VACCIN HEXAXIM

VACCIN HEXAXIM
Indikasi Umum
perawatan Difteri, Infeksi virus hepatitis b, Poliomyelitis paralitik dan kondisi lainnya
Deskripsi
-
Kategori
Komposisi
diphteria toxoid protein, hepatitis b surface antigen, vaksin poliovirus
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. IM Vaksinasi primer 3 dosis 0,5 mL dengan interval minimal 4 minggu & sesuai jadwal 6, 10, 14 minggu; 2, 4, 6 bln. Vaksinasi penguat diberikan pada usia 2 thn setidaknya 6 blm setelah pemberian dosis primer terakhir.
Aturan Pakai
-
Kemasan
0.5 mL x 1's
Efek Samping
-
Kontra Indikasi
hipersensitivitas
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Menunda imunisasi pada pasien dengan penyakit demam akut atau infeksi ringan hingga berat. Temp 40C, pingsan atau kondisi seperti syok, menetap, menangis terus-menerus ?3 jam dalam waktu 48 jam dari vaksinasi; kejang-kejang yang disertai atau tanpa disertai demam dalam selang 3 hari setelah vaksinasi. Pengobatan imunosupresif atau imunodefisiensi. Postvaccination pada individu dengan riwayat kejang demam. Guillain-Barre syndrome atau neuritis brakhial, trombositopenia atau gangguan perdarahan; Tes urine positif dalam waktu 1-2 minggu setelah vaksinasi. Jangan diberikan secara IV, intradermal atau SK. Dosis tambahan diberikan pada pasien dengan gagal ginjal kronis. Pada bayi sangat prematur (?28 minggu kehamilan). Kehamilan dan laktasi.
Interaksi Obat
di berikan bersamaan dengan immunoglobulin, vaksin yang lain,
Segmentasi
Red
Manufaktur
Aventis Pharma