Mitos atau Fakta, Pecandu Alkohol Mudah Alami Patah Tulang Pelvik

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Mitos atau Fakta, Pecandu Alkohol Mudah Alami Patah Tulang Pelvik

Halodoc, Jakarta – Pelvik merupakan bagian tulang yang terletak pada pangkal tulang belakang. Orang mungkin lebih mengenalnya dengan tulang panggul ketimbang pelvik. Patah pelvik merupakan kasus patah tulang yang jarang terjadi dibanding jenis tulang lainnya. Patah pelvik bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat karena tulang ini termasuk jenis tulang yang sangat kokoh ketimbang lainnya.

Rasa sakit bisa lebih buruk ketika pengidap mencoba menggerakkan pinggul atau mencoba berjalan. Seringkali, pengidap berusaha untuk menjaga pinggul atau lututnya tertekuk pada posisi tertentu untuk menghindari rasa sakit yang semakin parah. Beberapa pengidap mungkin mengalami pembengkakan atau memar di daerah pinggul.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 8 Hal yang Bisa Sebabkan Patah Pelvik 

Umumnya, patah pelvik lebih sering disebabkan kecelakaan. Namun, patah di bagian ini memerlukan perawatan segera karena pelvik sangat dekat dengan pembuluh darah utama dan organ. Kondisi tersebut bisa  menyebabkan perdarahan hebat dan cedera jaringan serta organ sekitar tulang.

Dalam beberapa kasus, kecelakaan kecil bisa sebabkan patah pelvik terutama bagi lansia yang kepadatan tulangnya sudah menurun. Nah, ada dugaan bahwa pecandu alkohol rentang mengalami patah pelvik. Apakah ini mitos atau fakta? Baca terus untuk tahu jawabannya

Benarkah Pecandu Alkohol Rentan Alami Patah Pelvik?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Sebagian besar kasus patah pelvik disebabkan karena kecelakaan atau lansia yang kepadatan tulangnya sudah menurun, terlebih jika lansia tersebut mengidap osteoporosis.

Pada kasus pecandu alkohol, faktanya mereka memang rentan mengalami patah pelvik. Pasalnya, konsumsi alkohol secara rutin dalam jangka waktu lama atau berlebihan bisa mengurangi kepadatan tulang. Bukan hanya pelvik, pecandu alkohol rentan alami patah tulang dibagian mana saja.

Bagaimana Mencegah Kondisi Patah Pelvik?

Umumnya, pencegahan patah pelvik sama dengan pencegahan osteoporosis. Sebab, kondisi ini sangat berhubungan erat dengan kepadatan tulang. Pilihan gaya hidup sehat di masa dewasa penting dilakukan untuk membangun massa tulang yang lebih kokoh. Gaya hidup yang mungkin bisa diterapkan, yakni:

1. Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol

Sudah tahu kan mengapa pecandu alkohol rentan alami patah tulang? Jadi, kamu pasti juga tahu bahwa menghindari konsumsi alkohol merupakan salah satu bentuk pencegahannya. Minum terlalu banyak alkohol juga bisa memengaruhi keseimbangan yang membuat kamu rentan jatuh lho.

Selain alkohol, merokok ternyata juga dapat mengurangi kepadatan tulang. Jadi, kalau kamu peduli dengan kesehatan tulang mu, mulai sekarang hindari merokok dan minum alkohol.

Baca Juga: Jangan Dibiarkan, Ini Komplikasi yang Bisa Terjadi Akibat Patah Pelvik

2 Konsumsi Kalsium dan Vitamin D

Para anak muda, sebaiknya penuhi asupan kalsium dan vitamin D sebagai bagian dari investasi kesehatan tulang dikemudian hari. Bagi pria dan wanita yang telah menginjak usia 50 tahun atau lebih tua dianjurkan untuk mengonsumsi 1.200 miligram kalsium sehari dan 600 IU vitamin D sehari.

Kalsium merupakan komponen utama matriks tulang dan vitamin D berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium dalam usus dan pertumbuhan juga menjaganya agar tetap kokoh. Sumber bahan makanan yang banyak mengandung kalsium dan sekaligus vitamin D, antara lain susu dan produk susu, susu kedelai, kacang almond, ikan salmon, dan ikan sarden. Sumber vitamin D di Indonesia sebenarnya sangat berlimpah, yaitu sinar matahari.

3. Olahraga

Selain konsumsi kalsium dan vitamin, olahraga perlu rutin dilakukan guna memperkuat tulang dan meningkatkan keseimbangan. Latihan menahan beban atau bahkan sekedar berjalan santai bisa membantu mempertahankan kepadatan tulang lho. Tidak hanya tulang, olahraga ternyata juga bisa meningkatkan kekuatan tubuh secara keseluruhan. Melatih keseimbangan juga penting untuk mengurangi risiko jatuh, karena keseimbangan cenderung memburuk seiring bertambahnya usia.

Perawatan untuk patah pelvik bisa bervariasi tergantung pada keparahan cedera yang dialami.  Pengobatan untuk patah pelvik biasanya melibatkan pembedahan untuk merekonstruksi panggul dan mengembalikan stabilitas, sehingga pengidap dapat melanjutkan aktivitas normalnya.

Baca Juga: Ini 3 Pilihan Perawatan untuk Patah Pelvik


Memeriksakan kesehatan tulang sesekali boleh jadi diperlukan lho. Karena, sekarang enggak perlu repot kalau mau periksa kesehatan apapun. Buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu sekarang bisa lewat aplikasi Halodoc lho! Gampang banget kan? Makanya, yuk download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play!