• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Nyeri Dada pada Ibu Hamil, Apa Penyebabnya?

Nyeri Dada pada Ibu Hamil, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Kehamilan merupakan momen membahagiakan bagi ibu yang menginginkan buah hati. Saat itulah ibu dapat merasakan Si Kecil tumbuh dan berkembang selama 9 bulan dalam rahim. Jangan salah, momen yang membahagiakan ini juga sering diikuti oleh masalah kesehatan yang mengganggu. Masalah kesehatan yang terkenal mengganggu selama masa kehamilan adalah mual dan muntah.

Namun bukan itu saja, nyeri dada pada ibu hamil kerap kali terjadi. Apa yang menyebabkan kondisi tersebut? Apakah nyeri dada pada ibu hamil normal terjadi atau justru merupakan tanda bahaya? Berikut sejumlah penyebab nyeri dada pada ibu hamil!

Baca juga: Hipotensi Berulang saat Hamil, Apa Penyebabnya?

1.Perubahan Ukuran Payudara

Begitu banyak perubahan fisik yang akan terjadi saat seorang wanita tengah mengandung. Salah satunya adalah perubahan payudara yang semakin membesar. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab nyeri dada pada ibu hamil karena ketegangan otot dan sendi di bagian dada.

2.Tulang Rusuk yang Melebar

Bukan hanya payudara saja yang kian membesar, tulang rusuk pun juga akan melebar. Kondisi tersebut akan membuat otot-otot pada dada menjadi renggang. Pelebaran tulang rusuk akan menyebabkan tekanan pada diafragma serta otot pada dada, yang menjadi penyebab nyeri dada pada ibu hamil. Intensitasnya akan terus berlanjut seiring dengan berkembangnya bayi dalam kandungan.

3.Heartburn

Heartburn merupakan sensasi rasa perih atau panas di bagian dada karena asam lambung naik kembali menuju ke kerongkongan. Masalah pencernaan yang satu ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu. Saat masa kehamilan, hormon progesteron dalam tubuh akan meningkat, sehingga akan melemaskan dan melebarkan otot pada kerongkongan. Karena hal tersebut, asam lambung akan dengan mudah kembali ke kerongkongan.

Baca juga: Kenali 7 Tanda Orangtua Narsistik yang Sering Tidak Disadari

4.Gangguan Pencernaan

Selain heartburn, konsumsi makanan yang mengandung asam, gas, atau pedas terkadang akan menimbulkan gangguan pencernaan. Gas dari makanan yang dikonsumsi akan naik dan berada di antara dada dan perut, yaitu ulu hati. Saat hal tersebut terjadi, maka akan memicu rasa tidak nyaman pada dada.

5.Stres

Stres selama masa kehamilan juga kerap terjadi pada beberapa ibu hamil. Kondisi tersebut bukan hanya memberikan pengaruh besar pada janin, tetapi juga ibu yang mengandung. Pasalnya, stres menjadi salah satu penyebab nyeri dada selama masa kehamilan karena otot dada yang menegang dan terasa sesak.

6.Membesarnya Ukuran Janin

Semakin tua usia kehamilan, maka akan semakin besar juga ukuran bayi dalam kandungan. Perubahan ukuran bayi dan perut ibu sering dengan peningkatan umur janin akan memberikan tekanan lebih pada tulang rusuk atau diafragma. Kondisi tersebut yang memicu nyeri dada saat hamil.

Baca juga: Apa Penyebab Sindrom HELLP pada Ibu Hamil?

Bukan hanya beberapa hal tersebut, pada kasus yang jarang terjadi, nyeri dada pada ibu hamil bisa menjadi pertanda jika ada yang tidak beres dalam tubuh. Jika ibu mengalaminya, jangan langsung menebaknya, ya! Sebaiknya temui dokter di rumah sakit terdekat untuk mengetahui dan memastikan penyebab yang mendasarinya, apalagi jika rasa nyerinya berlangsung setiap hari dalam waktu yang lama.

Selama masa kehamilan, jangan lupa untuk selalu memeriksakan kandungan secara rutin ya, bu! Pemeriksaan pertama dapat dilakukan pada awal masa kehamilan, untuk mengetahui kondisi awal janin. Pemeriksaan selanjutnya biasanya dilakukan saat usia kandungan memasuki 20 minggu. Saat kehamilan memasuki trimester ketiga, pemeriksaan kandungan akan dilakukan lebih sering dibanding dengan dua trimester sebelumnya.

Referensi:
Mom Junction. Diakses pada 2020. Chest Pain During Pregnancy: Causes And Treatment.
The Bump. Diakses pada 2020. Why You Might Be Having Chest Pain During Pregnancy (and What to Do).
Pregnancy Corner. Diakses pada 2020. Chest Pain During Pregnancy.