Pengaruhi Darah, Ini Beda Leukemia dan Multiple Myeloma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pengaruhi Darah, Ini Beda Leukemia dan Multiple Myeloma

Halodoc, Jakarta - Kanker adalah sebuah gangguan yang dapat menyerang seluruh jaringan tubuh. Selain menyerang organ-organ penting, penyakit ini juga dapat menyerang darah. Kanker darah dapat menyebabkan perkembangan sel darah pada tubuh menjadi ganas yang dapat berbahaya jika tidak diobati.

Kanker darah ketika gangguan terjadi pada sumsum tulang yang merupakan sel darah untuk diproduksi. Penyakit yang menyerang darah terbagi menjadi beberapa jenis, seperti leukemia dan multiple myeloma. Meski sama-sama terjadi karena kanker darah, keduanya ternyata memiliki perbedaan. Ini ulasannya.

Baca juga: 3 Makanan Khusus Pengidap Multiple Myeloma

Perbedaan Leukemia dan Multiple Myeloma

Kanker darah terjadi ketika sel darah pada tubuh menjadi abnormal dan menyebabkan kanker. Ketika terjadi, sel darah yang terserang kanker kehilangan fungsinya untuk melawan infeksi yang masuk ke tubuh dan membekukan darah ketika terluka. Penyakit ini dapat menyebabkan hal yang fatal jika terjadi.

Leukemia dan multiple myeloma adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel darah pada tubuh. Umumnya, gangguan-gangguan ini disebut dengan kanker darah. Walaupun mempunyai kesamaan, kedua gangguan tersebut menyerang bagian tubuh yang berbeda. Berikut adalah perbedaan leukemia dan multiple myeloma:

Leukemia

Seseorang yang mengalami gangguan pada darah jenis ini umumnya dimulai ketika kanker menyerang sumsum tulang dan bergerak masuk ke aliran darah. Pengidap leukemia mengalami sumsum tulangnya menghasilkan sel-sel bermutasi dan menyebarkan hal tersebut ke lokasi tubuh memproduksi sel-sel darah yang sehat.

Pengidap leukemia mengalami leukosit atau sel darah putih dalam tubuhnya menjadi tidak normal. Sel darah tersebut diproduksi oleh kelenjar getah bening. Jika leukemia terjadi, sel-sel darah yang tidak matang akan memadati area lain, sehingga gejala dari gangguan ini muncul. 

Leukemia yang terjadi dapat dalam berbagai bentuk, tetapi diagnosis utama yang menentukannya adalah termasuk penyakit akut atau kronis. Seseorang yang mengalami gangguan leukemia akut lebih cepat penyebarannya, sehingga memerlukan perawatan yang agresif untuk mengatasinya.

Gejala dari gangguan leukemia umumnya sulit untuk diketahui. Hal ini disebabkan penyakit pada sel darah putih ini tidak mempunyai gejala yang khusus. Maka dari itu, kamu harus tahu gejala yang muncul ketika mengalami leukemia, di antaranya:

  • Mengalami anemia;

  • Sering mengalami perdarahan;

  • Merasakan nyeri pada sendi, terutama di area tulang belakang;

  • Tubuh menjadi lebih mudah terserang infeksi.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait leukemia, dokter dari Halodoc akan membantu kamu. Gangguan ini dapat berakibat fatal pada tubuh kamu, maka dari itu pencegahan dini harus dilakukan. Kamu dapat memesan pemeriksaan fisik secara online melalui aplikasi Halodoc hanya dengan download ke smartphone kamu!

Baca juga: Inilah 4 Kondisi yang Membutuhkan Transplantasi Sumsum Tulang Belakang

Multiple Myeloma

Gangguan kanker ini terjadi pada sumsum tulang dan memengaruhi sel-sel plasma. Sel tersebut berfungsi untuk menghasilkan antibodi yang dapat menyerang infeksi dan penyakit. Saat terjadi kanker, sel tersebut menumpuk di sumsum tulang dan menyebabkan gangguan pada tulang sehingga menimbulkan rasa sakit.

Sel-sel plasma yang terkena kanker juga menghasilkan antibodi yang salah. Hal ini membuat tubuh kamu sulit untuk melawan infeksi. Multiple myeloma yang terjadi dapat diobati dengan terapi radiasi, kemoterapi, hingga transplantasi sel induk. Semakin cepat diobati, maka semakin minim gangguan ini menyerang organ penting.

Selain itu, kamu harus mengetahui gejala-gejala dari multiple myeloma agar dapat dicegah secara dini. Berikut adalah gejala yang muncul ketika tubuh kamu terserang gangguan dari jenis kanker darah ini, yaitu:

  • Lebih mudah mengalami perdarahan dan memar;

  • Kekurangan kalsium pada tubuh yang dapat membuat tulang mudah patah;

  • Mengalami kerusakan ginjal;

  • Kaki menjadi bengkak.

Baca juga: Mengenal Berbagai Jenis Kelainan Darah

Referensi:
WebMD.Diakses pada 2019.Multiple Myeloma, Lymphoma, and Leukemia: How They Differ
Cancer Center.Diakses pada 2019.What's the difference? Blood cancers: Leukemia, lymphoma and multiple myeloma