• Home
  • /
  • Patah Pergelangan Tangan, Waspadai Komplikasinya

Patah Pergelangan Tangan, Waspadai Komplikasinya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Patah Pergelangan Tangan, Waspadai Komplikasinya

Halodoc, Jakarta - Karena satu dan lain hal, seseorang mungkin saja mengalami patah pada pergelangan tangannya. Saat hal tersebut terjadi, orang yang mengalaminya akan merasakan nyeri yang parah hingga timbul pembengkakan pada bagian yang patah.

Patah pergelangan tangan harus segera untuk diobati karena dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang berbahaya. Pengidapnya mungkin akan mengalami gangguan pada saraf yang dapat berdampak panjang. Maka dari itu, sebaiknya kamu mengetahui beberapa komplikasi pada patah pergelangan tangan. Berikut beberapa hal yang dapat terjadi!

Baca juga: Perawatan Rumahan untuk Patah Pergelangan Tangan

Komplikasi Patah Pergelangan Tangan yang Dapat Terjadi

Pergelangan tangan yang patah adalah salah satu risiko yang kerap terjadi pada seseorang dengan hobi atau aktivitas yang berbahaya, seperti berhubungan dengan kecepatan atau ketinggian. Saat terjatuh, memang refleks tangan untuk melindungi tubuh agar benturan tidak terjadi pada dada karena hal yang fatal dapat terjadi. Sehingga, patah pergelangan tangan tidak terelakan.

Sangat penting untuk langsung mengobati pergelangan tangan yang patah atau retak tersebut sesegera mungkin. Jika tidak, tulang yang patah tersebut mungkin tidak dapat kembali ke posisi awal. Akhirnya, aktivitas sehari-hari kamu dapat terkena dampak akibat dari tangan yang tidak normal. Pengobatan tersebut juga dilakukan untuk meminimalisir rasa sakit yang timbul.

Pengobatan dilakukan juga untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat patah pada pergelangan tangan. Jika kamu kesulitan untuk menggerakkan jari-jari dalam waktu 24 jam setelah perawatan karena sakit atau bengkak, pemeriksaan lanjut harus dilakukan untuk menghindari komplikasi. Berikut beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat patah pergelangan tangan:

  1. Merasakan Kaku dan Sakit

Salah satu komplikasi dari patah pergelangan tangan yang umum terjadi adalah terasa kaku dan timbulnya rasa sakit pada area yang terkena. Hal ini umumnya akan hilang setelah gips diangkat atau setelah operasi dilakukan. Walau begitu, perasaan tersebut mungkin saja terjadi secara permanen. Maka dari itu, penting untuk menjadwalkan pemeriksaan pada dokter terkait laporan terkini tentang keadaan yang terjadi.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait komplikasi yang timbul karena patah pergelangan tangan, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Baca juga: Patah Tulang, Ini Waktu yang Dibutuhkan untuk Kembali Normal

  1. Osteoartritis

Komplikasi lainnya yang terjadi akibat patah pergelangan tangan adalah osteoartritis. Gangguan ini terjadi lantaran patah tulang meluas ke sendi, sehingga menyebabkan radang sendi bertahun-tahun setelahnya. Jika pergelangan tangan yang pernah patah mulai terasa sakit atau bengkak padahal tidak bekerja berat, ada baiknya memastikannya ke dokter. Kamu dapat memesan pemeriksaan fisik di rumah sakit pilihanmu melalui Halodoc dengan mudah.

  1. Kerusakan Saraf atau Pembuluh Darah

Kamu juga dapat mengalami trauma pada pergelangan tangan, sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf dan/atau pembuluh darah yang berdekatan dengan area tersebut. Gejala dari hal ini berupa merasakan mati rasa atau terjadinya masalah pada sirkulasi darah.

  1. Otot Mudah Lelah

Otot-otot di sekitar pergelangan tangan yang pernah patah tersebut mungkin saja menjadi lebih mudah untuk lelah. Hal ini terjadi umumnya disebabkan aktivitas yang berat atau kegiatan yang bertumpu pada kekuatan tangan. Mungkin saja kamu hanya dapat mengangkat beban hanya separuh dari yang biasa diangkat.

Baca juga: Ketahui Penanganan yang Tepat pada Patah Pergelangan Tangan

Itulah beberapa komplikasi yang dapat timbul ketika seseorang mengalami patah pergelangan tangan. Maka dari itu, jika kamu mengalami hal ini, ada baiknya untuk memastikannya terlebih dahulu agar komplikasi dapat dihindari. Jangan sampai dampak buruknya terasa di kemudian hari.

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Broken wrist
Health Grades. Diakses pada 2020. Broken Wrist