• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Osteoporosis pada Lansia Dapat Ditangani Dokter Geriatri

Osteoporosis pada Lansia Dapat Ditangani Dokter Geriatri

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Orang lanjut usia atau lansia rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah osteoporosis. Kondisi ini dapat meningkat risikonya jika kamu tidak menjaga kesehatan tulang sejak masih muda. Osteoporosis sangat berkaitan dengan kepadatan tulang, sedangkan seiring penuaan, massa tulang akan lebih mudah menurun. 

Osteoporosis pada lansia bisa ditangani oleh dokter geriatri, yaitu dokter spesialis yang menangani berbagai masalah kesehatan yang dialami lansia. Jadi, dokter geriatri bertugas untuk membantu lansia dalam menjaga kesehatannya, serta bertanggung jawab untuk menangani masalah kesehatan lansia, baik fisik maupun mental. 

Baca juga: Patah Tulang, Ini Waktu yang Dibutuhkan untuk Kembali Normal

Pengobatan Osteoporosis oleh Dokter Geriatri

Sebelum menentukan pengobatan osteoporosis pada lansia, dokter geriatri biasanya akan mengevaluasi kesehatan pengidap terlebih dahulu. Jika diperlukan, dokter geriatri bisa bekerja sama dengan tim medis lain untuk menentukan pengobatan dan perawatan yang tepat. 

Untuk menangani osteoporosis pada lansia, dokter geriatri bersama tim medis lain dapat melakukan perawatan seperti:

1.Terapi Fisik atau Fisioterapi

Dokter geriatri dapat menganjurkan pasien lansia untuk menjalani fisioterapi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan menjaga kelenturan, keseimbangan, serta kemampuan gerak.

Selain pada lansia pengidap osteoporosis, fisioterapi bisa dilakukan pada lansia yang mengidap radang sendi, stroke, penyakit Parkinson, demensia, dan penyakit Alzheimer.

2.Pengelolaan Pemberian Obat-obatan

Masalah kesehatan tertentu dapat menyebabkan lansia mengonsumsi obat dalam jumlah banyak. Untuk meminimalkan efek samping dari konsumsi obat yang terlalu banyak, dokter geriatri dapat mengevaluasi ulang obat yang dikonsumsi. Lalu, dokter geriatri akan memilah obat mana yang perlu dikonsumsi dan mana yang tidak perlu.

Baca juga: Ketahui Perbedaan dari Osteoporosis dan Osteomalasia

Ada beberapa metode pengobatan lain yang bisa diberikan dokter geriatri untuk menangani osteoporosis pada lansia. Misalnya, pengobatan hormonal yang mencakup pemberian hormon estrogen, obat penumbuh tulang, kalsitonin, serta pengobatan non-hormonal, seperti pemberian suplemen kalsium dan vitamin D.

Seperti apa pengobatan yang dilakukan dokter geriatri, akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan lansia secara keseluruhan dan tingkat keparahan. Termasuk menimbang risiko efek samping dari pengobatan yang dijalani.  

Kondisi Kesehatan Lain yang juga Ditangani Dokter Geriatri

Selain osteoporosis, dokter geriatri juga bisa menangani kondisi lainnya pada lansia, seperti:

  • Penyakit yang berkaitan dengan penurunan fungsi tubuh, seperti peradangan pada tulang dan sendi atau osteoarthritis, penyakit jantung, kanker, demensia, Alzheimer, tekanan darah tinggi, diabetes, dan stroke.
  • Penurunan kemampuan gerak. 
  • Gangguan kognitif. Baik yang disebabkan oleh suatu penyakit, efek samping obat, atau gangguan hormon dan metabolisme.
  • Efek samping konsumsi obat. 

Baca juga: 5 Olahraga yang Bisa Cegah Osteoporosis

Itulah sedikit penjelasan mengenai osteoporosis dan dokter geriatri. Jika kamu mengalami osteoporosis atau masalah kesehatan lansia lainnya, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter. Kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter geriatri di rumah sakit juga, lho.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Geriatric Medicine.
Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Specialists in Aging: Do You Need a Geriatrician?
Everyday Health. Diakses pada 2020. The Benefits of Going to a Geriatric Specialist.
WebMD. Diakses pada 2020. Physical Therapy a Boon for Seniors.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases and Conditions : Osteoporosis.
NHS Choices UK. Diakses pada 2020. Osteoporosis.