YEKAPRIM TABLET

YEKAPRIM TABLET

Kategori
:
Indikasi Umum
:
Antibiotik untuk keluhan infeksi saluran kemih, saluran pencernaan, infeksi lain yang peka terhadap kotrimoksazol
Komposisi
:
Co-trimoxazole: Trimethoprim 80 mg, Sulfamethoxazole 400 mg.
Kemasan
:
Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
Manufaktur
:
Yekatria Farma
Aturan Pakai
:
Diminum sesudah makan, rutih harus sampai habis
Dosis
:
Sehari 2 kali pagi dan sore: dewasa dan anak usia diatas 12 tahun: sehari 2 x 2 tablet, selama 10-14 hari, anak-anak: 8 mg/kgBB trimetoprim dan sulfametoksazol 40 mg/kgBB dalam 1 dosis
Therapeutic Class
:
-
Segmentasi
:
Red
Efek Samping
:
-
Kontra Indikasi
:
Jangan menggunakan yekaprim (Cotrimoxazole) untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap trimethoprim dan sulfamethoxazole, obat-obat golongan sulfonamide lainnya. Penggunaan obat ini untuk pasien dengan gangguan hati dan ginjal yang berat sebaiknya dihindari. Jangan digunakan untuk wanita hamil terutama menjelang kelahiran, anak < 2 tahun (kecuali untuk pengobatan atau pencegahan pneumocytosis jiroveci (P. carinii) pada bayi dari usia empat minggu atau lebih). Obat ini diketahui ikut keluar bersama air susu ibu, oleh karena itu pemakaian selama menyusui sebaiknya dikonsultasikan pada dokter.
Perhatian
:
Yekaprim (Cotrimoxazole) harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal. Obat ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma bronkial. Orang-orang yang kekurangan folat seperti pasien lanjut usia, pecandu alkohol, sedang menggunakan obat anti konvulsan, atau oang-orang yng mengalami malnutrisi, jika menggunakan yekaprim (Cotrimoxazole) harus mendapatkan perhatian serius. Obat ini harus digunakan sampai dosis yang disarankan habis. Jangan menghentikan pemakaian sebelum waktunya untuk menghindari terjadinya resistensi. Pasien yang menggunakan antibiotik ini harus mengkonsumsi cukup cairan untuk mencegah kristaluria.
Interaksi Obat
:
ACE inhibitor, Obat-obat antiaritmia, Kalium aminobenzoate, Obat-obat golongan, sulfonilurea, phenytoin, obat-obat diuretik terutama golongan tiazide, antikoagulan, siklosporin, digoxin, antivirus seperti lamivudine dan zalcitabine, Indomethacin, rifampisin dan yekaprim.