• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Berbuka dengan yang Manis saat Puasa

Pentingnya Berbuka dengan yang Manis saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Berpuasa akan membutuhkan banyak energi, maka dari itu, sebelum menjalankannya, umat Muslim disarankan untuk sahur. Saat berbuka puasa, momen tersebut akan sangat ditunggu untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga. Nah, makanan dan minuman manis kerap kali disarankan ada di meja. Namun sebelum mengonsumsinya, ketahui manfaatnya terlebih dulu berikut!

Baca juga: Diet Sambil Puasa, Begini Caranya

Kenapa Harus Makanan dan Minuman Manis?

Saat makan sahur, simpanan gula dalam tubuh akan terus menurun karena berbagai macam aktivitas yang kamu jalani. Kamu juga tidak mendapatkan asupan tambahan selama seharian penuh. Gula darah sendiri merupakan sumber energi utama dalam tubuh, yang menjadi penyebab lemas dan ngantuk saat kadarnya berada di bawah normal. Nah, untuk menggantikan energi yang hilang, kamu membutuhkan hidangan yang manis saat berbuka puasa.

Gula dari makanan atau minuman manis mampu meningkatkan kadar gula darah yang turun selama berpuasa. Namun, perhatikan kandungan gizi dan nutrisi yang kamu konsumsi dari makanan dan minuman manis tersebut, ya! Karena sebagian hidangan manis berbuka puasa yang disajikan atau dijual bebas tidak memiliki nilai gizi yang cukup untuk menggantikan nutrisi dan vitamin yang juga hilang saat beraktivitas.

Jika salah konsumsi makanan saat berbuka puasa, kudapan yang kamu konsumsi justru akan menurunkan gula darah dengan sangat drastis setelah makan. Jika sudah begitu, alih-alih badan segar, kamu justru akan merasa lemas dan ngantuk setelah berbuka puasa.

Baca juga: Begini Pola Makan yang Sehat saat Sahur

Alasan Lain Pentingnya Berbuka dengan yang Manis

Saat sedang berpuasa, proses metabolisme tubuh akan melambat, karena nutrisi saat sahur telah banyak menghilang setelah seharian melakukan banyak aktivitas. Jika dihitung, berpuasa akan memakan waktu selama 13 jam. Sepanjang itu pula seseorang yang berpuasa tidak mengonsumsi apapun, sehingga tidak mendapat asupan nutrisi, dan energi yang dibutuhkan tubuh. 

Bukan hanya itu saja, berikut alasan lain pentingnya berbuka dengan yang manis:

  • Makanan Manis Cepat Diolah Tubuh

Makanan atau minuman manis merupakan sumber kalori yang mudah diolah tubuh. Hal tersebut alasan mengapa sebaiknya mengonsumsi sesuatu yang manis saat berbuka puasa. Dengan begitu, energi dan stamina tubuh kita yang sempat menghilang dapat kembali seketika. Bukan hanya itu saja, rasa manis juga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, sehingga proses metabolisme dapat kembali normal.

  • Konsumsi Makanan Secukupnya

Jangan karena lapar lalu kamu menyantap seluruh makanan saat berbuka puasa, ya! Sebaiknya kamu mengonsumsi makanan dan minuman dengan pemanis alami, seperti kurma, atau buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi. Selain air putih, buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Meskipun dianjurkan, tapi jangan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan, ya! Mengonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan justru tidak baik, karena akan menyebabkan kegemukan. Pastikan juga makanan atau minuman manis yang dikonsumsi tidak mengandung pemanis buatan.

Baca juga: Pilihan Menu Sahur Sehat Saat Puasa

Pemanis buatan justru akan berujung pada kenaikan berat badan setelah bulan Ramadhan. Padahal jika dilakukan dengan pola makan yang baik dan benar, berpuasa efektif dalam menurunkan berat badan. Jika ada yang ingin ditanyakan seputar boleh tidaknya mengonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya! Selamat berpuasa!

Referensi: 

British Nutrition Foundation. Diakses pada 2020. A healthy Ramadan.
Healthline. Diakses pada 2020. How Does Eating Affect Your Blood Sugar?
Very Well Fit. Diakses pada 2020. Granulated Sugar Nutrition Facts.