• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengidap Degenerasi Makula Penting Melakukan Screening Retina

Pengidap Degenerasi Makula Penting Melakukan Screening Retina

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Seiring bertambahnya usia, penglihatan seseorang bisa menurun. Bahkan risiko penyakit mata dapat meningkat ketika seseorang sudah tua. Salah satu penyakit mata yang sering dialami orangtua adalah degenerasi makula.

Penyakit ini adalah penyebab utama kebutaan permanen pada orang yang berusia di atas 60 tahun. Degenerasi makula terjadi ketika bagian tengah kecil retina yang disebut makula menjadi aus. Karena itu, screening retina adalah salah satu pemeriksaan yang diperlukan untuk mendiagnosis penyakit mata tersebut.

Manfaat Screening Mata untuk Deteksi Degenerasi Makula

Screening retina adalah pemeriksaan retina yang komprehensif untuk mendeteksi adanya masalah di organ tersebut. Retina merupakan lapisan tipis di belakang mata yang mengandung jutaan sel yang sensitif terhadap cahaya. 

Retina terdiri dari sel saraf yang menerima dan mengatur informasi visual ke otak melalui saraf optik. Di tengah jaringan saraf ini, terdapat makula yang berperan untuk penglihatan yang tajam dan terfokus. Misalnya, untuk membaca atau melihat sesuatu secara detail.

Nah, screening retina mampu mendeteksi kemungkinan adanya kerusakan pada retina atau masalah yang berkaitan dengan menurunnya fungsi retina, seperti yang terjadi pada kasus degenerasi makula. Sayangnya, banyak masalah mata yang bisa berkembang tanpa disadari. Namun, penyakit seperti degenerasi makula bisa diketahui dengan pemeriksaan menyeluruh retina.

Dengan melakukan screening retina, degenerasi makula dapat terdeteksi lebih awal, sehingga pengobatan bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan bertambah parah.

Baca juga: 4 Kondisi yang Mengharuskan Screening Retina

Waspada Gejala Degenerasi Makula

Pada awalnya, degenerasi makula mungkin tidak menimbulkan tanda-tanda yang dapat terlihat. Itulah mengapa penyakit mata ini sering kali tidak terdiagnosis sampai kondisinya memburuk atau memengaruhi kedua mata. Oleh karena itu, orangtua yang sudah berusia 50 tahun dianjurkan untuk melakukan screening retina untuk mewaspadai degenerasi makula.

Berikut gejala degenerasi makula yang mungkin terjadi:

  • Penglihatan yang memburuk atau kurang jelas. Penglihatan menjadi kabur dan sulit untuk membaca huruf yang kecil.
  • Area gelap dan buram di tengah penglihatan kamu.
  • Pada kasus yang jarang terjadi, persepsi warna memburuk atau berbeda.

Bila kamu mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter mata untuk memastikan penyebabnya.

Baca juga: Periksa Mata Sejak Dini, Kapan Sebaiknya Mulai Dilakukan?

Prosedur Screening Retina untuk Degenerasi Makula

Saat melakukan screening retina, dokter akan melebarkan mata dengan obat tetes khusus. Obat tersebut akan memperlebar pupil kamu. Namun, diperlukan waktu sekitar 20 menit sampai mata kamu siap untuk diperiksa.

Selanjutnya, kamu diminta untuk menempatkan dagu dan dahi pada penyangga untuk menjaga kepala tetap stabil. Kamu akan diminta membuka mata selebar mungkin dan menatap lurus ke depan pada suatu objek, sementara laser memindai mata kamu. Gambar diunggah ke komputer, sehingga dokter dapat melihatnya.

Bila dokter mencurigai kamu mengalami degenerasi makula basah, kamu mungkin perlu melakukan angiogram fluoresens. Untuk tes tersebut, dokter menempatkan jarum infus di pembuluh darah di lengan kamu dan menyuntikkan pewarna.

Saat pewarna memasuki mata kamu, pewarna ini menyoroti pembuluh darah, sehingga gambar dapat diambil. Pemeriksaan angiogram fluoresens membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Meskipun degenerasi makula tidak bisa diobati, namun perawatan yang dilakukan lebih dini dapat memperlambat atau mencegah pengidap dari kehilangan terlalu banyak penglihatan.

Baca juga: Usia 40 Tahun, Ini Cara Menjaga Kesehatan Mata

Itulah penjelasan tentang pentingnya melakukan screening retina untuk pengidap degenerasi makula. Bila kamu ingin melakukan pemeriksaan mata, kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc. Jangan lupa download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google Play ya.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Age-Related Macular Degeneration.
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Retinal Imaging?