• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Otot Terasa Kaku Bisa Jadi Gejala dari Fibromyalgia

Otot Terasa Kaku Bisa Jadi Gejala dari Fibromyalgia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Semua hal yang terjadi dalam tubuh diproses oleh otak, termasuk rasa sakit. Namun, pada pengidap fibromyalgia, proses itu mengalami gangguan. Akhirnya, muncul berbagai gejala, seperti otot terasa kaku, nyeri pada tulang dan otot, disertai rasa lelah, kantuk, dan perubahan suasana hati. 

Gejala fibromyalgia umumnya muncul setelah seseorang mengalami trauma fisik, baru saja menjalani operasi, mengalami infeksi, atau stres secara psikologis. Namun sebenarnya, kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal kompleks yang sulit dijelaskan, bahkan tanpa ada kondisi atau pemicu. 

Baca juga: Tidak Bisa Sembuh, Fibromyalgia Buat Orang Merasa Sakit di Sekujur Tubuh

Gejala Fibromyalgia yang Perlu Dikenali

Gejala fibromyalgia yang berupa nyeri dan kaku otot, disalahartikan sebagai kondisi atau penyakit lain. Akibatnya, diagnosis jadi sulit dilakukan. Padahal, mengenali gejala dan segera mengonsultasikannya ke dokter sangat penting, agar gejala fibromyalgia tidak berkembang menjadi kronis dan mengganggu kenyamanan pengidapnya dalam beraktivitas. 

Gejala fibromyalgia juga dapat membaik atau memburuk dengan sendirinya, karena berbagai faktor. Misalnya, stres, perubahan cuaca, atau aktivitas fisik berlebihan. Lantas, apa saja gejala fibromyalgia yang perlu dikenali? Berikut di antaranya:

1.Nyeri Tulang dan Otot yang Menyebar di Seluruh Tubuh

Mayo Clinic menyebutkan, gejala fibromyalgia yang paling khas adalah rasa nyeri pada tulang dan otot yang terasa menyebar di seluruh tubuh. Namun, biasanya nyeri lebih terasa di bagian tubuh tertentu, seperti punggung dan leher. Rasa nyeri yang dirasakan pengidap fibromyalgia biasanya berlangsung terus-menerus, disertai sensasi terbakar atau seperti tertusuk-tusuk. 

Baca juga: Kenalan dengan Fibromyalgia, Penyakit yang Dialami Lady Gaga

2.Otot Terasa Kaku

Seperti disebutkan di awal, gejala fibromyalgia juga mencakup kekakuan pada otot. Rasa kaku ini biasanya semakin parah ketika berada di satu posisi yang sama terlalu lama, seperti duduk atau berbaring. Itu sebabnya, pengidap fibromyalgia sering mengalami kaku otot ketika baru bangun tidur di pagi hari. 

3.Meningkatnya Sensitivitas

Sedikit sentuhan saja tentu tidak akan membuat kamu merasa kesakitan, bukan? Namun, pada pengidap fibromyalgia, sedikit sentuhan bisa saja menyebabkan rasa sakit. Kondisi ini disebut hiperalgesia atau allodynia. Sensitivitas ini juga meningkat dalam hal-hal lain, seperti paparan asap, makanan tertentu, atau cahaya terang. 

4.Tubuh Terasa Lelah

Pengidap fibromyalgia sering kali merasa sangat lelah, padahal tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat. Rasa lelah yang dimaksud menyerupai gejala yang dirasakan ketika mengidap flu. 

Selain itu, pengidap fibromyalgia juga biasanya jarang bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Hal ini membuatnya sering terbangun dari tidur dengan kondisi tubuh yang masih sangat lelah, padahal waktu tidur sudah cukup. 

Baca juga: Nyeri Otot, Rematik Polimialgia atau Fibromyalgia? Ini Bedanya!

5.Sakit Kepala

Selain berbagai gejala tadi, fibromyalgia juga dapat menyebabkan sakit kepala, mulai dari yang ringan hingga berat. Gejala sakit kepala ini juga terkadang disertai mual dan muntah. 

6.Gangguan Kognitif

Karena berkaitan dengan otak, fibromyalgia juga bisa menyebabkan gangguan kognitif. Dalam hal ini adalah memengaruhi bagaimana cara berpikir dan menyerap informasi. Pengidap fibromyalgia mungkin akan mengalami kesulitan mengingat, mempelajari hal baru, berkonsentrasi, fokus, dan berkomunikasi. 

Itulah beberapa gejala fibromyalgia. Jika kamu mengalaminya, segera download aplikasi Halodoc untuk membicarakannya pada dokter lewat chat, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit, agar bisa menjalani pemeriksaan. Semakin cepat fibromyalgia didiagnosis, semakin cepat pula pengobatan bisa dilakukan. 

Referensi:
NHS Choices UK. Diakses pada 2020. Fibromyalgia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Fibromyalgia.
WebMD. Diakses pada 2020. What is Fibromyalgia?