• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Oral Seks Bisa Memicu Infeksi Saluran Kemih?

Oral Seks Bisa Memicu Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menghilangkan keinginan untuk berhubungan seks karena terasa menyakitkan. Dokter biasanya merekomendasikan untuk menghindari hubungan seks sampai infeksi telah sembuh sepenuhnya. Berhubungan seks dapat mengiritasi saluran kemih dan dapat mendorong bakteri ke dalam uretra, sehingga dapat memperburuk infeksi.

Infeksi saluran kemih bisa disebabkan oleh penyakit kelamin yang diidap oleh pasangan. Sebab, bakteri penyebab ISK bisa masuk ke dalam kelamin melalui penetrasi. Lantas, apakah ISK juga bisa dipicu oleh oral seks?

Baca Juga: Wanita Sering Kencing, Ini 5 Penyebabnya

Apakah Oral Sex Bisa Sebabkan ISK?

Melansir dari Healthline, ISK tidak hanya bisa disebabkan oleh seks penetrasi, oral seks juga bisa sebabkan infeksi saluran kemih. Melalui seks oral, bakteri masih bisa dimasukkan ke dalam uretra, yang menyebabkan infeksi. Oleh karenanya, pertimbangkan kembali ketika ingin melakukan oral seks dengan pasangan. Pastikan kebersihan dan keamanannya sebelum melakukan hubungan intim.

Sebelum berhubungan intim, pastikan kamu dan pasangan membersihkan diri terlebih dahulu. Kamu dan pasangan juga jangan sampai melewatkan atau menunda membersihkan diri segera setelah berhubungan. Pastikan pula untuk buang air kecil untuk menghilangkan bakteri yang sudah masuk ke uretra. 

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala ISK yang dialami oleh wanita biasanya lebih menyakitkan daripada pria. Meskipun begitu keduanya tetap harus waspada terhadap penyakit ini. Beberapa gejala umum dari ISK, yaitu:

  • Sering buang air kecil tetapi hanya mengeluarkan volume urine yang sedikit;
  • Ada sensasi terbakar saat buang air kecil;
  • Adanya rasa sakit atau tekanan di perut atau daerah panggul;
  • Muncul darah dalam urine;
  • Urine abnormal, seperti berbau atau tampak keruh;
  • Nyeri di area dubur (pada pria).

Tergantung pada lokasinya, pengidap ISK dapat mengalami rasa sakit di punggung bagian atas dan perut. Ini bisa menjadi tanda bahwa infeksi telah menyebar ke ginjal. Kalau kamu mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya kunjungi dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Sebelum mengunjungi rumah sakit kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Baca Juga: Sering Buang Air Kecil, Bisa Disebabkan Oleh 6 Penyakit Ini

Perawatan utama ISK adalah pemberian antibiotik untuk membasmi bakteri. Untuk membantu meringankan gejala sakit perut atau ketidaknyamanan saat buang air kecil, dokter perlu meresepkan obat penghilang rasa sakit. Selama perawatan antibiotik, dokter juga akan menyarankan untuk minum banyak air, menghindari minuman tertentu, dan mengoleskan bantal pemanas ke punggung apabila mengalami nyeri panggul atau perut.

Langkah Pencegahan ISK

Apabila kamu tidak ingin mengalami ISK, ini tips pencegahan yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Minum banyak cairan, setidaknya 6-8 gelas air sehari;
  • Jangan menunda buang air kecil. Pastikan kandung kemih sudah benar-benar kosong saat buang air kecil;
  • Buang air kecil setelah berhubungan intim;
  • Pada wanita, bersihkan vagina dari depan ke belakang untuk menghindari masuknya bakteri ke dalam uretra;
  • Jaga area genital tetap bersih dengan mencuci lembut dengan air hangat setiap hari, serta sebelum berhubungan intim;
  • Hindari pencucian atau penggunaan deodoran vagina (douche) atau pembalut beraroma.

Baca Juga: Sering Nahan Pipis, Ketahui Bahayanya

Kalau kamu suka menggunakan jeans, hindari menggunakan ukuran yang terlalu ketat atau pilihlah bahan celana lain yang lebih longgar. Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih.

Referensi :
Healthline. Diakses pada 2020. How to Avoid Getting a UTI After Sex.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Can you have sex when you have a UTI?.