Pangeran William Pernah Depresi, Ini 5 Tanda Stres di Tempat Kerja

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pangeran William Pernah Depresi, Ini 5 Tanda Stres di Tempat Kerja

Halodoc, Jakarta – Pangeran William baru-baru ini membuka kepada publik pengalaman depresinya, yang terjadi setelah kepergian sang ibunda. Bahkan, hal itu ternyata juga berpengaruh pada pekerjaan William sebagai pilot ambulans. Pewaris takhta Kerajaan Inggris itu pernah menjalani pekerjaan sebagai pilot ambulans selama dua tahun.

William harus menerima kenyataan pahit kehilangan ibu di usia belia. Ayah tiga anak ini masih berusia 15 tahun ketika ibunya, Putri Diana, meninggal dunia pada tahun 1997. Duke of Cambridge itu mengatakan, ia merasakan kesedihan yang paling sedih, seakan tidak ada hal lain yang bisa menyakitinya lebih dari itu.

Meski begitu, ia mengaku hal itu bisa membuat dirinya merasa lebih dekat dengan orang-orang di luar sana, terutama yang mengalami hal serupa. Selama menjadi pilot ambulans, William mengaku merasa sangat tertekan dan depresi.

Melansir Independent, William mengaku sangat depresi dan kerap merasakan hal-hal negatif selama menjalani pekerjaan. Menjadi pilot ambulans, dan harus menghadapi keluarga dengan kabar buruk membuatnya berpikir bahwa kematian ada di mana-mana dan itu membuatnya terbebani.

Baca juga: Inilah 6 Faktor Pemicu Stres Saat Bekerja

Nyatanya, depresi akibat tekanan pekerjaan memang bisa terjadi di mana saja, apa pun profesinya. Seperti Pangeran William, kamu mungkin berisiko atau pernah mengalami depresi di lingkungan kerja. Sebenarnya, apa saja sih ciri-ciri dan tanda stres di tempat kerja?

1. Kehidupan Pribadi Terganggu

Salah satu tanda utama pekerjaan membuat stres adalah kehidupan pribadi yang mulai terganggu. Ini kerap membuat kamu merasa kesulitan untuk berkomunikasi dan menjaga hubungan dengan keluarga atau teman-teman. Tanda paling jelas dari kondisi ini adalah sering membalas email atau pesan terkait pekerjaan, meski sudah bukan waktunya bekerja.

2. Pikiran Terasa Penuh

Stres di tempat kerja juga bisa ditandai dengan pikiran yang penuh, terutama soal pekerjaan. Ini membuat kamu selalu memikirkan soal pekerjaan di manapun dan saat melakukan apapun, termasuk saat makan, tidur, bahkan di hari libur.

3. Tidak Berani Menyampaikan

Normalnya, saat merasa tertekan dengan pekerjaan, kamu harus menyampaikan hal itu pada orang sekitar. Namun, stres dan rasa tertekan malah bisa membuat seseorang kesulitan untuk melakukannya. Stres di tempat kerja bisa membuat kamu merasa tidak memiliki kontrol dan keberanian untuk menyampaikan hal-hal yang mengganggu pada atasan.

Baca juga: Stres Kerja Pengaruhi Kesehatan Secara Menyeluruh

4. Gangguan Tidur

Stres di tempat kerja juga bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan tidur alias insomnia. Umumnya, ini terjadi karena terlalu banyak pikiran dan takut menghadapi hal-hal yang mungkin terjadi keesokan harinya di kantor.

Orang yang mengalami kondisi ini umumnya akan mengalami kurang tidur di malam hari. Kabar buruknya, itu malah bisa berdampak dan memengaruhi produktivitas keesokan harinya di kantor dan malah meningkatkan risiko stres.

5. Perubahan Suasana Hati

Perubahan suasana hati secara mendadak alias mood swing, juga bisa menjadi tanda stres di tempat kerja. Sebenarnya, perubahan mood adalah hal yang wajar terjadi. Namun, jika hal itu terjadi secara tiba-tiba dan tidak wajar, bisa jadi itu tanda kamu harus segera mengakhiri atau pindah tempat kerja.

Baca juga: Orang Kantoran Bisa Kena Fibrilasi Atrium Kalau Terlalu Stres Kerja

Stres di tempat kerja adalah hal yang tidak boleh dianggap sepele. Jika mengalami hal ini, cobalah untuk membicarakannya pada ahli. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter atau psikolog. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!