• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penanganan Medis untuk Mengatasi Herpes Kelamin pada Bayi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penanganan Medis untuk Mengatasi Herpes Kelamin pada Bayi

Penanganan Medis untuk Mengatasi Herpes Kelamin pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 18 Agustus 2021
Penanganan Medis untuk Mengatasi Herpes Kelamin pada Bayi

“Penanganan medis untuk mengatasi herpes kelamin pada bayi cukup menantang. Pengobatan pun sebenarnya tidak bisa menyembuhkan herpes kelamin, hanya mengelola gejala dan mencegah kondisi semakin parah. Biasanya dokter akan memberikan obat antivirus jika bayi benar mengalami herpes kelamin. Penting untuk segera memberikan perawatan medis sedini mungkin.”

Halodoc, Jakarta – Infeksi herpes pada bayi disebut herpes neonatus. Herpes kelamin atau pun herpes zoster bisa terjadi pada bayi baru lahir, yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Sebagian kasus herpes kelamin pada bayi disebabkan oleh herpes simpleks tipe 2 (HSV-2).

Penularan virus biasanya terjadi ketika ibu dengan herpes genital atau herpes zoster menularkan virus ke bayi, sebelum, selama, atau setelah bayi lahir. Biasanya, virus ditularkan selama persalinan. Lantas, seperti apa penanganan medis yang bisa diberikan untuk bayi yang mengalami herpes kelamin?

Baca juga:  Ibu, Kenali Gejala Herpes pada Newborn

Penanganan Medis untuk Merawat Herpes Kelamin Bayi

Ada beberapa hal menantang dalam pengobatan herpes neonatus atau herpes kelamin pada bayi. Pertama, pengobatan tidak bisa menyembuhkan herpes kelamin, tapi bisa mencegahnya agar tidak semakin parah. Kedua, pengobatan tidak bisa menyembuhkan herpes kelamin bayi, hanya membantu mengelola gejala. Virus herpes bisa bersembunyi di dalam tubuh, dan muncul kembali di kemudian hari. 

Herpes kelamin bayi harus dideteksi dan mendapatkan perawatan medis secepatnya. Nantinya dokter anak akan menjelaskan kepada ayah dan ibu bagaimana terjadinya herpes kelamin dan perawatannya. 

Penanganan medis biasanya menggunakan obat antivirus asiklovir untuk mengobati herpes kelamin atau herpes neonatal. Obat ini biasanya diberikan melalui suntikan. Namun, obat tersebut tidak bisa menyembuhkan herpes kelamin atau mengembalikan kerusakan yang sudah terjadi. Hanya saja bisa mengurangi gejala dan mengurangi risiko kerusakan kulit lebih lanjut. 

Pengobatan dengan asiklovir harus dimulai jika:

  • Infeksi dicurigai (misalnya, ada lesi atau lecet pada kulit bayi baru lahir).
  • Jika tes laboratorium menunjukan infeksi herpes kelamin.
  • Jika pada saat melahirkan, ibu bayi baru lahir memiliki infeksi kelamin primer (pertama kali).

Baca juga:  Herpes Bisa Terjadi pada Bayi, Apa Sebabnya?

Meskipun pengobatan tersedia untuk herpes, tapi tidak bisa menyembuhkan secara total. Pencegahan herpes neonatus merupakan hal yang menantang. Mencegah infeksi pada orangtua bisa mengurangi risiko infeksi pada bayi baru lahir. Meskipun mungkin ada vaksin, tapi masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Penggunaan obat apapun, terutama pada bayi atau anak kecil, hanya harus dilakukan dengan saran, resep, dan tindak lanjut dokter. Penanganan dan masalah medis perlu didiskusikan dengan dokter anak melalui aplikasi Halodoc

Seberapa Serius Herpes pada Bayi?

Terkadang herpes neonatal hanya akan mempengaruhi mata, mulut, atau kulit bayi. Dalam kasus ini, kebanyakan bayi akan sembuh total dengan pengobatan antivirus. Namun, kondisi bisa jauh lebih serius jika sudah menyebar ke organ vital bayi. 

Jika herpes yang menyebar luas tidak segera diobati, kemungkinan besar bayi akan meninggal. Itulah pentingnya untuk mencegah herpes pada bayi. Jika ibu hamil memiliki riwayat herpes genital, beritahu dokter atau bidan. Tujuannya agar ibu diresepkan obat selama bulan terakhir kehamilan, untuk mencegah luka di vagina selama persalinan. 

Baca juga: Ketahui Penularan Herpes yang Harus Diwaspadai

Persalinan melalui operasi caesar dianjurkan jika herpes kelamin pertama kali terjadi dalam 6 minggu terakhir kehamilan. Jika ibu mengalami herpes atau memiliki tanda-tanda herpes, lakukan tindakan pencegahan berikut:

  • Jangan cium bayi.
  • Cuci tangan sebelum kontak dengan bayi.
  • Cuci tangan sebelum menyusui.
  • Tutupi luka, lesi, atau tanda-tanda infeksi herpes di mana saja di tubuh untuk menghindari penularan virus. 

Itulah yang perlu diketahui mengenai penanganan medis untuk mengatasi herpes kelamin pada bayi. Penting bagi setiap orangtua untuk mencermati gejala penyakit tersebut, agar bayi dapat memperoleh penanganan sedini mungkin. 

Referensi:

Med Broadcast. Diakses pada 2021. Babies with herpes: treatment

Children’s Hospital. Diakses pada 2021. Neonatal herpes simplex

NSH. Diakses pada 2021. Neonatal herpes (herpes in a baby)