• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Operasi Kista Dermoid, Ini yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Operasi Kista Dermoid, Ini yang Perlu Diketahui

Operasi Kista Dermoid, Ini yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 02 Maret 2021
Operasi Kista Dermoid, Ini yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu pernah mendengar tentang kista dermoid? Kista dermoid adalah kondisi bawaan, artinya, mereka hadir saat lahir. Kista ini berbentuk seperti kantung tertutup di dekat permukaan kulit yang terbentuk selama perkembangan bayi di dalam rahim.

Kista dermoid bisa terbentuk di mana saja di tubuh dan ia mungkin mengandung folikel rambut, jaringan kulit, dan kelenjar yang menghasilkan keringat dan minyak kulit. Kelenjar terus menghasilkan zat ini sehingga kista bisa terus tumbuh. Kista dermoid adalah kondisi yang cukup umum terjadi. Mereka biasanya tidak berbahaya, tetapi membutuhkan pembedahan untuk mengangkatnya karena mereka tidak bisa hilang dengan sendirinya. 

Baca juga: Harus Tahu, Inilah Gejala Munculnya Kista Dermoid 

Prosedur Operasi Kista Dermoid

Di mana pun lokasi kista tumbuh, satu-satunya pilihan pengobatan untuk kista dermoid adalah pengangkatan dengan pembedahan. Namun ada beberapa faktor kunci yang perlu dipertimbangkan sebelum operasi kista dermoid dilakukan, terutama jika kista terjadi pada anak-anak, misalnya: 

  • Riwayat kesehatan
  • Gejala
  • Risiko atau adanya infeksi
  • Toleransi untuk operasi dan obat-obatan yang diperlukan pasca operasi
  • Keparahan kista
  • Preferensi orang tua

Jika operasi diputuskan, berikut ini yang akan terjadi sebelum, selama, dan setelah prosedur:

Sebelum Operasi

Pastikan untuk mengikuti semua arahan yang diberikan dokter sebelum operasi. Mereka akan memberi tahu kapan harus berhenti makan atau minum obat sebelum operasi. Karena anestesi umum digunakan untuk prosedur ini. 

Selama Operasi

Untuk operasi kista dermoid periorbital, sayatan kecil sering kali dapat dibuat di dekat alis atau garis rambut untuk membantu menyembunyikan bekas luka. Kista diangkat dengan hati-hati melalui sayatan. Seluruh prosedur memakan waktu sekitar 30 menit.

Operasi dermoid ovarium lebih rumit. Dalam beberapa kasus, itu bisa dilakukan tanpa mengangkat ovarium. Ini disebut kistektomi ovarium. Namun jika kista terlalu besar atau terlalu banyak kerusakan pada ovarium, ovarium dan kista mungkin harus diangkat bersamaan.

Kista dermoid tulang belakang diangkat dengan bedah mikro. Ini dilakukan dengan menggunakan instrumen yang sangat kecil. Selama prosedur, pasien akan berbaring telungkup di atas meja operasi saat ahli bedah bekerja. Lapisan tipis tulang belakang (dura) dibuka untuk mengakses kista. Fungsi saraf juga dipantau dengan cermat selama operasi.

Setelah Operasi

Beberapa operasi kista dilakukan sebagai prosedur rawat jalan. Artinya seseorang bisa langsung pulang pada hari yang sama. Sementara itu untuk operasi tulang belakang mungkin memerlukan rawat inap semalam di rumah sakit untuk melihat apakah ada komplikasi. Jika kista tulang belakang memiliki ikatan yang terlalu kuat ke tulang belakang atau saraf, dokter akan mengangkat kista sebanyak mungkin dengan aman. Kista yang tersisa juga akan dipantau secara rutin setelah itu. Pemulihan setelah operasi bisa memakan waktu setidaknya dua atau tiga minggu, tergantung lokasi kista.

Baca juga: Pemeriksaan untuk Mendeteksi Munculnya Kista Dermoid

Karena Alasan Ini, Operasi Kista Dermoid Perlu Dilakukan

Meski umumnya kista dermoid yang tidak diobati tidak berbahaya namun saat berada di dalam dan di sekitar wajah dan leher, mereka dapat menyebabkan pembengkakan yang mungkin membuat penampilan jadi terganggu. Selain itu, ada satu masalah utama yang mungkin terjadi pada kista dermoid yang dibiarkan, ia dapat pecah dan menyebabkan infeksi jaringan di sekitarnya.

Kista dermoid tulang belakang yang tidak diobati dapat tumbuh cukup besar untuk melukai sumsum tulang belakang atau saraf. Sementara kista dermoid ovarium biasanya bersifat non-kanker, dan mereka dapat tumbuh cukup besar. Hal tersebut dapat mempengaruhi posisi ovarium di dalam tubuh. Kista juga dapat menyebabkan memutar ovarium (torsi). Torsi ovarium dapat memengaruhi aliran darah ke ovarium yang kemudian dapat mempengaruhi kemampuan untuk hamil.

Baca juga: Sulit Terdeteksi, Kista Dermoid Berkembang Hingga Dewasa

Jadi jika kamu atau anggota keluarga di rumah ada yang memiliki kista dermoid di tubuhnya, sebaiknya periksakan sesegera mungkin di rumah sakit terdekat. Sebab dengan pemeriksaan, dokter akan mengetahui perawatan yang tepat agar tidak muncul masalah yang tidak diinginkan di kemudian hari. Segera ambil smartphone-mu dan buat janji dengan dokter di rumah sakit menggunakan aplikasi Halodoc. Dengan aplikasi Halodoc, kamu jadi tak perlu lagi buang waktu untuk antre di rumah sakit.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Dermoid Cyst.
Stanford Children's Health. Diakses pada 2021. Dermoid Cyst in Children.
Web MD. Diakses pada 2021. Dermoid Cyst.