• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penanganan Tepat Ibu Hamil yang Alami Campak

Penanganan Tepat Ibu Hamil yang Alami Campak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Dengan maraknya penyakit yang terbilang mudah menular ke orang lain, penting untuk selalu waspada. Salah satu penyakit yang dengan mudah menular adalah campak. Gangguan ini akan menimbulkan gejala berupa kelainan pada kulit, seperti perubahan pada warna kulit dan timbulnya ruam kemerahan pada bagian tubuh tertentu hingga di seluruh tubuh.

Dikarenakan mudah menyebar, semua orang memiliki risiko yang sama terkena campak, bahkan terhadap ibu hamil. Saat kondisi ini terjadi oleh wanita yang sedang mengandung, beberapa hal berbahaya dapat terjadi dan membahayakan janin. Maka dari itu, penting untuk mengetahui pengobatan campak yang efektif. Berikut adalah beberapa pengobatan campak pada ibu hamil!

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Campak pada Ibu Hamil

Pengobatan Campak pada Ibu Hamil

Campak, atau disebut juga rubeola, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Paramyxovirus dan terbilang sangat menular. Penyakit ini dapat menimbulkan rasa gatal, mengalami demam, mata yang sensitif terhadap cahaya, hingga sakit tenggorokan. Saat terjadi pada ibu hamil, campak harus segera ditangani karena dapat membahayakan janin yang dikandungnya.

Memang, infeksi yang disebabkan campak pada ibu hamil tidak menyebabkan cacat lahir. Namun, wanita yang mengandung dan bayi yang baru lahir akan lebih rentan terhadap komplikasi medis, seperti pneumonia dan harus menerima rawat inap. Infeksi dari penyakit tersebut juga dapat menyebabkan keguguran, berat badan lahir rendah, dan kelahiran prematur.

Maka dari itu, penting untuk melakukan pencegahan dari campak terhadap ibu hamil agar beberapa komplikasi berbahaya tersebut dapat dihindari. Salah satu caranya adalah dengan menerima vaksinasi. Namun, jika sudah terserang penyakit tersebut, penting mengetahui pengobatan yang tidak menimbulkan dampak negatif. Berikut beberapa pengobatan tersebut:

  1. Lebih Banyak Beristirahat

Salah satu cara yang dapat dilakukan sebagai pengobatan campak pada ibu hamil adalah dengan lebih banyak mengistirahatkan tubuh. Saat penyakit ini menyerang, tubuh akan cepat lelah dan persendian akan mengalami sakit. Maka dari itu, beristirahat yang cukup dan hanya melakukan pekerjaan ringan dapat membuat gangguan campak menjadi lebih baik.

Baca juga: Hati-Hati Kalau Ibu Hamil Kena Campak

  1. Jaga Dehidrasi Tubuh

Demam adalah salah satu gejala yang timbul ketika seseorang mengidap campak. Salah satu cara untuk mengatasi demam adalah dengan memperbanyak minum air putih agar menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dengan begitu, gejala dari campak pada ibu hamil tersebut dapat segera diatasi dan penyakit tersebut tidak menyebabkan gangguan yang parah.

  1. Jangan Sembarang Konsumsi Obat

Pastikan kamu tidak mengonsumsi sembarangan obat tanpa bertanya dahulu pada dokter terkait jenis obat dan dosis yang dianjurkan. Memang, obat jenis parasetamol dapat menurunkan panas tubuh dan mengatasi nyeri yang terjadi. Namun, jika kamu mengonsumsi dosis yang berlebih juga dapat menyebabkan gangguan pada janin yang berada di kandungan.

Itulah beberapa pengobatan dari campak pada ibu hamil yang dapat dilakukan agar tidak menimbulkan komplikasi dan mengatasi gejala bertambah parah. Dengan melakukan hal tersebut, diharapkan gangguan tersebut lebih mudah untuk disembuhkan. Sehingga, penyakit tersebut tidak berlarut-larut yang mungkin saja berdampak pada janin.

Baca juga: 6 Hal yang Perlu Dilakukan saat Hamil

Ibu juga dapat bertanya pada dokter di Halodoc terkait cara mengobati campak pada ibu hamil yang aman untuk dilakukan. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang dilakukan untuk mendapat kemudahan akses kesehatan.

Referensi:
Penn Medicine. Diakses pada 2020. Measles in Pregnancy: Frequently Asked Questions.
ACOG. Diakses pada 2020. Management of Pregnant and Reproductive Aged Women during a Measles Outbreak.