PARIDE TABLET 2 MG

PARIDE 2 MG 10 TABLET

Kategori
:
Manfaat
:
-
Indikasi Umum
:
Tambahan terhadap diet dan olahraga untuk menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 (NIDDM) yang Hiperglikemianya tidak dapat dikendalikan hanya dengan diet dan olahraga saja. Kombinasi dengan Insulin dapat meningkatkan potensi terjadinya Hipog
Komposisi
:
Glimepiride 2 mg
Kemasan
:
Box Isi 3 Strip @ 10 Tablet
Manufaktur
:
Pharos
Aturan Pakai
:
Segera sebelum makan utama pertama pada hari itu (setiap harinya) dan tidak boleh mengurangi jadwal makan.
Dosis
:
0.5-4 tablet perhari. Dosis awal & dosis titrasi : 1 x sehari 0.5 tablet. Dosis harian dapat ditingkatkan dengan interval 1-2 minggu dan dilakukan bertahap sbb : 0.5 tablet - 1 tablet - 1.5 tablet & 2 tablet.
Therapeutic Class
:
-
Segmentasi
:
Red
Efek Samping
:
-
Kontra Indikasi
:
DM tipe 1, diabetik ketoasidosis, prekoma atau koma diabetik; gangguan fungsi hati dan ginjal berat. Hipersensitif terhadap sulfonilurea lain atau sulfonamid. Hamil dan laktasi.
Perhatian
:
Lakukan pengawasan secara berkala terhadap kadar glukosa darah dan urin. Berkurangnya atau hilangnya gejala hipoglikemia, misalnya pada pasien dengan neuropati otonom atau sedang mendapat obat penyekat ?, klonidin, reserpin, guanetidin, atau simpatolitik
Interaksi Obat
:
Efek obat mengalami peningkatan jika digunakan bersama dengan insulin & obat antidiabetik lain, ACE inhibitor, alopurinol, steroid anabolik & hormon kelamin pria, kloramfenikol, derivat kumarin, siklofosfamid, disopiramid, fenfluramin, feniramidol, fibrat, fluoksetin, guanetidin, ifosfamid, MAO inhibitor, mikonazol, asam para aminosalisilat, pentoksifilin (pemberian parenteral dosis tinggi), fenilbutazon, azapropazon, oksifenbutazon, probenesid, kuinolon, salisilat, sulfinpirazon, sulfonamid, tetrasiklin, tritokualin, trofosfamid. Efek penurunan kadar gula darah berkurang, sehingga peningkatan kadar gula darah dapat tjd bilamana salah satu dari obat berikut ini digunakan, yaitu asetazolamid, barbiturat, kortikosteroid, diazoksid, diuretik, epinefrin (adrenalin) dan obat simpatomimetik lain, glukagon, laksatif, asam nikotinat (dlm dosis tinggi), estrogen & progesteron, fenotiazin, fenitoin, rifampulisin, hormon tiroid. Penyekat ? menurunkan toleransi glukosa.