Pengobatan untuk Atasi Sindrom Eisenmenger

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Pengobatan untuk Atasi Sindrom Eisenmenger

Halodoc, Jakarta - Untuk ibu yang baru melahirkan, apa pernah mendengar sindrom Eisenmenger? Kalau belum, sebaiknya perhatikan kondisi yang satu ini. Alasannya simpel, sindrom ini bisa berakibat fatal bagi Si Kecil.

Sindrom Eisenmenger merupakan kelainan bawaan yang membuat bercampurnya darah bersih dengan darah kotor. Normalnya, darah bersih yang kaya oksigen disebarkan ke seluruh tubuh. Akan tetapi, pada pengidap sindrom Eisenmenger lain lagi ceritanya.

Darah bersih ini akan kembali ke paru-paru karena adanya defek, seperti lubang antara ventrikel, yaitu ventricular septal defect (VSD). Nah, kondisi inilah yang bakal menyebabkan anak mudah lelah dan membiru.

Pertanyaannya, apakah sindrom Eisenmenger ini bisa diobati? 

Baca juga: Cara Deteksi Sindrom Eisenmenger pada Ibu Hamil

Lewat Obat-Obatan dan Transplantasi 

Untungnya, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasi sindrom Eisenmenger. Nah, pengobatan dari sindrom Eisenmenger bisa disesuaikan dengan kondisi pasien. Misalnya: 

  • Pengontrol detak jantung, untuk pengidap yang mengalami gangguan irama jantung

  • Pengencer darah, diberikan pada pengidap yang mengalami gangguan irama jantung untuk mencegah stroke dan penggumpalan darah.

  • Obat tadalafil atau sildenafil, untuk melebarkan pembuluh darah untuk memperbaiki aliran darah. Biasanya dikasih obat-obatan jantung bagi pengidap yang sudah kena atau untuk menghindari gagal jantung kanan

Tindakan yang dilakukan bila memenuhi indikasi adalah flebotomi dan perbaikan lubang jantung lewat transplantasi jantung. Walaupun tidak dapat sembuh secara total, tetapi pengobatan tersebut meringankan gejala dan mencegah terjadinya komplikasi yang dapat memperburuk keadaan pengidap. 

Hal yang perlu digarisbawahi, wanita yang mengidap sindrom Eisenmenger disarankan untuk tidak hamil. Alasannya jelas, sebab sindrom Eisenmenger berbahaya, bisa mengancam keselamatan bumil dan janin. 

Baca juga: Gejala Sindrom Eisenmenger pada Ibu Hamil

Kulit Membiru hingga Jantung Berdebar

Pada dasarnya, gejala sindrom Eisenmenger muncul ketika dua tahun atau lebih. Akan tetapi, tetap ada kemungkinan gejalanya baru timbul ketika Si Kecil beranjak remaja. Hal yang perlu ibu ingat, gejala sindrom Eisenmenger ini timbul perlahan, tak langsung menunjukkan tanda bahaya.

Nah, berikut ini beberapa gejala yang bisa dialami oleh pengidap sindrom Eisenmenger:

  • Sianosis atau kebiruan pada bibir, jari tangan dan kaki, serta kulit;

  • Sesak saat istirahat;

  • Kesemutan atau mati rasa pada jari tangan dan kaki;

  • Rasa baal atau kesemutan pada ujung jari kaki dan tangan;

  • Perut membesar;

  • Gout atau pembengkakan pada sendi karena banyak asam urat;

  • Nyeri dada;

  • Mudah lelah dan sesak saat beraktivitas;

  • Dada berdebar;

  • Batuk berdarah;

  • Pingsan;

  • Pusing atau sakit kepala; dan

  • Palpitasi atau detak jantung berdebar.

Nah, bila Si Kecil mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan dan saran yang tepat. Ibu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc

Jangan Dibiarkan, Komplikasi Taruhannya

Sindrom Eisenmenger bukanlah sebuah penyakit yang bisa dianggap enteng. Alasannya simpel, sindrom Eisenmenger yang tak ditangani dengan tepat bisa memicu sederet masalah lainnya. Contohnya, masalah pada jantung ataupun organ lainnya. 

Lantas, seperti apa komplikasi yang bisa ditimbulkan oleh sindrom Eisenmenger? Beragam, mulai dari serangan jantung, gagal jantung, infeksi jaringan jantung, serangan jantung, hingga jantung berhenti mendadak. Tuh, seram kan? 

Lain komplikasi pada jantung, lain pula komplikasi pada organ lainnya. sindrom Eisenmenger juga bisa memicu komplikasi, seperti asam urat, gagal ginjal, stroke, naiknya kadar sel darah merah, dan sumbatan pada pembuluh darah paru-paru. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau Si Kecil memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi: 
WebMD (Diakses pada 2019). What Is Eisenmenger Syndrome?
MedlinePlus (Diakses pada 2019). Eisenmenger Syndrome
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Diseases and Conditions. Eisenmenger Syndrome