• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penting Untuk Wanita, Berikut Ciri-Ciri Kanker Rahim
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penting Untuk Wanita, Berikut Ciri-Ciri Kanker Rahim

Penting Untuk Wanita, Berikut Ciri-Ciri Kanker Rahim

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 28 Desember 2021
Penting Untuk Wanita, Berikut Ciri-Ciri Kanker Rahim

“Kanker rahim menjadi salah satu penyakit berbahaya yang kerap dialami oleh wanita. Waspada ciri-ciri kanker rahim yang bisa dialami, seperti perdarahan dan keputihan yang tidak normal, benjolan di perut, hingga rasa nyeri.”

Halodoc, Jakarta – Rahim atau uterus adalah salah satu organ reproduksi wanita yang berada di antara kandung kemih dan rektum. Rahim memiliki bentuk seperti buah pir yang terbalik. Pada wanita, organ ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk memberi makan dan perkembangan sel telur yang telah dibuahi hingga siap untuk dilahirkan.

Rahim serupa dengan organ tubuh lainnya yang berisiko mengalami penyakit kanker. Kanker rahim disebabkan oleh beberapa faktor, seperti usia lanjut, obesitas, hingga adanya perubahan hormon dalam tubuh. Untuk itu, sangat penting mengenali ciri-ciri kanker rahim agar kondisi ini dapat diatasi dengan baik.

Ciri-Ciri Kanker Rahim

Kanker rahim memiliki dua jenis yang berbeda, yaitu adenokarsinoma dan sarkoma. Adenokarsinoma terbentuk di bagian dalam rahim atau dikenal sebagai kanker endometrium. Sedangkan, sarkoma terbentuk pada bagian kelenjar atau jaringan penunjang rahim.

Jika dibandingkan dari jenisnya, kanker endometrium lebih sering terjadi dibandingkan sarkoma. Hingga saat ini, penyebab utama perubahan atau mutasi sel pada rahim belum diketahui dengan pasti, tetapi ada beberapa pemicu. Mulai dari memasuki usia 50 tahun, mengalami obesitas, meningkatkan hormon estrogen, mengalami PCOS, hingga memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.

Lalu, apa saja gejalanya? Berikut adalah ciri-ciri kanker rahim yang perlu diwaspadai, yaitu:

1. Perdarahan yang Tidak Biasa

Para wanita yang telah memasuki masa menopause sebaiknya jangan abaikan jika mengalami perdarahan melalui vagina. Perdarahan melalui vagina saat masa menopause menjadi salah satu ciri-ciri kanker rahim yang perlu diwaspadai. 

Perdarahan yang tidak normal juga bisa terjadi ketika wanita mengalami menstruasi. Jumlah darah bisa muncul lebih banyak dibandingkan menstruasi biasanya. 

Selain itu, jangan abaikan juga perdarahan yang terjadi di luar menstruasi. Segera periksakan kondisi kesehatan di rumah sakit terdekat untuk memastikan keluhan kesehatan yang kamu alami. Kamu bisa buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

2. Keputihan

Keputihan merupakan hal normal yang dialami oleh wanita. Keputihan yang normal umumnya tidak berbau, berwarna bening atau putih susu, dan tidak menyebabkan gatal pada vagina. 

Namun, jika kamu mengalami keputihan yang berbau menyengat, berwarna hijau atau bercampur darah, menyebabkan gatal serta sensasi panas pada vagina, sebaiknya kamu waspada terhadap gangguan kesehatan yang kamu alami. Kondisi ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri kanker rahim.

3. Benjolan di Perut

Waspada terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh. Kanker rahim dapat memicu munculnya benjolan pada perut akibat sel kanker yang berkembang dan membesar. Kondisi ini membuat perut terlihat membengkak dan membesar.

4. Nyeri

Kanker rahim juga dapat menyebabkan rasa nyeri. Umumnya, rasa nyeri akan dirasakan pada bagian punggung bawah atau di sekitar tulang pinggul.

Itulah ciri-ciri kanker rahim yang perlu diwaspadai oleh para wanita. Jika kamu mengalami beberapa gejala terkait penyakit kanker rahim jangan ragu untuk segera lakukan pemeriksaan kesehatan.

Kanker rahim bisa didiagnosis dengan melakukan beberapa pemeriksaan. Selain memastikan keluhan kesehatan, riwayat kesehatan, dan riwayat keluarga, tim medis akan melakukan pemeriksaan laboratorium, seperti CA-125 Assay. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan darah untuk mengukur CA-125 atau protein yang dapat menunjukkan sejumlah kanker dalam tubuh.

Selain itu, tes pencitraan juga bisa dilakukan dengan melakukan MRI, CT scan, hingga USG transvaginal. Jika perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan, biopsi dan kuret bisa digunakan sebagai pemeriksaan lanjutan.

Referensi:
Cancer Council. Diakses pada 2021. Uterine Cancer.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Uterine Cancer.
CDC. Diakses pada 2021. Uterine Cancer.
Journal of Women’s Health. Diakses pada 2021. Endometrial Cancer Associated Symptoms: A Case-Control Study.