• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Introspeksi Diri bagi Kesehatan Mental
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Introspeksi Diri bagi Kesehatan Mental

Pentingnya Introspeksi Diri bagi Kesehatan Mental

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Oktober 2022

“Introspeksi diri menjadi cara seseorang untuk mengenali diri sendiri lebih baik lagi. Ini sangat penting untuk mengukur kemampuan diri, memudahkan sosialisasi dengan orang lain, hingga membantu mengurangi rasa cemas.”

Pentingnya Introspeksi Diri bagi Kesehatan MentalPentingnya Introspeksi Diri bagi Kesehatan Mental

Halodoc, Jakarta – Mengenal diri sendiri atau disebut juga introspeksi diri bagi sebagian orang bisa menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Padahal, ini menjadi cara terbaik untuk mengenali dan memahami diri dengan lebih baik, melalui emosi dan pikiran serta ingatan. 

Bisa dikatakan, introspeksi diri merupakan seseorang merenungi diri secara lebih mendalam untuk mendapatkan tujuan yang selama ini dicari. Cara ini banyak dilakukan supaya seseorang bisa lebih terkoneksi dengan diri dan mendapatkan pandangan yang berbeda tentang hidup.  

Pentingnya Introspeksi Diri untuk Kesehatan Mental

Melalui introspeksi diri, kamu bisa memberikan waktu untuk dirimu dan lebih mensyukuri semua yang sudah kamu lalui hingga sekarang. Sebenarnya, introspeksi diri sangat penting untuk mendukung kesehatan mental, lho. Ini alasannya:

  1. Membantu meningkatkan kepercayaan diri

Seseorang yang menyadari apa yang menjadi kekuatan dan kelemahannya, bisa memberikan penilaian terhadap diri dan kehidupan dengan lebih baik. Kemampuan untuk membentuk batasan antara kelebihan dan kekurangan bisa membantu meningkatkan rasa percaya diri, terutama yang mendukung perkembangan dirimu. 

  1. Mengurangi rasa cemas

Alasan lain mengapa introspeksi diri itu penting adalah hal ini bisa membantu kamu mengurangi rasa cemas berlebihan. Sebab, melalui introspeksi diri, kamu lebih menyadari semua pemikiran dan tindakan yang ada hubungannya dengan respons emosi pada sekitar. Ini memungkinkan otak membentuk pemikiran yang lebih akurat. 

  1. Memudahkan sosialisasi dengan orang lain

Introspeksi diri juga membuat kamu lebih mudah mengambil pandangan yang berbeda dalam bersosialisasi. Melalui introspeksi, kamu tahu bahwa setiap orang memiliki pola pikir dan pandangan yang tidak sama. Introspeksi diri juga membuat rasa empati kamu meningkat, sehingga koneksi kamu dengan orang lain juga lebih erat. 

  1. Mengetahui kemampuan diri

Selain itu, kamu juga dapat mengenali semua kemampuan yang ada pada dirimu. Kamu juga bisa mengatur dirimu sendiri, mengetahui kapan harus ikut berpartisipasi, atau kapan untuk tidak ikut serta dalam suatu aktivitas sosial.

  1. Mendapatkan kebahagiaan

Saat kamu memberikan waktu untuk melihat dirimu lebih jauh lagi, lalu mengaitkannya dengan kebahagiaan, kamu menjadi lebih tahu bagaimana rasa bahagia menurut dirimu. 

Namun, tetap perlu dipahami kalau rasa bahagia itu sifatnya subjektif. Jadi, kamu harus meluangkan lebih banyak lagi waktu dan melakukan introspeksi sesering mungkin, sehingga bisa menemukan rasa bahagia versi dirimu sendiri. 

Bagaimana Cara Introspeksi yang Tepat?

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, introspeksi bagi sebagian orang bukan menjadi hal yang mudah dilakukan. Namun, apabila kamu ingin mencobanya, berikut cara yang bisa kamu lakukan:

  • Coba berdamai dengan diri sendiri. Maafkan segala kesalahan yang pernah kamu lakukan pada masa lalu, terima kondisi dirimu apa adanya, segala kelebihan yang kamu punya, dan kekurangan yang menyertainya. Namun, tetap berhati-hati di masa depan, supaya kamu tidak lagi mengulang salah yang sama. 
  • Ubah diri perlahan. Tidak ada perubahan yang terjadi secara instan, semua butuh proses yang tidak pula singkat. Maka, berubahlah ke arah yang lebih positif perlahan, nikmati semua prosesnya. 
  • Tanyakan pada diri. Introspeksi biasanya kerap berkaitan dengan suatu masalah yang bisa memberikan efek besar pada diri. Inilah mengapa, sebelum melakukan introspeksi, kamu bisa melakukan relaksasi dengan meditasi. 

Butuh bantuan ahli? Cek aplikasi Halodoc dan tanyakan pada psikolog. Jangan ragu, karena psikolog di Halodoc akan membantumu mendapatkan tujuan hidup dengan proses introspeksi yang tepat. Yuk, cek langsung dengan download Halodoc di ponselmu!

Referensi:
Positive Psychology. Diakses pada 2022. Top 11 Benefits of Self-Awareness According to Science.
Healthline. Diakses pada 2022. Here’s How Self-Reflection Can Strengthen Your Emotional Intelligence.
Psychology Today. Diakses pada 2022. What Is Self-Reflection and Why It Matters For Wellness.
RxWiki. Diakses pada 2022. The Power of Reflection and 3 Ways to Practice It.
Healthline. Diakses pada 2022. How to Forgive Yourself.