• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Operasi Vitrektomi untuk Mengobati Eye Floaters

Operasi Vitrektomi untuk Mengobati Eye Floaters

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu menemukan bintik-bintik dalam penglihatanmu? Di dunia medis, kondisi ini disebut eye floaters. Mereka mungkin terlihat bagimu seperti bintik-bintik hitam atau abu-abu, senar, atau sarang laba-laba yang melayang ketika kamu menggerakkan mata. Ketika kamu mencoba melihatnya, mereka tampak melesat sehingga tak bisa dilihat secara langsung. 

Sebagian besar eye floaters disebabkan oleh perubahan terkait usia yang terjadi karena zat seperti jeli (cairan kaca) di dalam mata menjadi lebih cair. Serat mikroskopis di dalam vitreous cenderung menggumpal dan memberikan bayangan kecil pada retina. Nah, bayangan yang kamu lihat ini yang disebut floaters.

Baca juga: Prosedur Pemeriksaan untuk Diagnosis Floater

Mengenal Operasi Vitrektomi

Saat kamu merasa terjadi peningkatan floaters, terutama saat melihat cahaya berkedip atau kehilangan penglihatan di area tepi, maka kamu perlu segera ke rumah sakit terdekat. Jika diperlukan, dokter melakukan pengobatan seperti dengan operasi vitrektomi. 

Vitrektomi adalah operasi invasif yang menghilangkan eye floaters dari garis pandang. Melalui prosedur ini, dokter mata akan mengeluarkan cairan vitreus melalui sayatan kecil. Vitreous adalah zat yang jelas seperti gel yang menjaga bentuk mata tetap bulat.

Kemudian, dokter mengganti cairan vitreus sebagai solusi untuk mempertahankan bentuk mata. Tubuh kemudian akan menghasilkan lebih banyak cairan yang menggantikan cairan ini. 

Meskipun efektif, vitrektomi tidak selalu berhasil menghilangkan eye floaters. Mereka yang mengidapnya masih mungkin untuk mengalaminya kembali. Terlebih jika prosedur ini menyebabkan perdarahan atau trauma. Oleh karena itu, tindakan ini hanya digunakan untuk gejala floaters yang parah.

Baca juga: Sederet Penyebab Kebutaan yang Perlu Diwaspadai

Adakah Cara Lain Atasi Eye Floaters?

Tak hanya dengan vitrektomi, terapi laser juga bisa dilakukan untuk mengatasi floaters yang parah. Tindakan ini melibatkan laser yang akan diarahkan pada floaters mata. Tindakan ini akan membuat mereka terputus sehingga mengurangi jumlah mereka. Jika laser diarahkan dengan cara yang salah, pengidapnya malah bisa mendapatkan risiko kerusakan pada retina.

Prosedur ini bukan metode perawatan yang disukai karena masih eksperimental. Walaupun dipandang sebagai pengobatan yang efektif untuk beberapa kasus, beberapa orang hanya memperhatikan sedikit atau tidak ada perbaikan. Tindakan ini juga bisa memperburuk floaters dalam beberapa kasus. 

Terkadang perawatan terbaik untuk eye floaters adalah mengabaikannya. Pasalnya, dalam banyak kasus, eye floaters akan menghilang dengan sendirinya. Jika tidak pudar, terkadang otak juga akan terbiasa untuk mengabaikannya. Akibatnya, penglihatanmu mulai beradaptasi sehingga kamu tidak perlu lagi memperhatikan mereka.

Jika floates mulai mengganggu, sebaiknya diskusikan dengan dokter mata di Halodoc terlebih dahulu. Dokter akan memberikan saran-saran yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini. Jika kondisinya sudah parah, kamu bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Bukan Supaya Keren, Ini 4 Manfaat Pakai Kacamata Hitam

Lindungi Mata untuk Mencegah Eye Floaters

Meskipun beberapa penyakit mata tidak dapat dicegah, namun ada beberapa tips umum untuk melindungi penglihatan dan menjaga kesehatan mata seperti berikut ini: 

  • Rutin Memeriksakan Mata. Jangan tunggu hingga mengalami gejala gangguan penglihatan untuk memeriksakan mata ke dokter. Kunjungi dokter mata setidaknya sekali selama dua tahun. Terlebih jika kamu sudah memiliki usia yang tidak lagi muda, atau menggunakan alat bantu penglihatan seperti kacamata. 
  • Jaga Pola Makan Sehat. Diet sehat penting untuk kesehatan mata. Nutrisi yang ditemukan dalam sayuran dan protein - seperti lutein dan asam lemak omega-3 - membantu mencegah masalah penglihatan dan mengurangi risiko mengalami degenerasi makula.
  • Minumlah Lebih Banyak Air. Eye floaters terbentuk dari penumpukan racun, sehingga dengan lebih banyak minum air putih, racun akan keluar dari tubuh. 
  • Gunakan Kacamata Pelindung. Saat beraktivitas di siang hari atau melakukan aktivitas fisik lain, pertimbangkan untuk mengenakan kacamata pelindung untuk melindungi dari cedera. Gunakan pelindung mata saat memperbaiki rumah, berkebun, atau melakukan tugas-tugas rumah tangga juga dapat mengurangi risiko kotoran yang memengaruhi penglihatan. 

Selain itu, hal ini juga penting dilakukan ketika kamu menghabiskan banyak waktu di depan layar komputer. Mata rentan menjadi melemah atau tegang. Maka, coba istirahatkan mata dan lakukan teknik 20-20-20, yakni setiap 20 menit, lihat sesuatu yang setidaknya berjarak 20 kaki selama 20 detik. Terpenting, selalu jaga kesehatan mata dengan baik agar terhindar dari gangguan.

Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2020. To Treat—or Not to Treat—Vitreous Floaters.
American Society of Retina Specialists. Diakses pada 2020. Vitrectomy for Floaters.
Healthline. Diakses pada 2020. How to Get Rid of Eye Floaters.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Eye Floaters.