Alat Kesehatan

Fungsi Alat Kesehatan (Medical Device)

Setiap kondisi kesehatan memiliki kebutuhan dan penanganan yang berbeda. Tidak hanya obat, tapi juga alat lain yang khusus untuk kesehatan, seperti alat pengukur gula darah, jarum infus, selang infus, hingga termometer untuk mengukur suhu tubuh dengan akurat. Fungsi alat kesehatan device yang terlihat terlalu spesifik pada kegunaannya sering kali diabaikan. Padahal, kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu membutuhkan alat tersebut.


Cek Gula Darah untuk Diabetes

Jika kamu atau anggota keluarga memiliki riwayat diabetes, alat cek gula darah adalah barang wajib yang kamu harus miliki. Pemantauan kadar gula darah yang harus selalu dijaga akan sangat membantu, karena tidak perlu lagi bolak - balik ke rumah sakit hanya untuk mengetahui kadar gula darah. Terlebih jika jangka waktunya ternyata pendek atau ingin mengecek kadar gula darah di waktu - waktu yang tidak umum, seperti tengah malam. Alat pengukur gula darah sudah tersedia dalam bentuk digital, sehingga mudah dibawa ke mana saja dan kapan saja. Pemantauan kadar gula darah secara rutin berguna untuk mencegah komplikasi berbahaya, kamu juga bisa langsung ke dokter untuk mendapatkan pertolongan jika kadar gula darah sangat tinggi dalam waktu yang lama.


Jenis Cek Gula Darah

Mengukur kadar gula darah bisa berbeda jenis dengan waktu pengecekannya. Jenis pertama disebut gula darah puasa, yaitu metode pengecekan yang dilakukan setelah melakukan puasa sebelumnya. Setidaknya, sebelum melakukan tes dengan metode ini, puasa yang dilakukan minimal selama delapan jam. Tes gula darah puasa biasanya dilakukan pagi hari karena sebelumnya tidak ada aktivitas berat yang dilakukan. Kadar gula darah puasa dianggap normal dengan batas 100 mg/dl. Jika hasilnya sekitar 100 - 125 mg/dl, segera lakukan perubahan gaya hidup dan perawatan yang selama ini dilakukan. Karena jika sudah menyentuh 126 mg/dl, kamu dicurigai mengidap diabetes.


Jenis kedua adalah tes gula darah dua jam postprandial atau setelah makan. Tes ini biasanya dilakukan berdekatan dengan tes gula darah puasa. Setelah dua jam dari makan, lakukan lagi tes darah untuk mengukur apakah tubuh menyerap glukosa dengan baik atau tidak. Normalnya, kadar gula darah akan naik setelah makan karena makanan dipecah menjadi glukosa, kemudian menurun setelah dua jam akibat diserap tubuh. Jika hasil tes setelah dua jam masih berada di sekitar 140 mg/dl, kamu dicurigai mengidap diabetes.


Jenis ketiga adalah gula darah sewaktu, yaitu cek gula darah yang dilakukan kapan saja tanpa aturan tertentu. Hal ini bisa dilakukan tanpa adanya rekomendasi dokter, bahkan jika kamu hanya penasaran dengan kadar gula darah harian. Kadar gula darah dianggap normal jika berada di bawah 140 mg/dl.


Temukan Alat Kesehatan (Medical Device)

Temukan alat kesehatan yang dibutuhkan dan pilih produk mana saja yang ingin dibeli lewat aplikasi Halodoc. Kamu tidak perlu ragu membeli alat kesehatan di Halodoc karena ada banyak produk berkualitas (terdaftar BPOM) yang bisa dibeli. Proses pembayaran hingga pengiriman juga mudah dilakukan, sehingga produk terjamin aman sampai tujuan.