Anti Inflamasi

Product Category SEO Information

Inflamasi adalah Radang

Kata inflamasi berasal dari bahasa Latin "inflammo" yang berarti "terbakar atau menyala”. Inflamasi atau peradangan  adalah proses penyembuhan yang merupakan bagian dari upaya tubuh melindungi diri. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi  rangsangan berbahaya bagi tubuh (seperti sel rusak, iritasi, masuknya patogen) dan memulai proses penyembuhan. Peradangan adalah bagian dari respons kekebalan tubuh. Ketika zat berbahaya masuk, tubuh merespons dengan melakukan perlawanan. Gejala fisik yang muncul setelahnya (seperti demam) menunjukkan bahwa tubuh sedang berusaha untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Bisa disimpulkan bahwa peradangan menjadi tanda terjadinya infeksi bakteri, virus, atau jamur.


Obat Anti Inflamasi

Perlu diingat bahwa peradangan merupakan bagian dari proses penyembuhan. Sebagian besar kasus peradangan tidak membutuhkan penanganan medis. Namun pada sebagian kasus, peradangan diatasi dengan konsumsi obat anti-inflamasi seperti ibuprofen, aspirin, atau kortikosteroid.  Obat ini terbagi menjadi dua, yakni steroid dan non-steroid


Anti Inflamasi Steroid

Obat ini merupakan anti inflamasi yang sangat kuat karena mampu menghambat phospholipase A2, merupakan enzim pembentuk asam arakidonat. Obat anti inflamasi golongan ini tidak boleh digunakan sembarangan karena berpotensi menimbulkan efek samping. Di antaranya adalah moon face, hipertensi, dan osteoporosis. Senyawa steroid adalah senyawa golongan lipid yang memiliki struktur kimia tertentu. Senyawa ini memiliki tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Suatu molekul steroid yang dihasilkan secara alami oleh korteks adrenal tubuh dikenal dengan nama senyawa kortikosteroid.


Anti Inflamasi Non-steroid (NSAID)

Obat non-steroid anti-inflamasi banyak digunakan untuk mengobati gangguan muskuloskeletal. Khususnya untuk meringankan gejala nyeri akibat peregangan otot, keseleo, sakit kepala, migrain, dismenore (nyeri kram saat menstruasi), dan demam. NSAID juga sering digunakan untuk meredakan peradangan akibat rheumatoid arthritis dan osteoarthritis. NSAID yang umum adalah aspirin dan ibuprofen.