11 March 2019

Orang Gagap Cenderung Latah, Benarkah?

Orang Gagap Cenderung Latah, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Televisi di Indonesia kerap memanfaatkan orang-orang yang latah sebagai bahan hiburan. Ketidakmampuan mereka dalam mengontrol bicara adalah hal yang dianggap masyarakat luas sebagai sesuatu yang lucu. Tidak hanya itu, orang gagap juga kerap menjadi bahan hiburan, dan biasanya orang gagap pun disertai latah. Namun, benarkah pengidap gangguan bicara gagap memiliki kecenderungan untuk jadi latah?

Seputar Gagap dan Latah

Gagap dan latah adalah dua gangguan bicara yang berbeda. Gagap adalah masalah terkait neurological walaupun ada yang karena gugup akhirnya jadi gagap. Ratih Zulhaqqi, M.Psi seorang psikolog yang berpraktik di Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI mengatakan kecemasan adalah yang menjadi dasar penyebab dari gagap dan latah.

Gagap dapat terjadi akibat neurological problem adalah sebuah gangguan neurologis yang mengganggu sistem saraf tubuh. Gagap terjadi secara struktural, biokimia atau elektrik di otak, sumsum tulang belakang atau saraf lainnya.

Pengidap gagap mengalami gejala seperti kelumpuhan, kelemahan otot, koordinasi buruk, hilangnya sensasi, kejang, kebingungan, rasa sakit, dan tingkat kesadaran yang berubah.

Sementara, orang dengan tingkat kecemasan yang tinggi dan tidak memiliki pendirian yang kuat mudah tertular latah. Orang yang tidak latah bisa menjadi latah dari faktor kebiasaan, misalnya hidup dengan orang yang latah dan disugesti jadi mudah tertular.

Jadi, apabila kamu adalah orang yang memiliki tingkat kecemasan yang tinggi, sebaiknya jaga pikiran agar tetap tenang. Dengan demikian baik gagap ataupun latah karena cemas dapat teratasi dengan baik.

Baca Juga: Perlu Tahu, Gagap Enggak Pengaruhi Kecerdasan Anak

Mengatasi Gagap dan Latah

Kedua gangguan bicara ini bisa membuat seseorang menjadi kurang percaya diri dalam berkomunikasi. Selain itu, hal ini bisa saja menghambat karir seseorang.

Nah, orang gagap wajib menghubungi dokter bila mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Gangguan bicara berlangsung lebih dari 6 bulan.

  • Bersamaan dengan gangguan bicara atau bahasa lain.

  • Menjadi lebih sering atau berlanjut hingga dewasa.

  • Terjadi dengan pengencangan otot atau kesulitan berbicara.

  • Memengaruhi kemampuan berkomunikasi di sekolah, pekerjaan, atau interaksi sosial.

  • Menyebabkan kecemasan atau masalah emosional, seperti ketakutan atau menghindar dari situasi yang memerlukan bicara.

  • Mulai saat dewasa.

Langkah pengobatan untuk orang gagap dan latah meliputi konseling dan terapi bicara dengan tujuan membuat proses bicara menjadi selancar mungkin. Karena kondisi dan kebutuhan masing-masing individu bisa berbeda, metode yang bekerja untuk seseorang mungkin tidak seefektif pada orang lain.

Beberapa perawatan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Kelancaran yang terkendali: jenis terapi bicara ini mengajarkanmu untuk memperlambat bicara dan menyadari saat ia tergagap. Kamu akan bicara dengan sangat perlahan dan hati-hati saat memulai terapi ini, namun seiringnya waktu, kamu akan terbiasa dengan pola bicara yang lebih alami.

  • Perangkat elektronik: tersedia beberapa perangkat elektronik. Delayed auditory feedback memerlukan kamu untuk memperlambat bicara, jika tidak suara pada mesin akan terganggu. Metode lain adalah mengikuti bicara kamu sehingga terdengar seperti kamu berbicara serempak dengan seorang lain. Beberapa perangkat elektronik berukuran kecil dipakai selama aktivitas sehari-hari.

  • Terapi perilaku kognitif: jenis konseling psikologis ini membantu mengidentifikasi dan mengubah cara berpikir yang memperburuk gagap. Terapi ini juga membantu mengatasi stres, kecemasan, atau masalah kepercayaan diri yang terkait dengan kondisi ini.

Sementara untuk menghilangkan latah, cara terbaik untuk mengurangi reaksinya adalah dengan tidak mengagetkan orang yang memiliki gangguan ini. Namun jika tidak segera hilang, terapi bisa menjadi pilihan.

Baca Juga: Pintar Omong, Ini Cara Tingkatkan Kemampuan Bahasa Anak

Itulah informasi terkait gagap dan latah serta cara mengatasinya. Jika keluhan gagap tak kunjung sembuh, kamu bisa bertanya pada dokter Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, ibu bisa menghubungi dokter melalui fitur  Contact Doctor via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang juga.