Nyeri saat Berhubungan Intim karena Dispareunia, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Nyeri saat Berhubungan Intim karena Dispareunia, Ini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Setiap pasangan pasti menginginkan hubungan intim yang sehat dan nyaman. Namun terkadang, dalam beberapa kesempatan, sang wanita kerap merasa kesakitan. Sakit ketika berhubungan intim tersebut disebabkan oleh dispareunia. Kondisi ini terjadi karena timbulnya rasa sakit pada bagian kelamin ketika akan, sedang, atau setelah hubungan intim dilakukan.

Rasa sakit yang dimunculkan dispareunia menyerupai kram menstruasi. Rasa sakit tersebut juga dapat terasa di kandung kemih, panggul, hingga saluran lubang kencing. Selain itu, gangguan ini lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Diperkirakan 1 dari 5 wanita mengalami dispareunia.

Sakit saat Berhubungan Intim, Kenali 6 Gejala Dispareunia

Dispareunia yang terjadi dapat mengganggu hubungan antar pasangan, karena dapat menurunkan hasrat dan keindahan dalam berhubungan intim. Selain itu, dispareunia juga merupakan masalah yang sering terjadi pada wanita yang masuk pascamenopause. Sebagian wanita yang trauma akan hubungan intim karena dispareunia, dapat membuatnya menghindari kegiatan hubungan intim.

Jenis Dispareunia

Terdapat beberapa jenis dispareunia yang menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan intim. Jenis-jenis tersebut adalah:

  1. Vaginal dyspareunia. Dispareunia jenis ini berhubungan dengan rasa sakit yang terjadi karena masalah lubrikasi, sehingga mengganggu gairah dalam berhubungan intim.

  2. Collision dyspareunia. Dispareunia jenis ini dapat menyebabkan rasa sakit pada area panggul ketika berhubungan intim. Perasaan sakit tersebut muncul ketika Mr. P melakukan penetrasi terlalu dalam di leher rahim.

  3. Superficial dyspareunia. Dispareunia ini terjadi karena masalah anatomi yang menyebabkan rasa sakit ketika terdapat upaya penetrasi.

Mengatasi Dispareunia

Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi dispareunia adalah dengan konseling dan pengobatan. Berikut penjelasannya!

  1. Konseling

Konseling dapat menjadi salah satu pengobatan dispareunia pada seseorang yang mengalami hal tersebut dikarenakan pelecehan seksual, trauma, hingga masalah emosional lainnya. Wanita yang mengalami dispareunia tetapi bukan disebabkan oleh psikologis juga dapat menghadiri konseling untuk mengatasi masalah emosional yang dihasilkan dari rasa sakit tersebut.

Perawatan untuk Mencegah Dispareunia

Disarankan pada sesi konseling agar dihadiri oleh pasangan, agar hubungan intim yang menyebabkan rasa sakit tersebut mungkin saja hanya masalah komunikasi. Hal ini dilakukan agar dapat mengeluarkan apa yang selama ini dirasakan oleh masing-masing pasangan.

  1. Pengobatan

Dokter akan memberikan pengobatan untuk hal yang menyebabkan rasa sakit tersebut, yang biasanya disebabkan oleh infeksi atau kondisi medis. Apabila obat-obatan tersebut menyebabkan kekeringan pada Miss V, dokter mungkin akan memberikan obat lainnya. Pada wanita yang mengalami kekeringan pada Miss V karena kadar estrogennya rendah, maka akan diberikan estrogen topikal.

Stres Berlebihan Bisa Memicu Dispareunia

Selain itu, dokter akan memberikan beberapa obat lainnya, seperti obat antibiotik dan obat antijamur. Obat antibiotik akan digunakan untuk menghilangkan infeksi bakteri. Sedangkan, obat antijamur akan digunakan untuk mengatasi infeksi jamur yang terjadi.

Mencegah Dispareunia

Sejauh ini, belum ditemukan cara yang pasti untuk mencegah terjadinya dispareunia pada seseorang. Namun, beberapa hal dapat dilakukan untuk mengurangi risiko sakit saat berhubungan intim. Hal-hal tersebut adalah:

  • Menggunakan pelumas bagi wanita yang Miss V-nya sulit basah atau cepat kering.

  • Selalu menjaga kebersihan area kelamin.

  • Apabila setelah melahirkan, disarankan menunggu 6 minggu untuk berhubungan intim.

  • Selalu berhubungan intim dengan aman agar terhindar dari infeksi menular seksual.

Itulah cara untuk mencegah dispareunia yang bisa dilakukan. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal dispareunia, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!