• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Jaga Cairan Tubuh saat DBD dengan Cairan ber-ION

Pentingnya Jaga Cairan Tubuh saat DBD dengan Cairan ber-ION

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Demam dengue atau demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang sangat umum terjadi di negara tropis seperti Indonesia. Demam berdarah ringan akan menyebabkan demam tinggi dan gejala mirip flu. Sementara demam berdarah yang parah, dapat menyebabkan dehidrasi berat, pendarahan yang serius, tekanan darah turun secara tiba-tiba (syok), bahkan kematian.

Sayangnya, tidak ada pengobatan khusus untuk mengobati demam berdarah. Namun, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menjaga cairan tubuh pengidapnya tetap terjaga. Pasalnya, sama seperti demam biasa, demam berdarah juga bisa sebabkan seseorang kehilangan cairan akibat keringat berlebih. Suhu badan panas tinggi ini akan membuat cairan tubuh juga cepat menguap. Selain itu, salah satu gejala dari demam berdarah adalah muntah. Orang yang mengalami demam berdarah juga biasanya tidak ingin makan atau minum, sehingga asupan cairannya juga kurang. Demam berdarah juga menyebabkan kebocoran plasma, dimana cairan tubuh akan keluar dari pembuluh darah. Apalagi saat pengidapnya mengalami dehidrasi berat, komplikasi yang tidak diinginkan akan lebih mudah terjadi. Oleh karena itu, menjaga asupan cairan adalah cara yang tepat guna menghindarkan pengidapnya dari gejala yang semakin parah. 

Gejala demam berdarah pada anak mungkin sulit dikenali dan mirip dengan infeksi anak lainnya. Jadi, anak perlu segera dibawa ke rumah sakit jika demam tak segera turun.

Baca juga:  5 Gejala DBD yang Tak Boleh Diabaikan 


Tetap Terhidrasi, Kunci Penanganan Demam Berdarah 

Saat alami demam berdarah, dokter biasanya akan meminta pengidap demam berdarah untuk menjaga cairan tubuh dengan banyak minum untuk mencegah dehidrasi. Jika ia mengalami dehidrasi, gejala penyakit DBD bisa semakin parah dan ia akan merasa sangat lemah. Pengidap demam berdarah juga sangat rentan alami dehidrasi karena mereka terus menerus muntah dan alami demam yang tinggi. 

Ada beberapa gejala yang bisa diperhatikan saat pengidap demam berdarah alami dehidrasi, misalnya: 

  • Mulai jarang buang air kecil.
  • Mulut atau bibir kering.
  • Kelesuan atau kebingungan.
  • Merasa kedinginan.

Sayangnya, gejala demam berdarah pada orang dewasa juga sering tidak terlihat. Jika gejala benar-benar muncul, mungkin disalah artikan sebagai penyakit lain seperti flu dan biasanya dimulai empat hingga 10 hari setelah ia digigit nyamuk yang terinfeksi. Ingat, demam berdarah bisa menyebabkan demam tinggi, bahkan hingga 40 derajat Celcius yang bisa sangat membahayakan. 

Kebanyakan pengidapnya bisa pulih dalam seminggu atau lebih. Namun, dalam beberapa kasus, gejalanya bisa memburuk dan bisa mengancam jiwa. Apalagi jika dehidrasi yang dialami tidak segera diatasi. Oleh karena itu, pastikan pengidapnya tetap mendapatkan cukup asupan cairan dan konsumsi minuman isotonik elektrolit yang mengandung ION untuk menggantikan cairan dan ION tubuh yang hilang. 

Baca juga: Benarkah Minuman Isotonik Dapat Sembuhkan Demam Berdarah?


Larutan Isotonik Elektrolit untuk Cegah Dehidrasi Saat Alami Demam Berdarah

Karena tidak ada cara mengobati demam berdarah secara khusus, maka salah satu cara mencegah DBD semakin parah adalah dengan memastikan pengidapnya mendapatkan asupan cairan yang cukup untuk mengurangi komplikasi dehidrasi. Pastikan ia tetap mendapatkan asupan cairan yang cukup agar cairan tubuh tidak kurang. 

Pastikan untuk terus memberikan cairan selama demam dan sampai urine tampak jernih. Jika mereka juga alami mual dan muntah, berikan hanya sedikit demi sedikit sampai mereka mampu menelannya. Pastikan untuk tetap meningkatkan frekuensi dan jumlah air secara bertahap karena memberi terlalu banyak terlalu cepat sering kali bisa menyebabkan ia memuntahkannya kembali.

Minuman isotonik elektrolit seperti Pocari Sweat juga bisa diberikan untuk mereka yang sedang alami demam berdarah. Minuman isotonik ini mengandung ION yang penting bagi tubuh dalam proporsi yang tepat dan mudah dicerna, sehingga dapat mencegah dehidrasi. Pocari Sweat juga lebih ampuh dari air biasa, karena air biasa tidak mengandung ION yang dibutuhkan tubuh. Terlebih tubuh manusia tidak bisa memproduksi ION sendiri, sehingga harus mendapat asupan dari luar untuk menjaga keseimbangan ION. Jadi, Pocari Sweat adalah minuman untuk demam berdarah yang bisa dipilih untuk menjaga cairan tubuh tetap terjaga dan menghindarkan dari resiko dehidrasi. 

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini 2 Komplikasi Demam Berdarah

Cegah resiko dehidrasi saat sakit demam berdarah dengan minuman ber-ION! Kamu pun kini bisa membeli Pocari Sweat di Halodoc dengan menggunakan fitur beli obat. Ambil smartphone-mu sekarang dan nikmati kemudahan membeli obat dan kebutuhan kesehatan lainnya hanya di genggaman. Dalam waktu kurang dari satu jam, pesanan kamu pun akan dikirimkan langsung ke tempatmu dalam kondisi yang aman dan tersegel. Praktis bukan? Yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Caring for a Child or Family Member Sick with Dengue.
Kids Health. Diakses pada 2020. Dengue Fever.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Dengue Fever.