Penanganan Pertama saat Anak Alami Scabies

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Penanganan Pertama saat Anak Alami Scabies

Halodoc, Jakarta - Kebersihan rumah adalah hal yang harus selalu diperhatikan agar menjaga anak-anak yang masih rentan terserang penyakit tetap sehat. Salah satu gangguan yang dapat terjadi pada anak-anak sehingga menyebabkan gatal-gatal adalah Scabies. Penyakit ini akan menimbulkan luka ketika digaruk.

Scabies adalah suatu penyakit yang terbilang mudah sekali untuk menular dan harus segera mendapatkan pengobatan. Hal ini dapat menyebabkan anak mengalami kulit ruam hingga menyerupai sisik. Ketika terjadi, penanganan awal sangat penting untuk dilakukan. Berikut cara melakukannya!

Baca juga: Gatal karena Scabies? Ini Cara Pengobatannya

Penanganan Pertama untuk Scabies pada Anak

Scabies atau kudis adalah gangguan pada kulit yang disebabkan oleh tungau yang bernama Sarcoptes scabiei. Gangguan ini juga dapat menyerang anak-anak yang menimbulkan rasa gatal dan digaruk hingga mengalami luka. Jika tidak segera diobati, kutu tersebut akan hidup di kulit anak ibu selama berbulan-bulan.

Penyakit ini terbilang sangat menular dikarenakan penularannya yang sangat mudah dari pengidap ke orang yang sehat. Kamu dapat mengalami gangguan ini hanya dengan kontak kulit secara langsung, meskipun scabies tidak termasuk penyakit menular yang disebabkan oleh seksual.

Berbagi pakaian atau handuk dengan seseorang yang mengidap penyakit ini juga dapat menyebabkan infeksi menyerang. Menggunakan kasur yang sama dengan pengidap scabies juga dapat menyebabkan seseorang mengalami hal ini juga. Maka dari itu, seorang anak yang mengidap hal ini harus segera mendapatkan pengobatan awal secepatnya. Berikut beberapa cara untuk penanganan pertama dari scabies:

Kudis adalah penyakit yang sangat mudah menular. Maka dari itu, pengobatan yang dilakukan umumnya dilakukan untuk seluruh anggota keluarga pada saat yang bersamaan. Perawatan yang dilakukan tergantung pada gejala, usia, dan kesehatan anak secara umum. Perawatan yang dapat dilakukan berupa:

  • Menggunakan krim atau losion yang diresepkan dokter.

  • Mengonsumsi obat yang berguna untuk membunuh tungau.

  • Minum obat antihistamin untuk membantu meringankan rasa gatal.

  • Menggunakan obat lain pada kulit sesuai kebutuhan.

Setelah itu, pastikan untuk memotong kuku anak ibu untuk mencegah infeksi terjadi. Juga, sangat penting untuk mencuci semua pakaian anak dan tempat tidur di dalam air panas serta mengeringkannya pada udara yang sangat panas. Benda yang tidak dapat dicuci harus diletakkan pada kantong plastik minimal 1 minggu.

Setelah mendapat pengobatan tersebut, gatal mungkin masih berlangsung setelah beberapa minggu dari perawatan awal kudis. Jika scabies masih terjadi setelah beberapa waktu atau timbul lubang yang baru, cobalah untuk segera menghubungi ahli medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait pengobatan awal scabies pada anak, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini.

Baca juga: Bikin Gatal-Gatal, Begini Cara Obati Scabies

Cara Mencegah Scabies pada Anak

Cara mencegah terjadinya scabies adalah dengan menghindari kontak kulit secara langsung dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, pisahkan barang-barang pribadi dan tempat tidur yang digunakan pengidap gangguan ini agar tidak menjangkiti orang lain.

Seseorang yang mengalami gangguan kulit ini harus diobati dengan cepat agar wabahnya dapat dihindari. Penyebaran dari kutu tersebut mungkin sulit untuk dikendalikan dan membutuhkan respons yang sangat cepat dan bantuan dari ahli medis. Kamar dari pengidap gangguan ini harus benar-benar dibersihkan secara keseluruhan.

Baca juga: Bisa Menyerang Anak, Ini Cara Mencegah Scabies

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk penanganan awal dari scabies. Memang, kamu harus menjaga agar anak tidak terserang penyakit tersebut, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Apabila anak ibu mengalami penyakit kulit ini, ada baiknya untuk tidak pergi ke sekolah terlebih dahulu.

Referensi:
Rochester. Diakses pada 2019. Scabies in Children
CDC. Diakses pada 2019. Scabies