Ketahui Pemeriksaan untuk Deteksi Tamponade Jantung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ketahui Pemeriksaan untuk Deteksi Tamponade Jantung

Halodoc, Jakarta – Diagnosis awal untuk mendeteksi tamponade jantung adalah ketika seseorang mengalami kecemasan yang tidak wajar, tekanan darah rendah, nyeri dada yang menjalar ke leher, bahu, atau punggung, kesulitan bernapas, dan dada terasa berat. 

Diagnosis untuk tamponade jantung akan didukung dengan hasil pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), rontgen dada, atau ultrasonografi jantung. Tamponade jantung adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan rawat inap. Ketahui lebih lanjut mengenai perawatan tamponade jantung di sini!

Bagaimana Pemeriksaan Tamponade Jantung Dilakukan?

Perawatan tamponade jantung memiliki dua tujuan, yaitu menghilangkan tekanan pada jantung dan mengobati kondisi yang mendasarinya. Dokter akan menghilangkan cairan atau darah dari perikardium untuk membantu meringankan tekanan pada jantung. Pengidapnya juga akan menerima oksigen, cairan, dan obat-obatan untuk meningkatkan tekanan darah.

Setelah kondisi tamponade jantung terkendali dan lebih stabil, dokter dapat melakukan tes tambahan untuk menentukan penyebab kondisi tersebut. Bagaimana durasi masa penyembuhan, tergantung pada seberapa cepat diagnosis dapat dibuat, penyebab mendasar dari tamponade, dan komplikasi selanjutnya.

Baca juga: Perikarditis Dapat Sebabkan Tamponade Jantung

Tamponade jantung sering memiliki tiga tanda. Tanda-tanda ini umumnya dikenal sebagai triad Beck,yaitu:

  1. Tekanan darah rendah dan denyut nadi lemah karena volume darah yang dipompa jantung berkurang;

  2. Pembuluh darah mengalami kesulitan mengembalikan darah ke jantung; dan

  3. Detak jantung cepat dan bunyi jantung yang terendam karena lapisan cairan yang meluas di dalam perikardium.

Dokter akan melakukan tes lebih lanjut untuk memastikan diagnosis tamponade jantung. Salah satu tes tersebut adalah ekokardiogram, yang merupakan USG jantung. Kemudian, ada sinar X pada dada yang memungkinkan melihat pembesaran pada jantung. Tes diagnostik lain mungkin termasuk:

  1. CT scan toraks untuk mencari akumulasi cairan di dada;

  2. Angiogram resonansi magnetik untuk melihat bagaimana darah mengalir melalui jantung; dan

  3. Elektrokardiogram untuk menilai detak jantung.

Mengenal Tamponade Jantung

Tamponade jantung adalah akumulasi cairan di sekitar otot jantung, yang menempatkan tekanan berlebihan pada organ ini. Pada orang dengan tamponade jantung, juga dikenal sebagai tamponade pericardial di mana cairan atau darah menumpuk di antara jantung dan kantong yang mengelilingi jantung. Kantung ini disebut perikardium.

Baca juga: Alami Tamponade Jantung, Ini Ciri yang Bisa Dikenali

Perikardium terdiri dari dua lapisan jaringan yang tipis. Area ini biasanya mengandung sedikit cairan untuk mencegah gesekan antar lapisan. Namun, tingkat cairan yang sangat tinggi memberi tekanan pada jantung dan memengaruhi kemampuannya untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Jika tingkat cairan menumpuk dengan cepat, itu bisa mengancam jiwa.

Tamponade jantung merupakan suatu kondisi gawat darurat, di mana terdapat cairan atau darah pada ruang antara otot jantung dengan selaput pembungkus jantung (perikardium). Pada tamponade jantung akut, akumulasi cairan ini terjadi dengan cepat, sementara itu terjadi secara perlahan pada tamponade jantung subakut.

Baca juga: Kenali Lebih Dalam tentang Peradangan pada Perikardium

Penyebab paling umum dari tamponade jantung, yaitu:

  1. Cedera dada yang parah;

  2. Serangan jantung;

  3. Hipotiroidisme, atau tiroid yang kurang aktif;

  4. Peradangan pada perikardium, yang disebut perikarditis;

  5. Diseksi aorta;

  6. Infeksi bakteri;

  7. TBC;

  8. Gagal ginjal;

  9. Kanker;

  10. Lupus;

  11. Ledakan aneurisma aorta, atau tonjolan di aorta; dan

  12. Komplikasi yang timbul dari operasi jantung juga dapat menyebabkan tamponade jantung.

Bahkan, penyebab ataupun pemicu tamponade jantung bisa dikarenakan intervensi ulang pada bedah jantung. Informasi lebih jelas mengenai pemeriksaan dan perawatan untuk tamponade jantung ini bisa ditanyakan langsung ke Halodoc

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

European Society of Cardiology (Diakses pada 2019), Cardiac Tamponade: A Clinical Challenge  
US Library of Medicine (Diakses pada 2019). Does This Patient with A Pericardial Effusion  Have Cardiac Tamponade?
The Heart Org MedScape (Diakses pada 2019). Cardiac Tamponade