk merapikannya.

Baca juga: Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cukur Rambut Bayi

Tak Menjamin Rambut Tumbuh Lebih Tebal dan Kuat

Alasan mencukur rambut bayi hingga botak memang beragam. Banyak yang melakukannya untuk alasan tradisi, sedangkan beberapa lainnya hanya untuk mencoba keberuntungan. Pada akhirnya, keputusan untuk mencukur habis rambut bayi memang tergantung pada pilihan pribadi orangtua. Namun, satu hal yang pasti, jika alasannya untuk membuat rambut bayi tumbuh lebih tebal dan kuat, sepertinya ini keliru.

Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mencukur habis rambut bayi akan membuatnya tumbuh lebih lebat dan kuat. Sebab, mencukur tidaklah memengaruhi apa yang terjadi di dalam folikel rambut. Perlu diketahui bahwa rambut manusia tumbuh dari folikel yang berada di bawah lapisan kulit kepala. Meski rambut bayi dicukur habis hingga tidak ada lagi rambut yang mencuat, folikel rambut bayi tidak akan terpengaruh sama sekali.

Baca juga: Tips Rawat Rambut Bayi agar Lebat

Rambut baru yang tumbuh setelah digunduli akan tetap memiliki sifat yang sama seperti rambut sebelumnya. Meski terasa lebih lebat, hal itu bukan karena kamu mencukur habis rambutnya, karena panjang rambutnya jadi merata. Sebab, rambut bayi yang dibiarkan tumbuh alami panjangnya biasanya tidak rata, karena setiap helai rambut memiliki kecepatan tumbuh yang berbeda. 

Jika kamu ingin rambut bayi tumbuh kuat, sehat, dan lebat, yang perlu diperhatikan adalah kebersihan rambut serta asupan gizi. Selalu beri sang buah hati makanan bergizi seimbang, agar tumbuh kembang (termasuk pertumbuhan rambutnya) bisa optimal. Kalau butuh saran dari dokter gizi dalam pemenuhan gizi Si Kecil, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter lewat chat, kapan dan di mana saja.

Tips Jika Ingin Mencukur Rambut Bayi

Secara medis memang tidak ada keharusan untuk mencukur rambut Si Kecil sampai pelontos. Jadi keputusan mencukur rambut bayi ada di tangan orangtua masing-masing. Kamu bisa memilih untuk membiarkannya tumbuh alami atau menggundulinya agar bayi merasa lebih nyaman. Terutama jika ia sering berada di ruangan atau lingkungan yang udaranya cukup panas dan lembap. 

Baca juga: Cukur Rambut Bayi Bikin Lebat, Mitos atau Fakta?

Nah, kalau kamu ingin mencukur rambut bayi, berikut adalah tips-tips yang mungkin bisa membantu:

  • Tetap tenang dan percaya diri sebelum mencukur habis rambut bayi. Kalau kamu tidak berani, sebaiknya biarkan orang lain yang melakukannya atau tunggu hingga kamu atau pasangan benar-benar siap secara mental.

  • Pangku bayi dalam posisi terlentang dengan satu tangan mengangkat rambut yang ingin dipotong dan tangan lain untuk menggunting. Jika takut, mintalah bantuan orang lain agar bisa memangku dan memegangi bayi sementara kamu mencukur rambut bayi.

  • Gunakan gunting dengan ujung yang tumpul dan pastikan untuk membasahi rambut bayi dengan air hangat, tapi tak perlu sampai basah kuyup.

  • Jika ingin mencukur kepala bayi sampai pelontos, gunakan cukuran baru yang belum pernah dipakai. Pastikan untuk mencukurnya sepelan mungkin dengan meratakan dulu kulit kepalanya, agar tidak ada lipatan kulit yang tergores.

  • Jika ada goresan pada kulit kepala bayi hingga berdarah, segera bawa ke pusat layanan kesehatan terdekat.

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2020. Is it true that shaving a baby’s head makes the hair grow in thicker and stronger?
The Health Site. Diakses pada 2020. Is shaving a baby’s head good or bad?
New Kids Center. Diakses pada 2020. Shaving Baby’s Head.