• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pencegahan Gondongan dengan Imunisasi, Ini Prosedurnya

Pencegahan Gondongan dengan Imunisasi, Ini Prosedurnya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Memberikan asupan makanan yang sehat pada anak memengaruhi imunitas tubuh yang dimiliki oleh anak. Imunitas yang optimal membuat anak lebih mudah terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit gondongan. Penyakit gondongan dapat menular dengan mudah pada anak yang memiliki imunitas tubuh rendah.

Baca juga: Ini Penyebab Parotitis Alias Gondongan

Penyakit gondongan adalah penyakit mudah menular yang disebabkan oleh paparan virus paramyxovirus pada tubuh. Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan oleh ibu untuk menghindari anak dari penyakit gondongan, salah satunya dengan melakukan imunisasi MMR.

Prosedur Pencegahan Gondongan dengan Imunisasi

Penyakit gondongan adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh paparan virus paramyxovirus. Penularan virus penyebab gondongan terbilang mudah. Anak dapat tertular virus paramyxovirus melalui percikan ludah atau ingus pengidap gondongan.

Penyakit gondongan yang tidak diatasi mengakibatkan komplikasi, seperti meningitis dan infeksi testis pada laki-laki yang menjalani masa puber. Maka, tidak ada salahnya ibu lakukan pencegahan yang dilakukan, seperti menjaga kebersihan diri anak, menjaga lingkungan anak tetap bersih, dan lakukan vaksinasi MMR pada anak.

Vaksin MMR merupakan salah satu vaksin yang digunakan untuk 3 jenis penyakit yang terdiri dari mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, anak-anak direkomendasikan untuk mendapatkan dua dosis vaksinasi MMR untuk pencegahan penyakit gondongan. Dosis pertama diberikan ketika anak berusia 12-15 bulan, setelahnya diberikan dosis kedua pada 28 hari setelah dosis pertama.

Lalu, mengapa vaksin MMR diberikan ketika anak memasuki usia 12 bulan? Hal ini disebabkan karena antibodi ditransfer oleh ibu ketika menyusui anak dianggap dapat memberikan perlindungan dari penyakit, termasuk penyakit gondongan. Dilansir dari National Health Service UK, anak-anak berusia 6-9 bulan boleh menerima vaksin MMR jika kondisinya berada di lingkungan dengan wabah penyakit yang dapat diatasi dengan vaksin MMR.

Baca juga: 10 Penyakit Ini Bisa Dicegah dengan Vaksin

Pengobatan untuk Atasi Gondongan

Virus paramyxovirus tidak langsung terlihat ketika terpapar pada tubuh anak, umumnya, gejala gondongan baru akan tampak setelah dua minggu anak terpapar virus penyebab gondongan. Umumnya, anak-anak yang terpapar virus gondongan memiliki gejala yang cukup khas, yaitu adanya pembengkakan pada kelenjar air liur pada salah satu sisi wajah atau kedua sisi wajah.

Pembengkakan yang terjadi pada kelenjar air liur menyebabkan nyeri dan juga kesulitan untuk menelan. Kondisi ini juga yang menyebabkan anak pengidap gondongan alami penurunan nafsu makan. Selain itu, pengidap gondongan juga akan mengalami demam, sakit kepala, kondisi mulut yang menjadi kering, dan kelelahan.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul akibat penyakit gondongan, ibu bisa gunakan beberapa bahan alami yang ada di sekitar, loh. Dilansir dari Raising Children Network, ibu berikan banyak air putih pada anak untuk menghindari dehidrasi. Tidak ada pantangan apapun pada pengidap gondongan, air putih digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh anak. 

Baca juga: 6 Cara Sederhana Mengatasi Gondongan

Selain itu, hindari memberikan makanan yang memiliki rasa asam agar tidak memicu kelenjar air liur memproduksi air liur. Kondisi ini dapat sebabkan anak mengalami rasa nyeri pada bagian kelenjar air liur yang bengkak. Berikan makanan berupa sup yang memiliki kandungan bawang putih. Bawang putih menjadi salah satu obat alami yang bisa ibu berikan pada anak yang mengalami gondongan. Bawang putih memiliki kandungan allicin untuk meningkatkan imunitas tubuh anak. 

Mengompres bagian kelenjar air liur yang bengkak dengan air hangat atau lidah buaya dapat menjadi pengobatan alami untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul. Jangan lupa, penuhi waktu istirahat anak agar dapat pulih dari gangguan kesehatan yang dialami.

Referensi:
Raising Children Network. Diakses pada 2020. Mumps
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. MMR Vaccination: What Everyone Should Know
National Health Service UK. Diakses pada 2020. MMR Vaccine Overview
Web MD. Diakses pada 2020. MMR Vaccine