Pegal di Betis Bukan Kelelahan, Hati-Hati Asam Urat

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pegal di Betis Bukan Kelelahan, Hati-Hati Asam Urat

Halodoc, Jakarta - Setelah banyak beraktivitas seharian, pasti kamu merasa pegal di seluruh tubuh. Jika dalam satu hari tersebut kamu banyak berjalan, pegal akan lebih terasa di bagian kaki, terutama betis. Ternyata, perasaan pegal di betis bukan hanya karena kelelahan saja, lho! Bisa juga disebabkan oleh gejala asam urat.

Pegal yang terjadi dapat berkembang menjadi nyeri sendi yang parah. Hal tersebut dikarenakan kadar asam urat yang tinggi di dalam darah sehingga membentuk kristal yang berdampak pada peradangan. Maka dari itu, kamu harus berhati-hati pada gejala asam urat. Berikut bahasan lengkap tentang hal ini!

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Penanganan Asam Urat di Rumah

Pegal di Betis Salah Satu Gejala Asam Urat

Penyakit asam urat adalah suatu gangguan yang menyebabkan radang pada sendi karena terlalu banyak kandungan asam urat di dalam darah. Hal tersebut menyebabkan pembentukan kristal tajam pada salah satu sendi di tubuh. Kamu mungkin merasakan pegal hingga rasa nyeri yang parah, terutama di malam hari.

Bagian kaki adalah tempat yang paling umum diserang oleh asam urat, terutama jempol kaki. Gangguan ini dapat bertahan hingga 10 hari ketika terjadi. Awalnya memang akan terjadi pada satu sendi, tetapi jika tidak diobati akan menyerang bagian lainnya di tubuh, baik itu di kaki ataupun tangan.

Beberapa kebiasaan sehari-hari, seperti mengonsumsi makanan dan obat-obatan tertentu dapat meningkatkan kadar asam urat. Selain itu, mengonsumsi miras dan mengidap penyakit tertentu juga sama. Maka dari itu, kamu harus tahu beberapa gejala asam urat yang dapat terjadi selain pegal di betis, yaitu:

  1. Sendi yang Bengkak

Gejala lainnya dari asam urat yang dapat terjadi adalah sendi yang membengkak. Hal tersebut terjadi ketika penumpukan asam urat yang terlalu berlebihan, sehingga menyebabkan peradangan yang parah dan membuatnya bengkak. Hal tersebut disebut juga peradangan aktif karena sel-sel darah putih akan masuk ke dalam sendi.

Baca juga: Perbedaan Rematik dan Asam Urat

  1. Terasa Panas di Bagian yang Terserang

Kamu juga akan merasakan panas pada bagian yang terserang sebagai gejala asam urat. Hal tersebut terjadi sebagai efek dari proses radang yang terbentuk karena asam urat menumpuk pada bagian tertentu. Pembengkakan akan menyebabkan aliran darah meningkat dan menimbulkan rasa hangat pada bagian tersebut.

Asam urat dapat menjadi penyakit yang berbahaya dan sulit untuk disembuhkan, maka dari itu, jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan ini, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat memeriksa kadar asam urat melalui pemeriksaan fisik di beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan Halodoc.

  1. Nyeri Lebih Terasa pada Malam Hari

Nyeri yang lebih terasa parah ketika malam hari juga merupakan gejala dari penyakit asam urat. Selain itu, waktu perkiraan terjadinya serangan juga tidak dapat diperkirakan. Mungkin saja ketika kamu tidur nyenyak serangan tersebut terjadi, atau juga saat bangun tidur.

  1. Kulit yang Terkelupas

Kulit seseorang juga dapat menjadi terkelupas jika pembengkakan yang terjadi terbilang parah. Hal tersebut terjadi karena pembengkakan yang terjadi telah merusak jaringan dan kulit pada lokasi yang terserang. Umumnya, gangguan kulit yang terjadi adalah gatal, kering, terkelupas, hingga iritasi.

Baca juga: Sering Diabaikan, Inilah Penyebab Utama Asam Urat

  1. Demam

Salah satu gejala asam urat yang telah terbilang berbahaya adalah jika telah terjadi demam. Hal tersebut karena gangguan tersebut telah menyebar ke beberapa titik di tubuh. Demam yang terjadi mungkin saja disertai mual, muntah, dan gejala-gejala ringan lainnya yang mungkin tertukar dengan gangguan lain.

Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. Gout: Joint pain and more
Web MD. Diakses pada 2019. What Are the Symptoms of Gout?